Nasional

Waspada Gelombang Tinggi, BMKG : Ini Wilayahnya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 11 February 2019 23:52   730 kali
Ilustrasi gelombang tinggi. (kompas.com)
JAKARTA (BK) : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meluncurkan peringatan dini tinggi gelombang untuk tiga hari ke depan, Senin (11/2/2019) hingga Kamis (14/2/2019). BMKG mengidentifikasi pola sirkulasi massa udara di Samudra Hindia barat Bengkulu.
 
 
Pola angin di utara Indonesia umumnya dari arah Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 - 25 knot. Sedangkan di selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 - 20 knot.
 
 
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, perairan Kepulauan Sangihe - Talaud dan Laut Maluku bagian utara. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut.
 
 
Untuk wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 1.25-2.5 meter (sedang), di antaranya :
 
- Selat Malaka Bagian utara,
- Perairan Lhokseumawe,
- Perairan Utara Sabang,
- Perairan Sabang – Banda Aceh,
- Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, - Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung,
- Samudra Hindia Barat Sumatra,
- Selat Sunda Bagian Selatan,
- Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa,
- Selat Bali- Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, - Perairan Selatan Pulau Sumba,
- Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT.
 
 
- Perairan Utara Kepulauan Anambas,
- Laut Natuna,
- Selat Makassar Bagian tengah dan utara,
- Perairan Kalimantan Timur dan Utara,
- Perairan Timur Bitung,
- Laut Maluku Bagian selatan,
- Perairan Utara Kepulauan Banggai-Kepulauan Sula, - Perairan Timur Sulawesi Tenggara,
- Laut Banda,
- Perairan Utara Papua Barat hingga Papua,
- Samudra Pasifik Utara Papua,
- Laut Timor Selatan NTT,
- Perairan Kepulauan Babar hingga Kepulauan Tanimbar, - Perairan Selatan Kepulauan Aru,
- Laut Arafuru,
- Perairan Barat Yos Sudarso.
 
 
Sedangkan wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 2.5-4.0 meter (tinggi), yaitu :
 
- Laut Natuna Utara Perairan Utara Kepulauan Natuna Perairan Utara Sulawesi,
- Laut Sulawesi,
- Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud,
- Laut Maluku Bagian Utara,
- Perairan Utara Halmahera,
- Laut Halmahera,
- Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.
 
 
BMKG mengharapkan untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.
 
 
BMKG juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu waspada.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Nasional
Nasional
07 Nov 2019 / dibaca 324 kali
MANADO (BK): Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara tahun 2020 sebesar Rp. 3.310.723, merupakan kedua terbesar di Indonesia. Urutan...
Nasional
03 Nov 2019 / dibaca 1026 kali
TUNJANGAN  kinerja (tukin) di tiap kementerian memiliki besaran yang beragam. Tentu saja itu menjadi salah satu daya tarik bagi yang...
Nasional
02 Nov 2019 / dibaca 158 kali
(foto kiri ke kanan):  Theo Sambuaga, Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Bupati Minahasa Selatan...
Nasional
01 Nov 2019 / dibaca 141 kali
MANADO (BK) :  Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020 sebesar Rp...
Nasional
01 Nov 2019 / dibaca 172 kali
MANADO (BK) :  Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Dr Zainuddin Amali memilih Manado untuk mengawali agenda kerja Kementerian Pemuda dan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.