Nasional

Tim Ekspedisi NKRI Sub Korwil Bone Bolango Tembus Pinogu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 22 March 2013 07:28   457 kali

MANADO (BK) : Tim Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi 2013, Sub Korwil Bone Bolango berhasil menembus wilayah Pinogu Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (17/03) setelah menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 60 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 14 jam melalui medan yang cukup ekstrem melewati perbukitan dan sungai lebar dan berarus deras.


Setelah dilepas oleh Sekertaris daerah Kabupaten Bone Bolango, H. Syukri Botutihe, M.Si, pada Sabtu (16/03) pagi lalu, Tim yang berjumlah 32 orang personil meliputi Tim Sosial Budaya, Peneliti flora dan fauna, TIm geologi yang terdiri dari unsur TNI, Polri Serta Mahasiswa yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Ekspedisi NKRI 2013 Sub Korwil Gorontalo Bone Bolango Mayor Inf. Arifin.


Tim Ekspedisi juga didampingi oleh unsur dari instansi terkait setempat ke daerah Pinogu dengan berjalan kaki Selama kurang lebih lima hari berada di wilayah Pinogu, tim melakukan sosialisasi dan interaksi kepada masyarakat setempat dan mendapat sambutan hangat dari aparat desa maupun masyarakat didaerah tersebut.


Antusiame masyarakat terlihat dengan penyambutan kedatangan tim maupun selama beriteraksi dengan seluruh anggota tim.
Tujuan Tim Ekspedisi NKRI 2013 Sub Korwil Gorontalo Bone Bolango mendatangi daerah Pinogu adalah untuk melihat dari dekat kondisi sosial masyarakat maupun infrastruktur di wilayah tersebut yang dianggap derah terpencil yang sulit dijangkau.


Menurut Panitia Ekspedisi NKRI 2013 Sub Korwil Bone Bolango/Lettu Inf Deddy Triyanto, SE melalui Kepala Penerangan (Kapendrem) Korem 131 Santiago Kapten Inf Suwarno dalam rilisnya, Kamis (21/03) kemarin, kendala terbesar untuk menjangkau wilayah Pinogu adalah ketidaktersediaannya jembatan yang menghubungkan daerah Pinogu dengan desa terdekat karena dipisahkan oleh sungai besar dan berarus deras. Begitu juga dengan jalan utama menuju daerah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat kerena sempitnya  jalan dan medan yang cukup ekstrem.


Satu-satunya sarana transportasi yang dapat melalui jalan tersebut hanya kendaraan roda dua dan itu hanya dapat bergerak sebatas mendekati sungai. Dengan kondisi saat ini masyarakat mengeluhkan besarnya biaya transportasi yang harus mereka keluarkan untuk mengangkut barang-barang konsumsi maupun material untuk pembangunan rumah maupun bangunan lainnya karena sulitnya medan yang harus dilalui.


Selama sekian tahun Warga di Pinogu sangat mengharapkan dibangunnya jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan desa tetangga agar aktivitas dan kegiatan perekonomian masyarakat di Pinogu dapat lebih menggeliat.


(acha/bk-8)
 

Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
27 Aug 2014 / dibaca 129 kali
JAKARTA (BK): Presiden terpilih Joko Widodo dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali, hari ini (Rabu,...
Nasional
23 Aug 2014 / dibaca 128 kali
JAKARTA (BK): Presiden terpilih Joko Widodo berjanji tidak akan berhenti blusukan meski Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) mendampinginya...
Nasional
21 Aug 2014 / dibaca 213 kali
JAKARTA (BK): Kericuhan pecah di area patung kuda atau tepat di depan gedung Indosat, Jakarta Pusat. Massa pendukung Prabowo-Hatta yang sejak...
Nasional
20 Aug 2014 / dibaca 137 kali
JAKARTA (BK): Kapolri Jenderal Sutarman menjamin keamanan Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia, terkait pengumuman hasil sengketa Pilpres...
Nasional
17 Aug 2014 / dibaca 239 kali
JAKARTA (BK): Mendapat kesempatan menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam upacara Hari Kemerdekaan RI di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2014 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.