Nusantara

Gunakan Komponen Lokal, PLTS Terbesar se-Sulawesi Beroperasi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 24 March 2016 08:48   1085 kali

GORONTALO (BK) : Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sumalata Gorontalo, resmi beroperasi. Pembangkit yang menggunakan energi matahari sebagai sumber penghasil listrik, mampu menghasilkan 2 Mega Watt-peak (MWp).

PLTS Sumalata dibangun selama 8 bulan, terhitung sejak April 2015 hingga Desember 2015 oleh PT Brantas Adya Surya Energi (BASE), bagian dari PT Brantas Adya Surya (Persero). Anak usaha dari PT Brantas Energi ini bertindak sebagai Independent Power Producer (IPP) dalam perwujudan sinergi BUMN dengan PT PLN (Persero) dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

"Terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat dan pemerintah setempat yang telah mendukung kami sepenuhnya dalam menyelesaikan pembangunan PLTS ini," ujar Direktur PT BASE, Pramono, pada peresmian pembangkit ini di Desa Motihelumo Kecamatan Sumalata Timur kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (23/3/2016).

Pramono mengatakan, PLTS Sumalata dibangun pada lahan seluas 5 hektar, dimana 3,5 hektar digunakan untuk kebutuhan penempatan 8.600 panel surya. Yang membanggakan, 40% komponennya adalah komponen lokal.

"Ini sejalan dengan upaya untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di infrastruktur ketenagalistrikan," lanjutnya.

General Manager PT PLN Suluttenggo, Baringin Nababan menyebutkan Program pemerintah untuk pemanfaatan energi terbarukan seperti melalui pembangunan PLTS terus ditingkatkan, baik yang dilakukan oleh PLN maupun pihak ke-3. Di wilayah kerjanya, yang meliputi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo, penggunaan energi matahari sebagai sumber penghasil listrik baru mencapai hampir 1 MWp.

"Dengan hadirnya PLTS IPP Sumalata 2 MWp ini menunjukkan ada upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan energi terbarukan yang tidak hanya menjadi tanggung jawab PLN saja, tapi turut didukung oleh investor yang memiliki komitmen yang sama dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan," jelas Nababan.

PLTS Sumalata ini adalah PLTS IPP kedua yang resmi beroperasi, setelah PLTS berkapasitas 5 MWp di Kupang Nusa Tenggara Timur, yang diresmikan Desember lalu. PLTS Sumalata 2 MWp ini merupakan bagian dari Program Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Adapun listrik yang dihasilkan oleh PLTS Sumalata ini tersambung langsung (On Grid) dengan jaringan 20 kV pada sistem distribusi PLN Area Gorontalo. Puncak tertinggi daya listrik (Peak Load) yang dihasilkan oleh PLTS ini adalah selama 3 jam, yaitu antara pukul 11.00 - 13.00 dengan beban bisa mencapai 2.049 kiloWatt-peak (kWp).

Secara nasional, hingga Maret ini, kapasitas PLTS yang dioperasikan PLN diseluruh Indonesia mencapai 9 MWp dan pihak swasta (IPP) 7 MWp, sehingga total kapasitas PLTS saat ini mencapai 16 MWp. Hal ini perlu terus untuk ditingkatkan dan membutuhkan dukungan semua stakeholder ketenaga-listrikan.

(acha/bk-8)

 

Komentar ()
Berita Nusantara
Nusantara
14 Dec 2014 / dibaca 1096 kali
JAKARTA (BK):  Kejaksaan Agung menyatakan sedang mengusut transaksi mencurigakan delapan kepala daerah. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus...
Nusantara
10 Dec 2014 / dibaca 1804 kali
PALU (BK): Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah akhirnya menahan mantan Gubernur Sulawesi Tengah, Mayjen TNI...
Nusantara
09 Dec 2014 / dibaca 1755 kali
PALU (BK): Mantan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) yang juga eks Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulteng HB Paliudju ditahan penyidik...
Nusantara
28 Nov 2014 / dibaca 1008 kali
PALU (BK):   Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah telah menetapkan mantan Gubernur Sulawesi Tengah Mayjen TNI (Purn) HB Paliudju sebagai...
Nusantara
20 Nov 2014 / dibaca 1189 kali
JAKARTA (BK):  Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok tak akan berdamai dengan Front Pembela Islam....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.