Nasional

Sekjen DPP GMNI: RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan belum Repesentasi Umat Beragama

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 31 October 2018 19:04   216 kali
Clance Teddy

JAKARTA (BK): Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Clance Teddy, menegaskan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan belum merepresentasikan umat beragama di Indonesia. “RUU tersebut tidak memerhatikan kultur dan tradisi peribadatan sejumlah agama. Sepatutnya RUU yang menjadi usul inisatif DPR itu dikaji ulang secara komprehensif,” kata Teddy di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

 

“Perlu diperhatikan kultur dan tradisi keagamaan, termasuk kekhasan agama-agama yang ingin diatur. Tidak semua agama itu sama dan tidak boleh kita menyamaratakan begitu saja,” tandasnya.

 

Dikritisi kalangan aktivis

Untuk diketahui, beberapa pasal dalam RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan dikritisi kalangan aktivis dan tokoh lintas agama. Misalnya terkait pasal penerapan sekolah minggu dan katekisasi yang berpotensi berbenturan dengan realitas di lapangan.

 

Teddy menyatakan, DPR ketika menjalankan fungsi legislasi semestinya melibatkan elemen-elemen keagamaan. DPR dalam menyusun sebuah produk RUU juga berkewajiban berdiri di atas semua kepentingan. Konsensus nasional yang sudah terbangun sejak bangsa ini merdeka, tidak perlu diusik lagi. “DPR wajib hukumnya melibatkan semua unsur-unsur keagamaan yang berkaitan dengan RUU ini, sehingga tidak misleading dalam seluruh tahapan proses legislasi dan dapat dijalankan dengan baik di lapangan,” ujar alumnus FISIP Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado, Sulawesi Utara itu.

 

Hal senada disampaikan Ketua DPP GMNI Bidang Kaderisasi dan Ideologi, Arjuna Putra Aldino. Ia menyatakan, pembahasan draf RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan terkesan terburu-buru. Diingatkannya, jika tetap diberlakukan begitu saja, berpotensi merugikan kalangan agama tertentu.

 

(bs/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
04 Nov 2018 / dibaca 186 kali
JAKARTA (BK): Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proses pemeriksaan pesawat atau rampcheck yang dilakukan Direktorat Jenderal...
Nasional
04 Nov 2018 / dibaca 257 kali
JAKARTA (BK): Kendati nuansa duka kelihatan menyelimuti keluarganya, tetapi paras muka ayah dan ibunda almarhum Hizkia Jorry Saroinsong, 23...
Nasional
02 Nov 2018 / dibaca 248 kali
TANGERANG (BK) : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menunjuk Kota Tangerang sebagai Pilot Project Gerakan...
Nasional
01 Nov 2018 / dibaca 217 kali
JAKARTA (BK): Pemerintah berjanji tidak bakal mengabaikan kelanjutan reformasi ekonomi di tengah gebyar Pesta Demokrasi yang akan...
Nasional
31 Oct 2018 / dibaca 204 kali
KRI BIMA SUCI 945  adalah kapal layar tiang tinggi klas BARK(Barque) buatan galangan kapal Freire Shipyard, Kota Vigo, Spanyol. Kapal ini...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.