Olahraga

Sosok Hengky Kawalo yang Peduli Sepakbola Sulut

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 31 May 2017 19:35   710 kali
Hengky Kawalo masih aktif bermain bola
MANADO (BK): Dunia sepakbola di Sulawesi Utara hingga saat ini bisa dikatakan tak lagi menunjukan kehebohan seperti tahun-tahun sebelumnya. Kepengurusan PSSI Sulawesi Utara kepemimpinan Jackson Kumaat, yang kurang serius dalam menangani dunia sepakbola, menjadi pemicu lesunya dunia sepakbola Sulut.
 
Tak adanya lagi tim sepakbola asal Sulut di kancah nasional, serta kurangnya event yang diselenggarakan Jackson Kumaat dan para kroninya di PSSI Sulut, seakan semakin menegaskan jika sepakbola tak lagi jadi perhatian, padahal mayoritas penduduknya gila akan sepakbola.
 
Di tengah kurang becusnya kepengurusan PSSI yang juga merembet hingga ke kepengurusan di tingkatan Kabupaten dan Kota, muncul sosok alternatif yang masih terus menggairahkan dunia sepakbola Sulawesi Utara, walaupun himpitan anggaran karena dirinya menggunakan anggaran pribadi untuk menggelar sejumlah turnamen.
 
Mantan pemain Persma Manado di tahun 90-an, Hengky Noch Kawalo adalah sosok yang masih peduli dengan euforia sepakbola. Sejumlah kompetisi pelajar, antar klub di Kota Manado hingga ke pertandingan friendly antara eks Persma dan beberapa undangan seperti Persiter Ternate, Persmin Minahasa maupun Persibom Bolaang Mongondow digeber pria yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kota Manado ini.
 
Baru-baru ini dirinya menggelar friendly antara tim wartawan yang meliput di kantor DPRD Manado dan Pemkot Manado, melawan para punggawa eks Persma tahun 90-an. Pertandingan ini dilaksanakan disela-sela final Liga Pelajar.
 
Walaupun hanya laga friendly, rupanya animo masyarakat begitu besar untuk menonton, dimana tribun utama full penonton menyaksikan pertandingan yang akhirnya dimenangi tim eks persma dengan skor 9-0 tersebut.
 
"Namanya sepakbola kami sangat senang menontonnya. Ini bukti kalau di Manado tidak ada habisnya animo untuk sepakbola. Sayang PSSI dengan Jackson Kumaat justru terlihat tak mampu membaca animo ini," tutur Ramadian, Amba Naholo dan sejumlah masyarakat yang ditemui beritakawanua.com saat pertandingan liga pelajar tersebut.
 
Hengky Kawalo sendiri mengaku dirinya senang melihat jika ada pertandingan sepakbola di Kota Manado. Menurutnya, itu menjadi kepuasan tersendiri untuknya, walaupun harus mengeluarkan uang pribadi untuk membiayai geliat sepakbola tersebut.
 
"Tentunya karena saya lahir dari olahraga ini, saya mencintainya sampai kapanpun. Saya tak ingin kemudian sepakbola benar-benar mati di Manado, karena banyak sekali potensi besar para pemain di Sulawesi Utara ini. Jadi biarlah berkorban sedikit, demi mendapatkan banyak hal yang besar," tutur Kawalo.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Olahraga
Olahraga
26 Dec 2017 / dibaca 476 kali
JAKARTA (BK): Sebagai tuan rumah Asian Para Games (APG) 2018, Indonesia bersiap untuk menerima kehadiran sekitar 3.000 atlet  penyandang...
Olahraga
12 Dec 2017 / dibaca 807 kali
MANADO (BK) : 76 kontingen dipastikan berpartisipasi pada Turnamen Pencak Silat untuk memperebutkan Piala Pangdam XIII/Merdeka tahun 2017....
Olahraga
12 Dec 2017 / dibaca 379 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 76 kontingen dari dalam dan luar Sulawesi Utara, ikut berpartisipasi pada Turnamen Pencak Silat untuk memperebutkan...
Olahraga
10 Dec 2017 / dibaca 346 kali
MANADO (BK): Universitas Manado (Unima) dan Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) menandatangani perjanjian terkait...
Olahraga
04 Dec 2017 / dibaca 455 kali
MANADO (BK): Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2017-2022, resmi dilantik ketua umum PBJI Pusat,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.