Pendidikan

Sosialisasi Pestisida, PKM FMIPA Unsrat Sasar Petani di Kelurahan Kamasi Tomohon

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 20 September 2018 15:37   299 kali
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah
MANADO (BK): Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas MIPA Unsrat, menyasar para petani yang ada di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon pada Agustus 2018.
 
Kegiatan kali ini dipimpin oleh Dr. Rooije R.H. Rumende, MKes.    dan Ir. Marhaenus J. Rumondor, M.Si, dimana para dosen FMIPA ini memberikan sosialisasi kepada para petani mengenai pertanian dengan konsep ramah lingkungan.
 
DR Rooije RH Rumende mengungkapkan, pihaknya ingin menyasar pertanian di Tomohon, karena melihat visi dan misi dari Dinas pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, yang ingin melakukan pengembangan pertanian dengan mensyaratkan jaminan produk pertanian harus mempunyai atribut aman dikonsumsi (food safety attributes), punya kandungan nutrisi tinggi (nutritional attributes) dan ramah lingkungan (Eco Labelling Attributes). 
 
"FMIPA mencoba untuk memberikan sosialisasi kepada para petani bagaimana mengembangkan pertanian organik dan secara perlahan mengurangi penggunaan pestisida," kata Rumende.
 
Dalam pertemuan dengan para kelompok tani ini, dijelaskan mengenai konsep pertanian ramah lingkungan yang merupakan konsep yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem, dimana pertanian mengutamakan untuk meninggalkan dampak negatif bagi lingkungan. 
 
"Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama dan patogen pada tanaman," kata Rumende.
 
Dijelaskan Rumende, penggunaan pestisida memang masih banyak, karena harganya yang murah karena diproduksi massal serta daya basmi hama yang cepat.
 
"Tapi, jika tidak dikendalikan, justru pestisida nantinya bisa menjadi bumerang, karena bisa juga membunuh makhluk yang sebenarnya menguntungkan untuk tanaman itu. Untuk itu kami memberikan sosialisasi tentang penggunaan nabati sebagai pembasmi hama," kata Rumende.
 
"Dan tentunya standar konsumen yang kini lebih memilih organik bisa tercapai, karena penggunaan pembasmi hama organik itu sangat baik," tutur Rumende kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
02 Jan 2019 / dibaca 333 kali
TONDANO (BK): Universitas Negeri Manado (Unima) sebagai lembaga pendidikan tinggi di tahun 2019 langsung melaksanan apel kerja. hal itu...
Pendidikan
29 Dec 2018 / dibaca 699 kali
MANADO (BK) : Setelah melalui proses yang panjang, Fakultas Hukum Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI)...
Pendidikan
20 Dec 2018 / dibaca 429 kali
TONDANO (BK): Natal Universitas Negeri Manado (UNIMA) bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNIMA. 20 Desember 2018. Tema: Yesus Kristus...
Pendidikan
02 Dec 2018 / dibaca 270 kali
MANADO (BK): Kesehatan gigi dan mulut saat ini menjadi begitu penting, karena kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi kadar...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 391 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.