Pendidikan

Unima Geliatkan Penelitian & Pengabdian Berperspektif Gender & Inklusi Sosial

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 05 July 2018 22:03   591 kali
MANADO : Bertempat di Hotel Swissbell Hotel Maleosan Manado, Universitas Negeri Manado melalui Pusat Studi Gender menyelenggarakan Workshop Metode Penelitian Berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI).
 
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juli 2018. Adapun narasumber Prof. Dr.Emmy Susanti MA dan Dr.Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si.
Acara diawali dengan pembukaan mewakili Rektor Unima dalam hal ini oleh Ketua LPPM Unima, Prof.Dr.Revolson Mege, MS sekaligus memberikan materi pengantar awal dengan dimoderatori Dr.Grace Jenny Soputan.MSi selaku ketua pusat studi gender UNIMA didampingi oleh Dr.Aldjon Dapa selaku sekretaris.
 
Peserta mewakili Fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan Unima seperti LPPM, Fatek, Ekonomi dan fakultas lainnya.
 
Diakhir pembukaan dilaksanakan deklarasi komitmen peserta untuk menghasilkan penelitian & pengabdian berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI) yang berkualitas.
 
Perlu diketahui bahwa saat ini Kemenristekdikti antara lain melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  menaruh perhatian yang sangat serius memecahkan permasalahan terkait dengan kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI). Hal ini sangat jelas dalam Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Edisi XII tahun 2018 memberi peluang dan menempatkan kegiatan penelitian dan pengabdian terkait GESI dapat dilakukan melalui semua Skema penelitian dan pengabdian masyarakat. 
 
Diskusi dalam workshop ini terbatas untuk memberikan masukan terkait penyusunan proposal penelitian berperspektif GESI.
 
Pada kesempatan lain sebelum kegiatan ini dilaksanakan Rektor Unima  Prof. Dr. Julyeta P.A Runtuwene, MS,  mengungkapkan “Kita sepakat untuk memasukkan aspek GESI dalam usulan penelitian & Pengabdian para dosen Unima, juga menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kiprah Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima. Hal ini mengingat Propinsi Sulawesi Utara masih menjadi salah satu daerah yang memiliki prosentase masalah trafficking, kekerasan pada wanita,dan  kekerasan pada anak yang cukup mengkhawatirkan, sehingga  memerlukan perspektif  dan treatmen yang benar tentang GESI”.
 
“Kegiatan ini boleh terlaksana juga karena dukungan penuh dari Rektor Unima yang memiliki komitmen kuat memajukan Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima  dan terus proaktif serta peduli terhadap GESI di Sulawesi Utara, oleh sebab itu kami sangat berterima kasih ”, ungkap Ketua PSG Unima Dr. Grace Soputan, M.Si. 
 
(mfw)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
09 Oct 2018 / dibaca 338 kali
MANADO (BK) : Pendidikan merupakan bagian penting dalam pencapaian kehidupan. Bentuk selebrasi pencapaian suatu Institut pendidikan terutama...
Pendidikan
05 Oct 2018 / dibaca 552 kali
MANADO (BK):  Indonesia bisa dibilang sangat strategis secara geografis karena berada diantara dua benua, Asia dan Australia serta dua...
Pendidikan
05 Oct 2018 / dibaca 356 kali
MANADO (BK): Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar workshop kemitraan dengan Sekolah Dasar (SD) dengan tema konservasi...
Pendidikan
04 Oct 2018 / dibaca 448 kali
TONDANO (BK) Setelah melalui berbagai pertimbangan senat akhirnya Rektor Universitas Negeri Manado, Prof. Dr. Julyeta P.A. Runtuwene, M.S....
Pendidikan
03 Oct 2018 / dibaca 440 kali
TONDANO (BK) : Salah satu bentuk program konkrit yang dicanangkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.