Nasional

Sekretaris DPP PD: Oknum DPR Terlibat Kasus Upeti BUMN akan Ditindak Tegas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 12 November 2012 23:03   774 kali
Sekretaris DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

TRENGGALEK (BK): Sekretaris DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pihaknya akan menindak tegas anggotanya di DPR jika terbukti terlibat kasus "upeti" BUMN, sebagaimana dituduhkan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Kami dari Demokrat dengan tegas menyatakan bila ada pelanggaran atau kekeliruan (dilakukan oleh anggota Fraksi Demokrat) tentunya akan dilakukan pemeriksaan, penyelidikan, dan penindakan," kata Ibas di sela kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (12/11/2012).

Secara implisit, putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ini tak memungkiri adanya kemungkinan anggota DPR terlibat pemerasan ke sejumlah BUMN. Tapi ia menyangkal hal itu sebagai cerminan DPR.

Sebaliknya, jika memang ada indikasi keterlibatan anggota Dewan melakukan pemerasan ke sejumlah BUMN, Ibas lebih condong menyebutnya sebagai oknum. "Saya harus objektif mengatakan, tidak betul bila dikatakan institusi DPR melakukan pemerasan. Bilamana itu masih terjadi, ini berarti oknum," tandasnya.

Tudingan keterlibatan oknum DPR sendiri, menurut Ibas, masih harus dibuktikan melalui penanganan proses hukum yang jujur dan transparan. Tindakan hukum maupun sanksi administratif, baik di tingkat DPR secara kelembagaan maupun institusi partai apabila dugaan pemerasan tersebut memang terbukti benar.

Sebaliknya, jika tuduhan yang telah terlanjur menjadi opini publik tersebut tidak benar, maka dia mendesak agar nama baik anggota DPR yang sudah terlanjur dipublikasikan telah melakukan pemerasan itu dipulihkan nama baiknya.

"Pelanggaran ataupun kekeliruan yang dilakukan oleh sejumlah oknum, ya bisa disampaikan dan dibuktikan tanpa menimbulkan kegaduhan, kegelisahan yang malah bisa mempergaduh antarinstitusi," imbaunya.

Secara prinsip, Ibas menegaskan Partai Demokrat mendukung semangat pemerintahan yang bersih dan semangat kerja sama yang baik antarlembaga pemerintahan secara profesional.

Ia menolak ikut terseret dalam polemik penyebutan inisial sejumlah oknum anggota DPR yang ditudingkan Menteri BUMN Dahlan Iskan, karena belum ada pembuktian secara hukum. Namun, Ibas berjanji partainya akan melakukan investigasi dan tindakan internal apabila memang tuduhan pemerasan itu terbukti benar.

"Kami tidak mau berandai-andai dulu selama tudingan itu masih prematur. Kami sudah mendapat laporan dari fraksi, dan memang sementara ini kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut," ujarnya.

 

(mn/BK3)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
18 Nov 2019 / dibaca 163 kali
JAKARTA  (BK):  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membantah pernah mengatakan agar proses Pemilihan Kepala Daerah...
Nasional
18 Nov 2019 / dibaca 311 kali
PURWOKERTO (BK): Ketua Bawaslu Abhan menyatakan, mekanisme perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) harus jelas dan terukur. Hal itu...
Nasional
16 Nov 2019 / dibaca 149 kali
JAKARTA (BK): Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan penyebab Maluku kerap diguncang gempa, seperti yang terjadi di...
Nasional
15 Nov 2019 / dibaca 271 kali
TERNATE (BK): Sejumlah bangunan di Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara (Malut) rusak akibat gempa M 7,1 tengah malam tadi. Kerusakan...
Nasional
15 Nov 2019 / dibaca 284 kali
MANADO (BK) Universitas Negeri Manado menjadi Host dalam kegiatan workshop kekayaan intelektual yang diselenggarakan di Hotel Grand Whiz kawasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.