Olahraga

Erine Raih Emas, Perak di Kejuaraan Dunia Karate

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 27 November 2018 07:18   425 kali

TAHUNA (BK): Erine Brythania Aurora Potoroli, siswi Sekolah Dasar (SD) GMIST Zoar Bungalawang, Kecamatan Tabukan Tengah  (Tabteng) Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengharumkan nama Indonesia dengan memenangkan lomba peragaan rangkaian gerak/jurus "Kata" pada kejuaraan dunia karate, di Belgia Minggu (18/11/2018) lalu.

 

Siswi SD kelas enam itu, berhasil membawa pulang medali emas dan perak pada ajang 3rd edition of International Karate Open of Province de Liege Tahun 2018 di Belgia. 

 

Medali perak didapat dari lomba karate nomor Kumite putri. Erine turun bertanding di kategori Kata (jurus). Babak pertama, ia menang telak melawan Irlandia dengan memainkan kata gojusiosho sehingga memperoleh skor 5:0. Sesudah itu, turun melawan karateka asal Belanda skor 5:0 dengan memainkan kata gankhaku.

 

Tak hanya itu tuan rumah Belgia juga dikalahkan dengan memainkan kata Kankusho, skor 4:1. Bahkan karateka Perancis sekalipun ditumbangkan Erin. Ia memainkan "Kata" Empi yang kemudian dimenangkannya dengan skor 4:1. Pada pertandingan terakhir, Erine harus melawan teman senegaranya, mereka berdua memainkan "Kata" yang sama Gankhaku, namun demikian Erine Potoroli masih jauh lebih unggul dengan menang skor 5:0.

 

Sebelumnya, Erine berhasil menyabet medali emas Karate O2SN tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan tanggal 11 hingga 22 September 2018, di Yogyakarta. Berkat kerja kerasnya itu, Erin berhak mengikuti lomba ke level Internasional, dan oleh Kemendikbud untuk menghadapi lomba tersebut Erin dan teman-temannya sebanyak 6 siswa Sekolah Dasar (SD) dari 6 Provinsi di Indonesia, dipanggil melaksanakan TC Pelatihan Nasional (Pelatnas) yang dilaksanakan di Amos Cozy Hotel Melawai Jakarta Selatan, ditangani pelatih-pelatih yang bertaraf Internasional yaitu antara lain, Sensei Yuniardy, Sensei Andriansyah.

 

Dalam masa latihan Erine menjalani dua tahap pelatihan. Tahap pertama dilaksanakan mulai 21 Oktober hingga 28 Oktober 2018, dan kedua dilaksanakan 6 November sampai 13 November 2018. Pada tanggal 14 November bertolak ke Belgia bersama tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud).

 

Setibanya di Belgia, Erin berusaha menyesuaikan diri dengan cuaca di negeri penghasil coklat tersebut di tengah suhu udara 5°c. Pertandingan diawali dengan Kumite. Erin memenangkan pertandingan perdana melawan Irlandia skor 3 :0. Main kedua Erin harus berhadapan dengan Tuan rumah Belgia Dan dirinya mampu mengungguli tuan rumah dngan skor 3:1.

 

Main ketiga dia berhadapan dengan Inggris. Ia memenangkan pertandingan dengan skor 5:2 yang mengantarkannya menuju final. Pada babak final, Erine Potoroli harus mengakui keunggulan atlit siswa dari Perancis, dengan ketinggalan 1 poin tipis di hasil akhir skor 3:4 sehingga mendapat medali Perak. 

 

Prestasi yang diraih Erine Brythania Aurora Potoroli, sesungguhnya tak lepas dari tempaan ayah kandungnya sendiri yaitu Serda Ernes Potoroli yang juga merupakan pelatih dari Dojo Forki Kodim 1301/Sangihe.

 

Kepada wartawan, Ernes Potoroli, menyampaikan ucapan terima kasih kepada beberapa pihak yang turut memberikan dukungan penuh. "Kami berterima kasih kepada Bapak Dandim 1301/Sangihe yang selalu mendukung kami. Demikian juga atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati Sangihe,  Ketua KONI, Dinas pendidikan Kepala Dinas, dan staf bapak Yanis, Camat Tabukan tengah dan staf, Ibu Kepala Sekolah YPK Kampung Bungalawang, Kapitalaung Bungalawang dan bapak/ibu yang tidak mampu kami sebutkan satu persatu karena begitu banyak membantu demi terwujudnya prestasi tersebut. Demikian juga terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Sulawesi Utara dan Dinas Pendidikan Dasar Sulut," ucap Ernes Potoroli.

 

"Saya berharap ke depannya akan ada Erin-Erin lain yang berprestasi sampai ke kancah dunia mengharumkan nama Indonesia yang berasal dari Sangihe. Hal demikian juga tentu harus didukung dengan tempat latihan sebab kami hingga hari ini belum punya tempat latihan memadai," ungkapnya. 

 

Erine tiba di Sangihe pada Jumat (23/11/2018), pekan lalu langsung di arak-arakan keliling Kota Tahuna. Selanjutnya ke Rumah Jabatan Bupati Sangihe disambut gembira Bupati dan Ketua PKK Sangihe, Sekkab Sangihe, Ketua Sinode GMIST dan Pimpinan OPD. Selanjutnya doa ucapan syukur bersama.

 

Atas prestasi yang diraih Erine, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME memberikan dana pembinaan sebagai tabungan untuk Erine senilai Rp25 juta. "Terimakasih atas capaian prestasi ini. Semoga Erine tetap menjaga talenta yang Tuhan berikan sehingga tetap menjadi pegangan ke depan. Dan semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak Sangihe yang lain,” tutur Bupati.

 

Sementara itu, Erine mengaku, tidak menyangka akan mendapat medali emas dan perak, tetapi dalam hatinya tetap optimis.

 

(fad/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Olahraga
Olahraga
06 Aug 2018 / dibaca 333 kali
MANADO (BK): Ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Klass IIA Manado berpartisipasi dalam The Largest Poco-Poco-Poco Dance...
Olahraga
26 Jul 2018 / dibaca 453 kali
MANADO (BK): Cabang Olahraga (Cabor) Bola Basket mulai mempertandingkan nomor 3x3 pada perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Manado, Kamis...
Olahraga
21 Jul 2018 / dibaca 402 kali
MANADO (BK) : Pantai Kawasan Megamas Manado terpilih untuk Pemecahan Rekor Menyelam Massal Wanita dan Bendera Terpanjang Dalam Laut Indonesia....
Olahraga
21 Jul 2018 / dibaca 357 kali
MANADO (BK) : Persiapan upaya pemecahan rekor menyelam massal wanita dan bendera terpanjang dalam laut di Kawasan Megamas Manado, pada 11...
Olahraga
21 Jul 2018 / dibaca 628 kali
MANADO (BK) : HUT Kemerdekaan RI ke-73 bakal diwarnai pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Pasalnya, sebanyak 908 penyelam wanita...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.