Pendidikan

Sosialisasi Pestisida, PKM FMIPA Unsrat Sasar Petani di Kelurahan Kamasi Tomohon

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 20 September 2018 15:37   144 kali
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah
MANADO (BK): Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat, menyasar para petani yang ada di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon pada Agustus 2018.
 
Kegiatan kali ini dipimpin oleh Dr. Rooije R.H. Rumende, MKes.    dan Ir. Marhaenus J. Rumondor, M.Si, dimana para dosen FMIPA ini memberikan sosialisasi kepada para petani mengenai pertanian dengan konsep ramah lingkungan.
 
DR Rooije RH Rumende mengungkapkan, pihaknya ingin menyasar pertanian di Tomohon, karena melihat visi dan misi dari Dinas pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, yang ingin melakukan pengembangan pertanian dengan mensyaratkan jaminan produk pertanian harus mempunyai atribut aman dikonsumsi (food safety attributes), punya kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (Eco Labelling Attributes). 
 
"FMIPA mencoba untuk memberikan sosialisasi kepada para petani bagaimana mengembangkan pertanian organik dan secara perlahan mengurangi penggunaan pestisida," kata Rumende.
 
Dalam pertemuan dengan para kelompok tani ini, dijelaskan mengenai konsep pertanian ramah lingkungan yang merupakan konsep yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem, dimana pertanian mengutamakan untuk meninggalkan dampak negatif bagi lingkungan. 
 
"Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama dan patogen pada tanaman," kata Rumende.
 
Dijelaskan Rumende, penggunaan pestisida memang masih banyak, karena harganya yang murah karena diproduksi massal serta daya basmi hama yang cepat.
 
"Tapi, jika tidak dikendalikan, justru pestisida nantinya bisa menjadi bumerang, karena bisa juga membunuh makhluk yang sebenarnya menguntungkan untuk tanaman itu. Untuk itu kami memberikan sosialisasi tentang penggunaan nabati sebagai pembasmi hama," kata Rumende.
 
"Dan tentunya standar konsumen yang kini lebih memilih organik bisa tercapai, karena penggunaan pembasmi hama organik itu sangat baik," tutur Rumende kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
21 Sep 2018 / dibaca 134 kali
MANADO (BK): Tim dosen Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi yang terdiri dari Dr. Hanny H Pontororing S.Si, Msi dan Dr Hanny J Lengkong,...
Pendidikan
21 Sep 2018 / dibaca 143 kali
MANADO (BK): Pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) sebagai salah satu...
Pendidikan
20 Sep 2018 / dibaca 145 kali
MANADO (BK): Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat, menyasar para petani yang ada di Kelurahan Kamasi Kecamatan...
Pendidikan
19 Sep 2018 / dibaca 596 kali
TONDANO (BK): Bukan hanya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) handal, tetapi Universitas Negeri Manado (Unima) dibawah kepemimpinan Rektor Prof...
Pendidikan
14 Sep 2018 / dibaca 299 kali
MANADO (BK): Kebanyakan petani selalu menggunakan pestisida untuk mengatasi atau membasmi hama pada hasil tanaman mereka. Padahal, penggunaan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.