Nasional

Pelni Siapkan 6 Kapal Bantuan Kemanusiaan Ke Palu Dari 5 Pelabuhan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 01 October 2018 23:32   234 kali
foto : travel dream
JAKARTA (BK) : PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero, ikut prihatin dengan bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah. 6 buah kapal dipersiapkan untuk pendistribusian dan angkutan bantuan kemanusiaan.
 
 
Masyarakat, instansi, lembaga, BUMN, dan perkumpulan yang akan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu dapat melalui 5 pelabuhan pengiriman.
 
 
“5 titik itu meliputi Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Nusantara Pare-pare dan Pelabuhan Semayang Balikpapan,” ujar Kepala Kesekretariatan PT PELNI (Persero), Ridwan Mandaliko melalui rilisyang diterima beritakawanua,com, Senin (1/10/2018).
 
 
Sedangkan 6 kapal yang disiapkan adalah KM Dobonsolo, KM Lambelu, KM Labobar, KM Binaiya, KM Egon dan satu kapal Tol Laut KM Lognus 1.
 
 
Dikatakannya, KM Dobonsolo, KM Lambelu dan KM Labobar merupakan kapal PELNI tipe 2000 dan 3.000 pax yang dapat mengangkut orang, barang dan kontainer dalam jumlah terbatas. Untuk KM Binaiya merupakan kapal tipe 1.000 pax dapat mengangkut penumpang dan barang.
 
 
“KM Egon merupakan kapal Roro, dapat mengangkut alat berat, kendaraan, sepeda motor dan orang. Sedangkan KM  Lognus 1 merupakan kapal barang kontainer berkapasitas 350 teus,” terang Mandaliko.
 
 
Lanjutnya, dari Tanjung Priok Jakarta, ada 1 kapal yang berangkat pada 2 Oktober pukul 08.00 WIB. Kemudian dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, ada 3 kapal yaitu KM Lognus 1 yang akan berangkat 5 Oktober pukul 08.00 WIB, dan tiba di Pantoloan 8 Oktober pukul 12.00 WITA. Untuk KM Lognus 1, barang bantuan harus  dimasukkan ke dalam kontainer.
 
 
Sedangkan KM Egon akan berangkat Minggu, 7 Oktober, pukul 17.00 WIB, dan KM Labobar berangkat Rabu 10 Oktober pukul 15.00 WIB. Untuk kontak person PELNI Cabang Surabaya bisa menghubungi Martin 0813 3200 3971. 
 
 
Dari Pelabuhan Sokerno Hatta, Makasar KM Bukit Siguntang telah berangkat Minggu, 30 September pukul 23.00 WIB, dengan membawa bantuan dari beberapa BUMN, termasuk bantuan PELNI Peduli Gempa Palu. Selanjutnya KM Binaiya akan berangkat Kamis, 4 Oktober pukul 04.00 WIB.
 
 
KM Lambelu berangkat Jumat 5 Oktober pukul 17.00 WIB. Selanjutnya Jumat, 12 Oktober pukul 21.00 WITA. Untuk pengiriman dari Makasar bisa menghubungi Kacab Makasar dengan kontak HP 0813 4424 2587 atas nama Oscar.
 
 
Dari Pelabuhan Pare-pare, KM Bukit Siguntang berangkat Senin,1 Oktober pukul 06.00 WITA. Kemudian KM Lambelu Jumat 5 Oktober pukul 04.00 WITA. Pengiriman bantuan dari Pare-pare dapat menghubungi PELNI Cabang Pare-pare dengan Joni 0852 1919 4431.  
 
 
Dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, KM Bukit Siguntang berangkat Selasa, 2 Oktober pukul 01.00 WITA, KM Lambelu pada Sabtu, 6 Oktober pukul 17.00 WITA dan KM Labobar pada Kamis, 11 Oktober pukul 21.00 WITA.
 
 
Selanjutnya  KM Lambelu pada Sabtu, 13 Oktober pukul 21.00 WITA dan Sabtu, 20 Oktober pukul 21.00 WITA. KM Labobar berlayar lagi Kamis, 25 Oktober pukul 21.00 WITA dan KM Lambelu pada Sabtu, 27 Oktober pukul 21.00 WITA.
 
 
Lalu KM Egon pada Selasa, 9 Oktober pukul 10.00-15.00 WITA. Untuk pengiriman bantuan dapat menghubungi Cabang  Balikpapan, Ibrahim 0852 4045 4186.
 
 
Angkutan bantuan  perdana diberangkatkan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (30/9) yang diberangkatkan pukul 17.48 WITA, dan telah tiba di Pantoloan Senin (1/10) pagi. Bantuan yang dibawa berupa 2 kontainer, setara 150 ton m3 dari berbagai jenis muatan barang campuran yang terdiri atas genset, terpal, lampit, beras, mie instan, terpal, air mineral, pakaian, susu, pampers, dan makanan ringan.
 
 
Dari Makasar, PELNI Grup juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan yang diangkut dengan menggunakan KM Bukit siguntang. Bantuan akan diserahkan kepada Posko BUMN di lokasi bencana. Sementara dari Pare-pare dikirim bantuan dari masyarakat, lingkungan masjid dan beberapa komunitas di Pare-pare, yang juga diangkut dengan KM Bukit Siguntang.
 
 
Ridwan melanjutkan penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan  ini sebagai wujud "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan kepedulian PELNI sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.
 
 
“Untuk pengiriman bantuan kemanusiaan dapat mengirim surat ditujukan kepada Direktur Usaha Angkutan Penumpang melalui email humas@pelni.co.id, Pelni162 dan juga bisa melalui Kacab Tanjung Priok, Balikpapan, Makasar, Pare-pare dan Kacab Surabaya,” pungkas Ridwan. (rilis PELNI Grup)
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 558 kali
MANADO (BK) : Sesosok wanita berhijab terlihat memegang sapu di antara ribuan orang yang sedang melaksanakan aksi bersih-bersih di pantai...
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 114 kali
MANADO (BK) : Istri Kapolri, Tri Tito Karnavian menandatangani Deklarasi Mewujudkan Laut Bersih Laut Indah Menuju Indonesia Bersih di Manado,...
Nasional
23 Feb 2019 / dibaca 132 kali
MANADO (BK) : Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey memimpin apel memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019. Kegiatan...
Nasional
20 Feb 2019 / dibaca 138 kali
MANADO (BK) : 2 kapal perang milik Jepang, JS Inazuma dan JS Kashima bakal singgah di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), pada 14...
Nasional
15 Feb 2019 / dibaca 81 kali
JAKARTA (BK) : Adanya pernyataan mengenai kebocoran anggaran sebesar 25 persen di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.