Olahraga

Indonesia Six Days Enduro, Uji Nyali Ala Offroader dan Mabes Polri

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 11 November 2018 01:10   537 kali
Offroader berfoto bersama usai pelaksanaan Indonesia Six Days Enduro (I6DE) 2018. (foto : acha)
MANADO (BK) : Indonesia Six Days Enduro (I6DE) 2018, berlangsung sukses. Sebanyak 50 offroader dari berbagai komunitas motor trail di seluruh Indonesia, dipacu adrenalinnya menjelajah alam dengan melintasi 3 provinsi, yaitu Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara.
 
 
Ada 6 etape yang harus dilalui offroader dengan mengambil start di Hotel Santika Kota Luwuk, Sulawesi Tengah. Wakapolres Banggai, Kompol Dony melepas etape pertama, pada 5 November 2018 lalu.
 
 
Etape pertama ditempuh dengan melintasi pegunungan Luwuk. Menginap semalam di Desa Malino Bantayan (Banpres), etape kedua perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Ferry Pagimana, Banggai, untuk menyeberang ke Pelabuhan Gorontalo. Perjalanan ditempuh selama 10 jam.
 
 
Etape ketiga dilanjutkan dari Gorontalo menuju Kotamobagu, Sulut. Tim kemudian menginap di Hotel Senator Kotamobagu. Etape keempat dilanjutkan keesokan harinya dengan melahap pegunungan Ratatotok, Minahasa Tenggara, dan menginap di Pantai Lakban.
 
 
Pada etape kelima, offroader kembali melahap perjalanan dari Pantai Lakban dengan melintasi alam bebas menuju ke pegunungan Tomohon. Tim kemudian menginap di Hotel Jhoanie Tomohon. Etape terakhir ditempuh menuju Manado dan finish di The Lagon Hotel Manado.
 
 
Penanggung jawab I6DE 2018, Erick mengatakan, tidak menyangka antusias besar dari peserta yang berdatangan dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulteng, Sulbar, NTT, Sumut, Jambi, Lampung, Banten, Jabar, Jateng dan Jakarta.
 
 
“Kami bahkan harus membatasi hanya 50 peserta saja, agar bisa lebih mudah dalam pengawasannya pada pelaksanaan touring,” ujarnya disela-sela malam penutupan dan pemberian palakat di Big Fish Restaurant Manado, Sabtu (10/11/2018) malam.
 
 
Pemberian Palakat kepada peserta Indonesia Six Days Enduro 2018. (foto : acha)
 
Tahun ini kata Erick, event akbar tahunan Enduro Totale Indonesia, menggandeng Mabes Polri. Dia berharap Indonesia Six Days Enduro akan lebih dikenal dan tetap mengutamakan kearifan lokal alam Indonesia.
 
 
“Semoga di tahun yang akan datang akan lebih mantap lagi, lebih safety lagi dan lebih maju lagi,” ungkapnya.
 
 
Bambang, offroader asal Jakarta mengungkap, ada rasa kebersamaan, kekeluargaan dan kesolidan tim adventure yang diperoleh dari event Indonesia Six Days Enduro tahun ini. Apalagi jalur yang ditempuh, katanya sangat menantang.
 
 
“Jalurnya mantap dan sangat menantang. Saya bahkan harus memilih ‘WO’ karena lebih banyak jatuh. Saya harap di tahun yang akan datang akan lebih mantap lagi,” ungkap pria yang juga anggota polisi bertugas di Mabes Polri.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Olahraga
Olahraga
15 Oct 2018 / dibaca 474 kali
MANADO (BK): Prestasi terbaik hanya dapat dicapai melalui latihan yang serius dan konsisten. Tidak ada yang instan untuk menjadi yang...
Olahraga
14 Oct 2018 / dibaca 479 kali
MANADO (BK): Ragnarok FC berhasil menjadi jawara Turnamen Futsal memperebutkan Piala Danrem 131/Santiago dengan mengandaskan ambisi AXM STV,...
Olahraga
13 Oct 2018 / dibaca 674 kali
JAKARTA (BK): Atlet Indonesia asal Sulawesi Utara, Steven Tangkilisan Sualang berhasil menambahkan medali di cabang olahraga (cabor) renang...
Olahraga
12 Oct 2018 / dibaca 471 kali
JAKARTA (BK):   Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan bonus atlet berprestasi di  Asian Para Games 2018...
Olahraga
12 Oct 2018 / dibaca 541 kali
JAKARTA (BK): Atlet renang Indonesia asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven Tangkilisan Sualang bersama tiga rekannya menyumbangkan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.