Pendidikan

Ormawa tak Diundang, Mubes BEM Polimdo Disinyalir tak Demokrasi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 14 March 2017 21:29   602 kali
MANADO (BK): Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa) Politeknik Negeri MAnado (Polimdo) resah dengan sistem yang diterapkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dalam pelaksanaan  Musyawarah Besar (Mubes). 
 
BEM disinyalir tak demokrasi terkait hajatan tahunan tersebut yang berlangsung pekan lalu. Rahmat Purnomo perwakilan Himpunan Jurusan (HMJ) mengatakan jika kegiatan Mubes, Ormawa yang merupakan unsur organisasi internal wajib diundang. 
 
Menurut Purnomo, BEM sendiri menggunakan embel-embel mahasiswa dimana salah satu fungsinya adalah mewadahi mahasiswa, termasuk yang namanya organisasi internal.
 
“Saya tidak tahu apa yang menjadi ketakutan mereka sehingga tidak menghadirkan Ormawa. Padahal kan ini berbicara untuk seluruh mahasiswa. Bagaimana jika kemudian Ormawa tak dilibatkan. Hal ini yang harus diketahui," ujar Purnomo. 
 
Lanjut Purnomo, kehadiran Ormawa dalam kegiatan Mubes menunjukan sistem demokrasi yang baik di tingkatan kampus. Untuk itu menurutnya, jika BEM kemudian tak melibatkan Ormawa, harus ada alasan jelas dan dibertahukan secara transparan.
 
"Hakekatnya BEM harus merangkul semua kepentingan mahasiswa, dan harus berpihak kepada mahasiswa bukan pada kebijakan kampus. Makanya, suara mahasiswa yang terwakilkan dalam Ormawa juga harus jadi bagian dalam penyusunan program," katanya kembali.
 
Senada disampaikan perwakilan English Club yang menilai sikap BEM saat ini sebagai sikap pengecut. "Apakah ormawa buka bagian dari BEM? Kan jelas kalau dilihat hierarki keorganisasian. Kalaupun mereka tak menilai jika Ormawa bagian dari BEM, maka sebaiknya BEM jangan gunakan nama mahasiswa karena mereka tak lagi terkait dengan organisasi internal kampus," tutur para perwakilan English Club dengan nada kecewa.
 
Sementara, Julio Takahindangen dari HMJ Teknik Mesin sendiri mengaku tak heran dengan sikap BEM yang berjalan sendiri dan lebih mementingkan kepentingan pribadi. Menurutnya, sudah ada contoh jika BEM tidak peduli nasib rekan sesama mahasiswa.
 
"Beberapa waktu lau ada persoalan mahasiswa cuti karena terlambat membayar Uang Kuliah Tunggal. BEM tidak mau menghadiri pertemuan  bersama Ormawa membahas masalah itu. Selain itu, persoalan pembatasan waktu aktifitas Ormawa juga BEM tak ambil peran."
 
"Oleh karena itu fungsi BEM Polimdo sudah gagal dimana pemerintahan mahasiswa tidak lagi mampu menjalankan fungsinya sebagai penyambung dan koordinator antara mahasiswa dan UKM, terlebih lagi tidak adanya perwakilan Dewan Mahasiswa dalam pembahasan laporan pertanggung jawaban BEM," kata Julio kembali.
 
Disatu sisi, Ferawati Ali dari UKM Pers Mahasiswa mendesak semua pihak yang ada di kampus baik dari Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan hingga rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk bisa satu suara dalam menyatakan agar Mubes BEM berjalan demokratis dengan melibatkan semua lembaga kemahasiswaan. 
 
"Kalau berjuang sendiri-sendiri maka sulit untuk merubahnya. Apalagi BEM Polimdo mewakili suara mahasiswa keseluruhan, sehingga BEM sebagai perwakilan mahasiswa mau tidak mau tunduk pada mayoritas mahasiswa bukan kemauan pribadi atau kelompok tertentu," kata Ali kembali.
 
Sementara, pihak BEM sendiri masih sulit ditemui. Namun, salah satu anggota BEM menyatakan jika memang tidak ada aturan dalam AD/ART jika penyususan pogram kerja dan mubes BEM harus melibatkan Ormawa. 
"BEM miliki aturan sendiri dalam mekanisme persidangan BEM. Saat melaksanakan mubes yang diundang hanyalah pimpinan kampus tidak dengan ormawa," ujar anggota BEM yang minta agar namanya tak dipublish tersebut.
 
(bk-7/the camp polimdo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
05 Dec 2017 / dibaca 369 kali
TONDANO (BK) Universitas Negeri Manado mewisuda 764 lulusan Magister, Sarjana dan Diploma, terdiri dari 27 lulusan S2, 737 lulusan S1 dan S0 di...
Pendidikan
28 Nov 2017 / dibaca 276 kali
MANADO (BK): Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), Idrus Marham akan melantik Christiany Eugenia Paruntu...
Pendidikan
24 Nov 2017 / dibaca 287 kali
MANADO (BK): Dalam penelitian para ahli pertumbuhan anak di dunia, Mendongeng adalah cara paling efektif untuk menanamkan pendidikan karakter...
Pendidikan
12 Nov 2017 / dibaca 356 kali
MANADO (BK): Keceriaan begitu jelas terlihat dari raut wajah anak-anak dari PAUD dan TK Gugus Anggrek Kecamatan Paal 2 Kota Manado, Jumat 10...
Pendidikan
09 Nov 2017 / dibaca 334 kali
MANADO (BK): Momen Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November tiap tahunnya, dimanfaatkan oleh pegiat dan praktisi anak-anak, Kak...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.