Olahraga

Sulut Terancam Tak Bisa Ikut Peparnas Papua 2020

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Sunday, 10 November 2019 17:23   808 kali

MANADO (BK): Atlet-atlet penyandang disabilitas asal Sulawesi Utara di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke XVI di Papua, 2020 mendatang, terancam tak bisa disaksikan. Hal ini setelah muncul dugaan jika anggaran untuk kontingen dicoret oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara, dan digeser ke dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

 

Informasi diperoleh bahwa pencoretan tersebut dilakukan oleh Dispora sesaat sebelum Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Sulawesi Utara tahun anggaran 2020 dimasukan ke DPRD untuk dibahas bersama.

 

"Memang informasinya seperti itu, dimana yang dikorbankan adalah dana untuk persiapan dan keberangkatan kontingen atlet Peparnas," ujar sejumlah pengurus National Paralympic Commite (NPC) Sulawesi Utara, yang meminta namanya tak dipublish.

 

Wakil Ketua Umum NPC Sulawesi Utara, Patria Pombengi mengakui hal tersebut. Dikatakan Pombengi, beberapa pengurus NPC sudah memastikan jika anggaran yang sebelumnya telah ditata, tiba-tiba hilang dari draft yang diajukan ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

 

Menurut Patria, Dispora seperti menganak tirikan persiapan para atlet disabilitas yang justru memiliki sejumlah atlet berprestasi tak hanya tingkat nasional tapi internasional.

 

"Jika benar anggaran itu raib, maka ini adalah kemunduran. Saya dengar, Dispora hanya akan memasukan anggaran untuk Peparnas pada APBD Perubahan, artinya persiapan untuk para atlet akan diabaikan dimana tidak akan ada pencarian bibit atlet baru sama pelatihan. Ini sangat memiriskan," kata Patria.

 

Sementara, Kepala Dispora Provinsi Sulawesi Utara, Marsyl Sendoh saat dikonfirmasi hanya menyebutkan jika tidak benar anggaran untuk atlet disabilitas telah dikebiri. Menurutnya, anggarannya tetap ada seperti anggaran untuk atlet Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

"Ada di induk (APBD) dan kalau kurang ditambah di perubahan. Tapi rincian anggaran saya tidak hafal," kata Sendoh, Minggu (10/11) pagi ini.

 

Menurut Sendoh, tidak ada pencoretan anggaran untuk Peparnas, karena kegiatan tersebut ada pada kegiatan yang sama dengan PON. "Peparnas ada dianggarkan karena kegiatannya sama dengan PON," tutur Sendoh.

 

(kump/bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Olahraga
Olahraga
26 Oct 2019 / dibaca 583 kali
SOLO (BK): Lagi, atlet tunadaksa NPCI Sulawesi Utara, Julio Buyung meraih medali perunggu pada lomba lari 200 meter dengan waktu 23:64 menit,...
Olahraga
25 Oct 2019 / dibaca 913 kali
SOLO (BK): Atlet tunanetra NPCI Provinsi Sulawesi Utara, Susan Ungu berhasil meraih medali emas lomba lari 100 meter kelas tunanetra, pada...
Olahraga
25 Oct 2019 / dibaca 750 kali
SOLO (BK): Sebanyak 708 atlet dari 24 provinsi berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas), National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang...
Olahraga
24 Oct 2019 / dibaca 752 kali
SOLO (BK): National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sulawesi Utara mengutus delapan atlet berlaga di Kejuaraan Nasional...
Olahraga
15 Oct 2019 / dibaca 969 kali
M0DAYAG (BK): Penampilan femininnya membuat banyak orang tak menyangka bahwa Vaneza Cinta Muaya adalah atlet karate. Bernaung dalam binaan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.