Nasional

Pangkogasgabpad Jamin Distribusi Bantuan di Daerah Terisolir Dampak Gempa dan Tsunami

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 09 October 2018 21:25   136 kali
Kondisi Palu pasca gempa 7,7 SR. (foto : pikiran rakyat)
PALU (BK) : Panglima Komando Tugas Gabungan Paduan (Pangkogasgabpad), Mayjen TNI Tri Soewandono menjamin distribusi bantuan untuk para penyintas yang terdampak gempa magnitudo 7,4 di Sulawesi Tengah, 28 September 2018 lalu. Hal tersebut disampaikannya di hadapan awak media di Posko Bandara Mutiara Al-Jufri, Kota Palu, Senin (8/10/2018) kemarin.
 
 
Berdasarkan rilis yang diterima dari Kepala Penerangan Kogasgabpad, Kolonel Inf M Thohir, kegiatan pencarian, penyelamatan, pertolongan dan evakuasi korban sudah berjalan dengan baik. Namun demikian, belum dipastikan bisa menyentuh seluruh korban yang terdampak dari musibah tersebut.
 
 
“Kami mohon ada kerjasama yang baik dari semua komponen termasuk masyarakat agar setiap ada informasi orang sakit, ada kampung yang belum terjangkau logistiknya, tolong diinformasikan kepada kami. Pasti kita akan tangani dan tindak lanjuti. Sekali lagi pasti kita akan tangani,” ungkap Tri.
 
 
Panglima mengatakan, selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penyintas yang terisolir, seperti mereka yang tinggal di Kulawi, Kabupaten Sigi. Dansatgas Udara katanya, telah mengirimkan helikopter untuk mendistribusikan logistik. Begitu juga Dansatgas Kesehatan yang bersamaan mengirimkan dokter dan tenaga medis.
 
 
“Wilayah-wilayah yang kira-kira sulit dijangkau atau jalan rusak karena bencana alam, bisa kita laporakan untuk ditindak lanjuti oleh pihak Cipta Karya dan PU agar segera dibuka akses. Semuanya pasti kita tolong, asal ada informasi,” tambah Tri.
 
 
Saat ini, situasi semakin kondusif sehingga pendistribusian logistik mengedepankan peran pemerintah daerah baik di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota. Rantai permintaan bantuan logistik dimulai dari permintaan di tingkat RT atau RW dengan menyebutkan jumlah keluarga dan jenis kebutuhannya.
 
 
“Dari situ (RT atau RW), permintaan diteruskan ke Lurah dan selanjutnya Camat atau Babinsa. Baru kemudian mereka akan mengambil bantuan logistik di Posko Induk Logistisk yang bertempat di rumah jabatan Walikota dan Kodim 1306 Palu,” menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Sulawesi Tengah Moh Haris.
 
 
Terkait dengan dengan penyintas yang dikabarkan terisolir, Haris menyampaikan bahwa wilayah Sirenje, Balaesang Tanjung, Bobo dan Kulawi telah dapat diakses melalui jalan darat. Sebelumnya, wilayah Kulawi Selatan, Lindu dan Pipikoro di Kecamatan Kulawi tertutup longsor, tapi telah bisa diakses kembali.
 
 
Sementara informasi yang berkembang di media sosial bahwa Desa Pamululu belum tersentuh bantuan, menurut Haris adalah berita yang tidak benar. Katanya, Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng melalui Dinas Sosial  yang langsung mengirimkan bantuan ke Balaesang Tanjung dan juga untuk masyarakat Pamululu melalui laut.
 
 
“Distribusi Bantuan oleh Kadis Sosial Ridwan Mumu, agak sore tiba di Balaesang Tanjung dan langsung diserahkan kepada para Kepala Desa termasuk diterima Kepala Desa Pamululu Sabil Usman, sebanyak 17 karung beras, 100 dos Supermi, 5 karung sembako dan 10 dos air mineral,” jelas Haris.
 
 
“Namun setelah dicek kepada Kepala Desa, pembagian bantuan baru dilaksanakan pagi ini, (Selasa, red). Ini semua karena transportasi dari Balaesang Tanjung ke Desa Pamululu belum lancar, untuk itu kami nyatakan bahwa bantuan sudah ada di masyarakat Desa Pamululu yang diantar langsung oleh Kadis Sosial atas perintah Gubernur lewat jalur laut,” tambahnya lagi.
 
 
Pada kesempatan yang lain, TNI juga sudah mengirimkan Tenaga Medis dan Pengiriman Logistik melalui jalur udara untuk memberikan pertolongan kepada korban Gempa. Rantai distribusi dimulai gudang yang berada di Bandara Mutiara Al-Jufri sebagai gudang transit, kemudian didistribusikan menuju kabupaten dan kota terdampak. Gudang logistik untuk transit lainnya berada di 2 titik lain yaitu, Pelabuhan Pantoloan dan Gudang Makorem 132/Tadulako.
 
 
“Melalui mekanisme ini, pengiriman logistik menjadi lebih efektif dan lancar. Hari ini BNPB mengirim 1.000 tenda ke Kabupaten Donggala, sedangkan AHA Centre memberikan bantuan tenda mass storage unit (MSU) dengan ukuran 10 x 20 meter yang terpasang di bandara,” pungkas Tri Soewandono.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
14 Sep 2018 / dibaca 199 kali
BALI (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), telah menetapkan pengendalian rokok sebagai salah satu...
Nasional
10 Sep 2018 / dibaca 200 kali
SURAKARTA (BK) : Komitmen Indonesia untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) mendapat pengakuan dari dunia internasional. Ini setelah...
Nasional
07 Sep 2018 / dibaca 158 kali
RAJA AMPAT (BK) : Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, masuk dalam kabupaten dengan kepemilikan Akta Kelahiran yang rendah dan masuk ke...
Nasional
06 Sep 2018 / dibaca 261 kali
JAKARTA (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) diminta terus meningkatkan kampanye dan sosialisasi...
Nasional
05 Sep 2018 / dibaca 267 kali
MANADO (BK): Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin menggelar kegiatan Sinkronisasi Program dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.