Nasional

Sekretaris DPP PD: Oknum DPR Terlibat Kasus Upeti BUMN akan Ditindak Tegas

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 12 November 2012 23:03   748 kali
Sekretaris DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)

TRENGGALEK (BK): Sekretaris DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pihaknya akan menindak tegas anggotanya di DPR jika terbukti terlibat kasus "upeti" BUMN, sebagaimana dituduhkan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Kami dari Demokrat dengan tegas menyatakan bila ada pelanggaran atau kekeliruan (dilakukan oleh anggota Fraksi Demokrat) tentunya akan dilakukan pemeriksaan, penyelidikan, dan penindakan," kata Ibas di sela kunjungan kerja di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (12/11/2012).

Secara implisit, putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ini tak memungkiri adanya kemungkinan anggota DPR terlibat pemerasan ke sejumlah BUMN. Tapi ia menyangkal hal itu sebagai cerminan DPR.

Sebaliknya, jika memang ada indikasi keterlibatan anggota Dewan melakukan pemerasan ke sejumlah BUMN, Ibas lebih condong menyebutnya sebagai oknum. "Saya harus objektif mengatakan, tidak betul bila dikatakan institusi DPR melakukan pemerasan. Bilamana itu masih terjadi, ini berarti oknum," tandasnya.

Tudingan keterlibatan oknum DPR sendiri, menurut Ibas, masih harus dibuktikan melalui penanganan proses hukum yang jujur dan transparan. Tindakan hukum maupun sanksi administratif, baik di tingkat DPR secara kelembagaan maupun institusi partai apabila dugaan pemerasan tersebut memang terbukti benar.

Sebaliknya, jika tuduhan yang telah terlanjur menjadi opini publik tersebut tidak benar, maka dia mendesak agar nama baik anggota DPR yang sudah terlanjur dipublikasikan telah melakukan pemerasan itu dipulihkan nama baiknya.

"Pelanggaran ataupun kekeliruan yang dilakukan oleh sejumlah oknum, ya bisa disampaikan dan dibuktikan tanpa menimbulkan kegaduhan, kegelisahan yang malah bisa mempergaduh antarinstitusi," imbaunya.

Secara prinsip, Ibas menegaskan Partai Demokrat mendukung semangat pemerintahan yang bersih dan semangat kerja sama yang baik antarlembaga pemerintahan secara profesional.

Ia menolak ikut terseret dalam polemik penyebutan inisial sejumlah oknum anggota DPR yang ditudingkan Menteri BUMN Dahlan Iskan, karena belum ada pembuktian secara hukum. Namun, Ibas berjanji partainya akan melakukan investigasi dan tindakan internal apabila memang tuduhan pemerasan itu terbukti benar.

"Kami tidak mau berandai-andai dulu selama tudingan itu masih prematur. Kami sudah mendapat laporan dari fraksi, dan memang sementara ini kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut," ujarnya.

 

(mn/BK3)

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
21 Sep 2019 / dibaca 226 kali
Peta Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis (Gambar : BMKG)       MANADO (BK) : Badan Meteorologi,...
Nasional
12 Sep 2019 / dibaca 98 kali
JAKARTA (BK): Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri pemakaman Presiden RI ke-3 BJ...
Nasional
11 Sep 2019 / dibaca 178 kali
JAKARTA (BK): Presiden RI ke-3, BJ Habibie, tutup usia. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.   Kabar soal...
Nasional
10 Sep 2019 / dibaca 281 kali
TAHUNA (BK): Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK PKB PGI) melaksanakan Konsultasi Nasional (Konas) ke...
Nasional
01 Sep 2019 / dibaca 141 kali
JAKARTA (BK): Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Gempa ini tak berpotensi menimbulkan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.