Olahraga

87 Atlet Difabel Ikut Porprov Paralimpik Sulut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 28 November 2017 19:15   434 kali

MANADO (BK): Sebanyak 87 atlet cacat (difabel) yang berasal dari sembilan Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti Porprov Paralimpik yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Utara, di Hall A Gedung KONI, Sario, Kota Manado, mulai tanggal 28 hingga  29 November 2017.

 

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut, Janny Lukas yang disaksikan pengurus DPD National Paralimpik Committee (NPC) Sulut.

 

“Hanya empat cabang olahraga (cabor) yang dikuti atlet disfabel. Kami akan cari bibit atlet untuk ditingkat atlet berprestasi,” ujar dia.

 

Lukas yang membacakan sambutan Gubernur, menyatakan penyelenggaraan Porprov Paralimpik difokuskan sebagai wahana kompetisi, serta pengembangan talenta dan peningkatan prestasi pelajar disabilitas.

 

Pada kesempatan terpisah, Ketua Harian NPC Sulut, James Karinda mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting dalam mencari bibit atlet berprestasi untuk diikutkan pada iven nasional (Kejurnas, Peparnas) dan internasional.

 

“Sewaktu Paralimpik Games di Malaysia. Dua atlet asal Sulut dapat medali emas dan perak. Di cabor renang dan atletik. Di Papernas Bandung tahun 2016, Sulut ranking 11 dari 35 provinsi sebagai peserta. Ini sebuah prestasi yang gemilang,” ungkap Karinda yang juga Ketua Komisi IV DPRD Sulut.

 

Bertitik tolak dari hal tersebut, Karinda menekakan, pihaknya akan memperjuangkan anggaran untuk Paralimpik dalam mengikuti iven baik tingkat local, nasional maupun internasional.

 

Sekedari diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengimbau para gubernur se-Indonesia tidak membedakan nilai apresiasi atau bonus kepada atlet PON dan Peparnas, sebagai bentuk kesetaraan perlakuan bagi prestasi atlet Indonesia.

 

Menurut Khofifah, hal itu merupakan salah satu bahasan dalam rapat koordinasi dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Menteri Pemuda dan Olahraga yang mana sudah disampaikan kesetaraan pemberian apresiasi bagi atlet yang berprestasi di tingkat internasional.
 

Menurut dia, kesetaraan pemenuhan hak itu merupakan salah satu butir pasal dari UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang disabilitas. Siapapun dan elemen apapun semuanya mendapat perlakuan sama dan berupaya maksimal untuk memberikan hak dasar penyandang disabilitas.
 

(patria)

Komentar ()
Berita Olahraga
Olahraga
21 Jul 2018 / dibaca 331 kali
MANADO (BK) : Persiapan upaya pemecahan rekor menyelam massal wanita dan bendera terpanjang dalam laut di Kawasan Megamas Manado, pada 11...
Olahraga
21 Jul 2018 / dibaca 583 kali
MANADO (BK) : HUT Kemerdekaan RI ke-73 bakal diwarnai pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pasalnya, sebanyak 908 penyelam wanita...
Olahraga
14 Jul 2018 / dibaca 496 kali
MANADO (BK): Dinas Pemuda dan OIahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Utara boleh dikata tidak pernah mengikuti perkembangan organisasi atau...
Olahraga
12 Jul 2018 / dibaca 449 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut, M Roskanedi SH, resmi membuka Pekan Olahraga Hari Bhakti Adhyaksa (POR HBA) ke-58 yang...
Olahraga
06 Jul 2018 / dibaca 655 kali
MANADO (BK) : Jangan kaget saat berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas I Manado. Anda akan melihat petugas yang melayani masyarakat, menggunakan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.