Pariwisata

BTNB Keluarkan Edaran Terkait Aktivitas Snorkling dan Diving, Ini Isinya

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 10 April 2019 18:21   518 kali
Taman Nasional Bunaken dalam google doodle. (gambar : google)
MANADO (BK) : Balai Taman Nasional Bunaken (BTNB) mengeluarkan Surat Edaran bernomor : SE 195 /BTNB/TU/TEK/04/2019. Edaran tersebut terkait aktivitas snorkling pemula dan Discovery Scuba Diving (DSD) dalam kawasan Taman Nasional Bunaken.
 
 
Rilis yang diterima beritakawanua.com, Rabu (10/4/2019), menyebutkan, surat edaran tersebut diperuntukan kepada pelaku jasa wisata seperti Agen Tour/Operator Dive/Asosiasi Angkutan Perahu. Juga kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota serta masyarakat dan wisatawan.
 
 
“Surat edaran ini berlaku sejak dikeluarkan pada tanggal 4 April 2019,” ujar Kepala BTNB, Fariana Prabandari.
 
 
Disebutkan, ada 8 poin penting yang menjadi pokok pertimbangan dikeluarkan surat edaran itu, yaitu :
 
 
1.  Bahwa Taman Nasional Bunaken merupakan Kawasan Pelestarian Alam yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa serta pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya yang dikelola berdasarkan sistem zonasi. 
 
 
2.  Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 734/Menhut-II/2014 tanggal 2 September 2014 tentang Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi Sulawesi Utara bahwa kawasan Taman Nasional Bunaken meliputi Pulau Manado Tua dan perairannya, Pulau Bunaken dan perairannya, perairan Pulau Siladen, Pulau Mantehage dan perairannya, Pulau Nain dan perairannya, pesisir Molas - Wori dan perairannya, dan perairan Poopoh - Popareng dengan luas 73.983,29 Ha. 
 
 
3.  Sesuai dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor : SK. 6/IV-KKBHL/2015 tanggal 7 Januari 2015 tentang Zonasi Taman Nasional Bunaken, terdiri dari zona inti, zona rimba, zona tradisional, zona khusus dan zona pemanfaatan. 
 
 
4.  Program Gubernur Sulawesi Utara pada tahun 2016 yang menjadikan sektor pariwisata menjadi salah satu program unggulan daerah untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya dengan berbagai terobosan dan promosi antara lain dengan melakukan kerjasama dengan maskapai penerbangan Lion Air yang membuka jalur penerbangan langsung dan Manado ke 8 kota di Tiongkok mulai Juli 2016 dan rute Manado ke Hongkong. 
 
 
5.  Wisatawan mancanegara yang mendominasi masuk ke Sulawesi Utara berasal dari Tiongkok, selain wisatawan dari Eropa yang jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu dan hal ini juga turut meningkatkan jumlah kunjungan ke kawasan Taman Nasional Bunaken yang merupakan barometer wisata andalan Sulawesi Utara 
 
 
6.  Bahwa obyek dan daya tarik wisata primadona di kawasan Taman Nasional Bunaken yakni spot diving terumbu karang, melalui kegiatan snorkling dan diving. 
 
 
7.  Tingginya tingkat kunjungan ke Kawasan Taman Nasional Bunaken, khususnya di Pulau Bunaken dan peranannya, disamping memberikan manfaat secara ekonomi bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat, Juga menimbulkan dampak terhadap kelestarian ekosistem kawasan terutama terumbu karang. 
 
 
8.  Berdasarkan hasil kajian dan monitoring pada spot diving, menunjukkan tingkat tutupan terumbu karang semakin menurun dan selama 5 tahun terakhir berada dalam kategori sedang sampai rendah.
 
 
Kemudian ada pokok Penegasan Balai Taman Nasional Bunaken yang isinya, menindaklanjuti pertemuan antara Balai Taman Nasional Bunaken dengan pelaku jasa wisata di kawasan Taman Nasional Bunaken pada tanggal 1 April 2019, ditetapkan bahwa :
 
 
1.  Sebelum wisatawan beraktifitas, terlebih dahulu agen tour/operator dive/pemilik perahu melakukan briefing kepada para wisatawan terkait hal-hal yang tidak diperbolehkan dalam kegiatan berwisata seperti :
 
    a.Tidak berdiri/menginjak karang saat menyelam atau bersnorkling
   
    b. Tidak memegang karang dan biota lainnya
   
    c. Tidak mengambil specimen/bagian karang dan biota lainnya
   
    d. Tidak memberi makan kepada satwa/biota
   
    e. Tidak memanfaatkan satwa untuk dipegang dan berfoto
 
 
 
2.  Kepada agen tour/operator dive/pemilik perahu agar mengontrol wisatawan yang dihandle agar membawa kembali bekas-bekas kemasan makanan dan minuman kepada setiap wisatawan dan sukarela memungut sampah yang ditemui di kawasan Taman Nasional Bunaken. 
 
 
3.  Semua kapal tidak diperkenankan melintas pada area rataan terumbu karang di perairan dangkal terutama saat air pasang untuk menghindari kerusakan terumbu karang. 
 
 
4.  Lokasi-Iokasi yang diperkenankan dilakukan snorkling pemula dan Discovery Scuba Diving (DSD) di perairan P. Bunaken dan perairan P. Siladen (peta terlampir) antara lain :
 
 
    a. Likuan III, secara geografis pada koordinat N 01° 36' 14.48“ E 124° 45' 56.99“ 
 
    b. Alung Banua, secara geografis pada koordinat N 01° 37' 7.00“ E 124° 45’ 27.90“
 
    c. Fukui, secara geografis pada koordinat N 01° 36' 43.04“ E 124° 44' 19.63“
 
    d. Siladen Timur, secara geografis pada koordinat N 01° 37' 43.17“ E 124° 48' 25.07“
 
 
5.  Apabila tidak sesuai dengan point tersebut di atas, maka akan dikenakan sanksi kepada travel agen/operator dive/pemilik perahu/wisatawan :
 
    a. Teguran lisan sebanyak 1 kali.
 
    b. Apabila masih berulang maka kepada travel agen/operator dive/pemilik perahu/wisatawan akan dikenakan sanksi tidak diperkenankan berwisata dan berlayar ke kawasan Taman Nasional Bunaken selama 3 (tiga) bulan.
 
 
6.  Setiap agen tour/operator dive memastikan tamunya yang akan berwisata ke kawasan Taman Nasional Bunaken telah memiliki tiket yang dapat diperoleh melalui distribusi petugas BTN Bunaken kepada setiap dive center, loket di pantai Liang atau dibawa langsung oleh petugas patroli. 
 
 
7.  Diperlukan komitmen dan dukungan semua stakeholders terkait pemberian informasi yang berkembang dalam kawasan Taman Nasional Bunaken.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pariwisata
Pariwisata
28 Mar 2018 / dibaca 1371 kali
MANADO (BK): Selama sepekan, Grup Kolintang Temboan Jakarta akan berada di tanah Malesung (Minahasa) Sulawesi Utara. Kedatangan grup yang...
Pariwisata
19 Jan 2018 / dibaca 620 kali
BADUNG (BK): Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Christiany Eugenia Paruntu SE didampingi Ketua DPRD Jenny J Tumbua SE bersama...
Pariwisata
09 Nov 2017 / dibaca 1435 kali
MANADO (BK): Sebanyak 163 peserta yang lolos pada Audisi Calon Bintang Film Cinta Dara Minahasa, mengikuti Workshop di Aula Mapaluse Kantor...
Pariwisata
04 Nov 2017 / dibaca 2024 kali
MANADO (BK) : Audisi Model Cover dan Calon Bintang Film Cinta Dara Minahasa digelar di Manado Town Square (Mantos) 3 Manado. Sebanyak 700...
Pariwisata
28 Oct 2017 / dibaca 1195 kali
MANADO (BK) : Jelang usianya yang ke-23, Indosiar menggebrak panggung musik Indonesia dengan menggelar Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Ajang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.