Pendidikan

Mantan KSAL Sebut Mahasiswa Ujung Tombak 5 Pilar Maritim

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 09 August 2019 19:23   49 kali
Guru besar Universitas Pertahanan dan Special Envoy to International Maritime Organization (IMO), Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio di Seminar Nas
MANADO (BK) : Indonesia adalah negara dengan dua pertiga luas lautan lebih besar dari daratan. Untuk itu, jika ingin menjadi bangsa yang besar, haruslah mempunyai visi maritim.
 
 
Hal ini disampaikan Guru besar Universitas Pertahanan dan Special Envoy to International Maritime Organization (IMO), Laksamana TNI (Purn) Prof Dr Marsetio di Seminar Nasional Geo Maritim Kawasan dan Perspektif Pertahanan Maritim di Fakultas Hukum Unsrat Manado, Jumat (9/8/2019).
 
 
“Dari 7 presiden yang kita miliki, kita apresiasi tanpa mengurangi rasa hormat kepada presiden terdahulu, hanya Presiden Jokowi yang meletakkan visi misi bangsa ini dengan maritim, sehingga beliau kita kenal dengan 5 pilar maritim,” ujar Marsetio.
 
 
Kelima pilar yang dimaksud adalah budaya maritim, sumber daya maritim, infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim serta pertahanan maritim. Sedangkan periode kedua yang disiapkan 5 prioritas yaitu birokrasi, penggunaan anggaran, sumber daya manusia dan lainnya.
 
 
Menurutnya, Sulawesi Utara adalah salah satu provinsi yang bisa memanfaatkan pilar maritim ini. Ini dibuktikan dengan peningkatan turis hingga 600 persen dengan tujuan Bunaken.
 
 
“Target kita seribu persen, dan pasti akan mendatangkan investasi, pasti akan mendatangkan lapangan kerja, akan berdiri hotel-hotel baru, butuh taksi, restoran, pengrajin dan lain,” terang mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ini.
 
 
“Secara tidak langsung akan menimbulkan multi efek bagi kemajuan ekonomi terutama bagi masyarakat,” tambahnya.
 
 
Suasana Seminar Nasional Geo Maritim Kawasan dan Perspektif Pertahanan Maritim di Fakultas Hukum Unsrat Manado (foto : acha)
 
 
Mengenai hubungan pilar maritim dengan mahasiswa, Marsetio mengatakan pada periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi adalah menitikberatkan kepada sumber daya manusia.
 
 
“Sumber daya manusia kita siapa? Adik-adik mahasiswa ini. Kita memberikan pemahaman tentang maritim dan merekalah yang nantinya kedepan yang akan menjadi ujung tombak 5 pilar maritim ini. Dan saya percaya sumber daya manusia di Sulut,” tandasnya.
 
 
Dekan Fakultas Hukum, Dr Flora Kalalo SH MH mengatakan seminar yang diselenggarakan adalah salah satu bagian dari kegiatan Dies Natalis ke 61. Selain itu juga untuk memberikan pemahaman mengenai persoalan maritim, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan.
 
 
“Ini menarik untuk dibahas dalam seminar. Saya berharap mahasiswa dapat menyerap dan memahami materi seminar sehingga bisa bermanfaat kedepannya,” ungkap Flora.
 
 
Seminar Nasional yang dilaksanakan sejak pukul 09.00 WITA, dihadiri ratusan mahasiswa serta para dosen. Saling tukar cenderamata dan foto bersama mengakhiri pelaksanaan seminar.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
08 Apr 2019 / dibaca 432 kali
MANADO (BK): Anggota DPRD Sulut dapil Manado dari PDIP nomor urut 7 Drs Arthur Anthonius Kotambunan tak Pasalnya, tokoh kunci yang membawa Olly...
Pendidikan
29 Mar 2019 / dibaca 580 kali
MANADO (BK): Universitas Negeri Manado (Unima) kembali mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) handal dengan mewisuda 919 wisudawan/wisudati, dalam...
Pendidikan
23 Mar 2019 / dibaca 550 kali
MANADO (BK): Bertempat di hotel Aryaduta Manado pada Sabtu, 23 Maret 2019. Pimpinan dan penyusun borang akreditasi Fakultas Bahasa dan Seni...
Pendidikan
22 Mar 2019 / dibaca 384 kali
MANADO (BK): Pelatihan Teknis Pengamanan bagi Petugas Pintu Utama pada Lapas dan Rutan Angkatan II Tahun 2019 diikuti 40 peserta dari...
Pendidikan
16 Mar 2019 / dibaca 365 kali
MANADO (BK) : Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menjadi tuan rumah rapat nasional Badan Kerja Sama Dekan Fakultas...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.