Pendidikan

FMIPA Unsrat Perkenalkan Metode Elisitor Untuk Basmi Hama di Matani Tomohon

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 14 September 2018 14:30   461 kali
Dr Henny Lieke Rampe MSi saat memberikan materi kepada para petani di Tomohon dalam kegiatan PKM FMIPA Unsrat
MANADO (BK): Kebanyakan petani selalu menggunakan pestisida untuk mengatasi atau membasmi hama pada hasil tanaman mereka. Padahal, penggunaan pestisida yang tidak terarah bisa mengakibatkan banyak dampak buruk di sekitarnya.
 
Melihat itu, Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi, merasa perlu adanya pelatihan atau edukasi kepada para petani untuk perlahan menggunakan metode Elisitor ekstrak tumbuhan untuk membasmi hama yang menyerang tumbuhan. 
 
Dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar di Kelurahan Matani 2 Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, FMIPA Unsrat melalui dua dosen pemateri yakni Dr Henny Lieke Rampe MSi dan Dr Stella D Umboh SP, MSi memberikan edukasi tentang pengendalian penggunaan pestisida serta memberikan solusi dalam bentuk metode Elisitor Ekstrak Tumbuhan tersebut.
 
Dr Henny Lieke Rampe MSi menjelaskan, penggunaan pestisida yang berlebihan dan cara aplikasi yang tidak bijaksana memberikan dampak negatif yaitu pencemaran lingkungan, kematian hewan non target, penyederhanaan rantai makanan alami dan keragaman hayati.
 
"Selain itu terjadi bioakumulasi atau biomagnifikasi, resistensi hama dan juga terbunuhnya musuh alami dari hama itu sendiri," kata Dr. Henny Lieke Rampe, MSi.
 
Sementara, Dr Henny Lieke Rampe MSi dan Dr Stella D Umboh SP, MSi, juga menyampaikan solusi edukasi kepada para petani untuk menggunakan elisitor ekstrak tumbuhan yang bisa meningkatkan resistensi terinduksi berupa Systemic Acquired resistance (SAR) dan Induced Systemic Resistance (ISR).
 
"Ini juga dapat menekan serangan hama dan patogen, yang nantinya berimbas pada peningkatan produksi ubi jalar," kata kedua dosen ini.
 
"Kegiatan PKM ini sendiri diharapkan menghasilkan suatu perubahan paradigma petani dan perubahan perilaku dari penggunaan pestisida sintetik ke pestisida nabati atau elisitor ekstrak tumbuhan," kata Rampe kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 373 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 435 kali
BANGKOK (BK): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga akan menjadi pembicara pada seminar internasional...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 453 kali
MANADO (BK): Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, September 2018 lalu, mengaplikasikan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi...
Pendidikan
11 Nov 2018 / dibaca 438 kali
TONDANO (BK) : Universitas Negeri Manado (Unima) terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang juga sebagai peneliti.  ...
Pendidikan
05 Nov 2018 / dibaca 286 kali
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.