Pendidikan

Unima Geliatkan Penelitian & Pengabdian Berperspektif Gender & Inklusi Sosial

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 05 July 2018 22:03   414 kali
MANADO : Bertempat di Hotel Swissbell Hotel Maleosan Manado, Universitas Negeri Manado melalui Pusat Studi Gender menyelenggarakan Workshop Metode Penelitian Berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI).
 
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juli 2018. Adapun narasumber Prof. Dr.Emmy Susanti MA dan Dr.Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si.
Acara diawali dengan pembukaan mewakili Rektor Unima dalam hal ini oleh Ketua LPPM Unima, Prof.Dr.Revolson Mege, MS sekaligus memberikan materi pengantar awal dengan dimoderatori Dr.Grace Jenny Soputan.MSi selaku ketua pusat studi gender UNIMA didampingi oleh Dr.Aldjon Dapa selaku sekretaris.
 
Peserta mewakili Fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan Unima seperti LPPM, Fatek, Ekonomi dan fakultas lainnya.
 
Diakhir pembukaan dilaksanakan deklarasi komitmen peserta untuk menghasilkan penelitian & pengabdian berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI) yang berkualitas.
 
Perlu diketahui bahwa saat ini Kemenristekdikti antara lain melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  menaruh perhatian yang sangat serius memecahkan permasalahan terkait dengan kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI). Hal ini sangat jelas dalam Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Edisi XII tahun 2018 memberi peluang dan menempatkan kegiatan penelitian dan pengabdian terkait GESI dapat dilakukan melalui semua Skema penelitian dan pengabdian masyarakat. 
 
Diskusi dalam workshop ini terbatas untuk memberikan masukan terkait penyusunan proposal penelitian berperspektif GESI.
 
Pada kesempatan lain sebelum kegiatan ini dilaksanakan Rektor Unima  Prof. Dr. Julyeta P.A Runtuwene, MS,  mengungkapkan “Kita sepakat untuk memasukkan aspek GESI dalam usulan penelitian & Pengabdian para dosen Unima, juga menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kiprah Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima. Hal ini mengingat Propinsi Sulawesi Utara masih menjadi salah satu daerah yang memiliki prosentase masalah trafficking, kekerasan pada wanita,dan  kekerasan pada anak yang cukup mengkhawatirkan, sehingga  memerlukan perspektif  dan treatmen yang benar tentang GESI”.
 
“Kegiatan ini boleh terlaksana juga karena dukungan penuh dari Rektor Unima yang memiliki komitmen kuat memajukan Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima  dan terus proaktif serta peduli terhadap GESI di Sulawesi Utara, oleh sebab itu kami sangat berterima kasih ”, ungkap Ketua PSG Unima Dr. Grace Soputan, M.Si. 
 
(mfw)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
01 Mar 2018 / dibaca 153 kali
MANADO (BK): Ikatan Guru Raudhatul Athfal atau IGRA Kota Manado, menggelar kegiatan Supercamp dengan tujuan untuk memupuk rasa cinta anak usia...
Pendidikan
24 Feb 2018 / dibaca 103 kali
MANADO (BK): Menjadi salah tenaga pendidik yang telah mendapatkan pelatihan mendongeng oleh Kementerian Pendidikan di Bogor, Kak Daniel...
Pendidikan
19 Feb 2018 / dibaca 190 kali
MANADO (BK): Gebyar Polisi Cilik (Pocil), Cinta Merah Putih yang dilaksanakan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Kota Manado, Sabtu 17 Februari...
Pendidikan
14 Feb 2018 / dibaca 260 kali
JAKARTA (BK): Prestasi luar biasa kembali diukir Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP). Setelah berbagai...
Pendidikan
05 Feb 2018 / dibaca 425 kali
MANADO (BK): Gebrakan terus dilakukan Kak Daniel Manado, Pegiat Aktivitas Anak usia dini di awal tahun 2018 ini. Bersama dengan DD...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.