Pendidikan

Sosialisasi Pestisida, PKM FMIPA Unsrat Sasar Petani di Kelurahan Kamasi Tomohon

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 20 September 2018 15:37   264 kali
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah
MANADO (BK): Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat, menyasar para petani yang ada di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon pada Agustus 2018.
 
Kegiatan kali ini dipimpin oleh Dr. Rooije R.H. Rumende, MKes.    dan Ir. Marhaenus J. Rumondor, M.Si, dimana para dosen FMIPA ini memberikan sosialisasi kepada para petani mengenai pertanian dengan konsep ramah lingkungan.
 
DR Rooije RH Rumende mengungkapkan, pihaknya ingin menyasar pertanian di Tomohon, karena melihat visi dan misi dari Dinas pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, yang ingin melakukan pengembangan pertanian dengan mensyaratkan jaminan produk pertanian harus mempunyai atribut aman dikonsumsi (food safety attributes), punya kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (Eco Labelling Attributes). 
 
"FMIPA mencoba untuk memberikan sosialisasi kepada para petani bagaimana mengembangkan pertanian organik dan secara perlahan mengurangi penggunaan pestisida," kata Rumende.
 
Dalam pertemuan dengan para kelompok tani ini, dijelaskan mengenai konsep pertanian ramah lingkungan yang merupakan konsep yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem, dimana pertanian mengutamakan untuk meninggalkan dampak negatif bagi lingkungan. 
 
"Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama dan patogen pada tanaman," kata Rumende.
 
Dijelaskan Rumende, penggunaan pestisida memang masih banyak, karena harganya yang murah karena diproduksi massal serta daya basmi hama yang cepat.
 
"Tapi, jika tidak dikendalikan, justru pestisida nantinya bisa menjadi bumerang, karena bisa juga membunuh makhluk yang sebenarnya menguntungkan untuk tanaman itu. Untuk itu kami memberikan sosialisasi tentang penggunaan nabati sebagai pembasmi hama," kata Rumende.
 
"Dan tentunya standar konsumen yang kini lebih memilih organik bisa tercapai, karena penggunaan pembasmi hama organik itu sangat baik," tutur Rumende kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 353 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 410 kali
BANGKOK (BK): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga akan menjadi pembicara pada seminar internasional...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 388 kali
MANADO (BK): Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, September 2018 lalu, mengaplikasikan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi...
Pendidikan
11 Nov 2018 / dibaca 396 kali
TONDANO (BK) : Universitas Negeri Manado (Unima) terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang juga sebagai peneliti.  ...
Pendidikan
05 Nov 2018 / dibaca 269 kali
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.