Pemerintahan

Covid-19 di Sulut Turun, Gubernur Olly Apresiasi FKUB Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 22 September 2021 20:56   147 kali
Gubernur Sulut Olly Dondokambey didampingi Pdt Lucky Rumopa STh, saat diwawancarai wartawan usai pelantikan pengurus FKUB Sulut. (foto: istimewa)
MANADO (BK) : Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang dinilai mempunyai peran penting dalam menurunkan angka pandemi Covid-19 di Sulut. FKUB dianggapnya ikut berperan mensosialisasikan protokol kesehatan.
 
“Peran FKUB sangat besar karena selalu memberikan arahan kepada umat, jemaat di kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ibadah agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Olly usai melantik pengurus FKUB Sulut di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (22/9/2021).
 
Hal ini, kata gubernur, sangat penting karena kunci satu-satunya untuk menurunkan angka penyebaran covid-19 adalah tetap patuh dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Karena kepatuhan itulah hingga belakangan ini zona orange di Provinsi Sulut hanya menyisakan dua daerah yaitu Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa dari 15 kabupaten kota.
 
“Yang lain sudah zona kuning, dan seminggu terakhir ini yang terpapar covid juga sudah tidak ada lagi yang tiga digit. Ini menjadi satu berkat bagi kita untuk menjalankan kegiatan kemasyarakatan, kegiatan perekonomian juga bisa berjalan dengan baik,” papar Olly.
 
Sementara itu, Ketua FKUB Sulut Lucky Rumopa mengatakan peranan FKUB berdasarkan trilogi kerukunan harus bersinergi, baik antar umat beragama itu sendiri, pemerintah dan lembaga-lembaga. Apalagi di tengah-tengah kondisi bangsa yang sedang dilanda pandemi Covid-19.
 
“Ada dua parameter sebuah daerah itu baik, pertama penanganan konflik seperti pandemi ini dengan baik dan yang kedua tingkat kerukunan yang baik. Dengan kedua aspek itu pasti berimplikasi pada hal-hal yang menyangkut politik, ekonomi, budaya, sosial,” jelas Rumopa.
 
Ia menambahkan, peranan FKUB sangat signifikan untuk menghadirkan masyarakat yang aman, tenteram, damai. Tentunya harapan FKUB akan berupaya bukan sekedar menjadi “pemadam kebakaran”, tetapi lebih pada langkah-langkah antisipasi dengan membangun dialog-dialog.
 
“Kita tidak sekedar, nanti ada masalah baru kita siram, ada api baru kita padamkan. Kami (FKUB) akan bekerja semaksimal mungkin untuk menjawab kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah,” pungkas Rumopa.
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pemerintahan
Pemerintahan
30 Jul 2021 / dibaca 193 kali
MANADO (BK) :  Dalam rangka menekan angka kasus positif di Sulut yang beberapa hari ini menunjukan trend kenaikan, Gubernur Sulawesi Utara...
Pemerintahan
30 Jul 2021 / dibaca 236 kali
MANADO (BK) :  Legislator DPRD Sulut Fabian Kaloh dipercayakan oleh Ketua DPRD Sulut menjadi Ketua Pansus Pembahas Ranperda Pengelolaan...
Pemerintahan
26 Jul 2021 / dibaca 190 kali
MANADO (BK)  :  Kepedulian serta perhatian kepada rakyatnya yang terkena dampak Covid 19, khususnya warga yang menjalani Isolasi...
Pemerintahan
25 Jul 2021 / dibaca 3826 kali
MANADO (BK) : Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto menyebut 45 kabupaten/kota dari 21...
Pemerintahan
23 Jul 2021 / dibaca 188 kali
TAHUNA (BK) : Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana meninjau langsung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2021 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.