Pendidikan

Unima Geliatkan Penelitian & Pengabdian Berperspektif Gender & Inklusi Sosial

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 05 July 2018 22:03   525 kali
MANADO : Bertempat di Hotel Swissbell Hotel Maleosan Manado, Universitas Negeri Manado melalui Pusat Studi Gender menyelenggarakan Workshop Metode Penelitian Berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI).
 
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Juli 2018. Adapun narasumber Prof. Dr.Emmy Susanti MA dan Dr.Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si.
Acara diawali dengan pembukaan mewakili Rektor Unima dalam hal ini oleh Ketua LPPM Unima, Prof.Dr.Revolson Mege, MS sekaligus memberikan materi pengantar awal dengan dimoderatori Dr.Grace Jenny Soputan.MSi selaku ketua pusat studi gender UNIMA didampingi oleh Dr.Aldjon Dapa selaku sekretaris.
 
Peserta mewakili Fakultas dan lembaga yang ada di lingkungan Unima seperti LPPM, Fatek, Ekonomi dan fakultas lainnya.
 
Diakhir pembukaan dilaksanakan deklarasi komitmen peserta untuk menghasilkan penelitian & pengabdian berperspektif Gender dan Inklusi Sosial (GESI) yang berkualitas.
 
Perlu diketahui bahwa saat ini Kemenristekdikti antara lain melalui Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM)  menaruh perhatian yang sangat serius memecahkan permasalahan terkait dengan kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI). Hal ini sangat jelas dalam Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Edisi XII tahun 2018 memberi peluang dan menempatkan kegiatan penelitian dan pengabdian terkait GESI dapat dilakukan melalui semua Skema penelitian dan pengabdian masyarakat. 
 
Diskusi dalam workshop ini terbatas untuk memberikan masukan terkait penyusunan proposal penelitian berperspektif GESI.
 
Pada kesempatan lain sebelum kegiatan ini dilaksanakan Rektor Unima  Prof. Dr. Julyeta P.A Runtuwene, MS,  mengungkapkan “Kita sepakat untuk memasukkan aspek GESI dalam usulan penelitian & Pengabdian para dosen Unima, juga menyatakan komitmen untuk mendukung penuh kiprah Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima. Hal ini mengingat Propinsi Sulawesi Utara masih menjadi salah satu daerah yang memiliki prosentase masalah trafficking, kekerasan pada wanita,dan  kekerasan pada anak yang cukup mengkhawatirkan, sehingga  memerlukan perspektif  dan treatmen yang benar tentang GESI”.
 
“Kegiatan ini boleh terlaksana juga karena dukungan penuh dari Rektor Unima yang memiliki komitmen kuat memajukan Pusat Studi Gender dan Inklusi Unima  dan terus proaktif serta peduli terhadap GESI di Sulawesi Utara, oleh sebab itu kami sangat berterima kasih ”, ungkap Ketua PSG Unima Dr. Grace Soputan, M.Si. 
 
(mfw)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 196 kali
MANADO (BK) : Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) adalah satu-satunya lembaga yang sebenarnya diberikan untuk memberikan perlindungan...
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 225 kali
MANADO (BK) : Masalah perlindungan saksi dan korban dalam proses peradilan pidana, merupakan salah satu permasalahan yang menjadi perhatian...
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 11 kali
MANADO (BK): Ada yang berbeda pada gelaran kegiatan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Manado di IT Center Manado. Acara yang...
Pendidikan
11 Aug 2018 / dibaca 193 kali
MANADO (BK) : 165 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar malam kenangan di Puncak De’ Corlano, Kecamatan...
Pendidikan
08 Aug 2018 / dibaca 171 kali
MANADO (BK) : Ketua KPK, Agus Rahardjo menyambangi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Rabu (8/8/2018) pagi. Kedatangan pucuk pimpinan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.