Pendidikan

Cara AKPER Gunung Maria Tingkatkan Kompetensi Perawat di Era Digital

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 01 February 2019 00:47   186 kali
TOMOHON (BK) : Sebanyak 500-an peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa-mahasiswi keperawatan, para perawat dari Rumah Sakit dan Puskesmas di Tomohon maupun di luar Tomohon, mengikuti Seminar Nasional Keperawatan di Aula Karya Indah Tomohon, Rabu (30/1/2019).
 
 
Seminar digelar Akademi Keperawatan (AKPER) Gunung Maria dan bekerjasama dengan DPD PPNI Kota Tomohon, serta disponsori Wardah Kosmetik. Tujuannya, meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi perawat serta kerjasama di bidang kesehatan, khususnya pendidikan keperawatan, baik nasional maupun internasional dalam menghadapi era digital.
 
 
 
 
Seminar Nasional Keperawatan di Aula Karya Indah Tomohon yang digelar AKPER Gunung Maria. (foto : ist)
 
 
Ketua Panitia Seminar, Vina Patandung dalam laporannya mengatakan perawat harus memiliki kompetensi untuk meningkatkan mutu layanan keperawatan terhadap pasien, karena perawat memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan sesuai dengan standar keperawatan.
 
 
Perawat juga tidak boleh ketinggalan informasi terkait penelitian-penelitian terbaru dalam bidang keperawatan yang dapat menambah pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat.
 
 
“Mahasiswa keperawatan juga harus selalu diperkenalkan dengan ilmu dan informasi keperawatan yang ter-up to date, dan kaya akan teknologi informasi karena hal ini dapat membantu mereka untuk mengurangi shock reality ketika mereka berada dalam dunia pelayanan keperawatan baik secara nasional maupun internasional,” katanya.
 
 
Direktur AKPER Gunung Maria, Mareyke Sepang saat membuka seminar menyebut, kemajuan besar dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi merupakan hal penting untuk pengembangan dalam dunia keperawatan.
 
 
“Teknologi ternyata mendukung perawat dalam praktik professional dalam berbagai bidang, baik bidang pendidikan, perawatan, penelitian maupun dalam bidang manajemen,” ujar Sepang.
 
 
Saat ini, lanjutnya, profesi perawat dituntut untuk mampu mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi yang ada di era digital saat ini. Juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang berbasis teknologi.
 
 
Namun demikian, tetap mampu memposisikan diri tanpa terjerumus dengan dampak negatif dari teknologi. Lanjutnya, perawat juga harus mampu berinovasi dan memiliki kompetensi dengan tetap mempertahankan 9 karakter societas Jesus Maria Joseph (JMJ).
 
 
“9 karakter itu adalah hospitality, caring, creativity, responsiveness, discipline, responsibility, integrity, fairness, respect,” jelas Sepang.
 
 
Seminar menghadirkan 4 pembicara, yakni Ketua DPW PPNI Provinsi Sulut, Ns Jon W Tangka, Wakil Presiden Bidang Akademik Trinity University of Asia Filipina (Trinity University of Asia, Philipines), Gisela de Asas Luna, Dosen STIKES Imanuel Bandung Blacius Dedi, dan Dosen AKPER Gunung Maria, Fransiskus Dotulong.
 
 
 
 
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara AKPER Gunung Maria Tomohon dengan Trinity University of Asia, Philipines. (foto : ist)
 
 
Dalam kegiatan Seminar Nasional Keperawatan ini, juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara AKPER Gunung Maria Tomohon dengan Trinity University of Asia, Philipines.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
19 Oct 2018 / dibaca 446 kali
SEMARANG(BK): Universitas Negeri Manado patut berbangga karena semua artikel yang dikirim oleh dosen unima diterima dan didaulat untuk...
Pendidikan
09 Oct 2018 / dibaca 345 kali
MANADO (BK) : Pendidikan merupakan bagian penting dalam pencapaian kehidupan. Bentuk selebrasi pencapaian suatu Institut pendidikan terutama...
Pendidikan
05 Oct 2018 / dibaca 563 kali
MANADO (BK):  Indonesia bisa dibilang sangat strategis secara geografis karena berada diantara dua benua, Asia dan Australia serta dua...
Pendidikan
05 Oct 2018 / dibaca 367 kali
MANADO (BK): Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar workshop kemitraan dengan Sekolah Dasar (SD) dengan tema konservasi...
Pendidikan
04 Oct 2018 / dibaca 461 kali
TONDANO (BK) Setelah melalui berbagai pertimbangan senat akhirnya Rektor Universitas Negeri Manado, Prof. Dr. Julyeta P.A. Runtuwene, M.S....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.