Pendidikan

Unima Geliatkan Penelitian & Pengabdian Berperspektif Gender & Inklusi Sosial

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 05 July 2018 22:03   644 kali
MANADO : Bertempat di Hotel Swissbell Hotel Maleosan Manado, Universitas Negeri Manado melalui Pusat Studi Gender menyelenggarakan Workshop Metode Penelitian Berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI).
 
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juli 2018. Adapun narasumber Prof. Dr.Emmy Susanti MA dan Dr.Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si.
Acara diawali dengan pembukaan mewakili Rektor Unima dalam hal ini oleh Ketua LPPM Unima, Prof.Dr.Revolson Mege, MS sekaligus memberikan materi pengantar awal dengan dimoderatori Dr.Grace Jenny Soputan.MSi selaku ketua pusat studi gender UNIMA didampingi oleh Dr.Aldjon Dapa selaku sekretaris.
 
Peserta mewakili Fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan Unima seperti LPPM, Fatek, Ekonomi dan fakultas lainnya.
 
Diakhir pembukaan dilaksanakan deklarasi komitmen peserta untuk menghasilkan penelitian & pengabdian berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI) yang berkualitas.
 
Perlu diketahui bahwa saat ini Kemenristekdikti antara lain melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  menaruh perhatian yang sangat serius memecahkan permasalahan terkait dengan kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI). Hal ini sangat jelas dalam Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Edisi XII tahun 2018 memberi peluang dan menempatkan kegiatan penelitian dan pengabdian terkait GESI dapat dilakukan melalui semua Skema penelitian dan pengabdian masyarakat. 
 
Diskusi dalam workshop ini terbatas untuk memberikan masukan terkait penyusunan proposal penelitian berperspektif GESI.
 
Pada kesempatan lain sebelum kegiatan ini dilaksanakan Rektor Unima  Prof. Dr. Julyeta P.A Runtuwene, MS,  mengungkapkan “Kita sepakat untuk memasukkan aspek GESI dalam usulan penelitian & Pengabdian para dosen Unima, juga menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kiprah Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima. Hal ini mengingat Propinsi Sulawesi Utara masih menjadi salah satu daerah yang memiliki prosentase masalah trafficking, kekerasan pada wanita,dan  kekerasan pada anak yang cukup mengkhawatirkan, sehingga  memerlukan perspektif  dan treatmen yang benar tentang GESI”.
 
“Kegiatan ini boleh terlaksana juga karena dukungan penuh dari Rektor Unima yang memiliki komitmen kuat memajukan Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima  dan terus proaktif serta peduli terhadap GESI di Sulawesi Utara, oleh sebab itu kami sangat berterima kasih ”, ungkap Ketua PSG Unima Dr. Grace Soputan, M.Si. 
 
(mfw)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 354 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 413 kali
BANGKOK (BK): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga akan menjadi pembicara pada seminar internasional...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 389 kali
MANADO (BK): Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, September 2018 lalu, mengaplikasikan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi...
Pendidikan
11 Nov 2018 / dibaca 398 kali
TONDANO (BK) : Universitas Negeri Manado (Unima) terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang juga sebagai peneliti.  ...
Pendidikan
05 Nov 2018 / dibaca 270 kali
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.