Pendidikan

UNIMA Siap Terima Mahasiswa Program "sit in" Korban Bencana Palu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 03 October 2018 09:06   557 kali
Kondisi Universitas Tadulako Saat Ini (Inzet Rektor Unima)
TONDANO (BK) : Salah satu bentuk program konkrit yang dicanangkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai bagian dari membantu siswa yang terkena bencana palu dan sekitarnya melalui program "sit in" untuk mahasiswa Universitas Tadulako yang keluar dari Palu dan mungkin ada di kota Manado dan sekitarnya
 
Menurut Rektor Universitas Negeri Manado Prof.Dr. Julyeta Runtuwene bahwa program ini adalah menerima mahasiswa yang sebelumnya studi di Universitas Tadulako dan terkena dampak bencana untuk kemudian akan diterima di beberapa Universitas sesuai arahan Kemristekdikti yang salah satunya Universitas Negeri Manado
 
Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan melalui majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTNI) dan Forum Rektor Indonesia (FRI). 
 
Adapun isi dari pemberitahuan tersebut adalah : 
 
1. Rektor PTN yang telah menyatakan kesediaannya menerima mahasiswa Universitas Tadulako yang sedang meninggalkan kota Palu ke daerah lain di Indonesia untuk ikut kuliah "sit in" di program studi yang relevan dan mata kuliah sejenis di perguruan tinggi negeri lainnya seperti Universitas Khairun Ternate, Universitas Haluoleo Kendari, Universitas Sam Ratulangi Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Gorontalo serta Universitas Negeri Manado (Lihat Foto)
 
2. Bagi mahasiswa yang saat ini sedang meninggalkan Palu dan berada di kota lain atau daerah yang dekat dengan salah satu PTN yang dalam daftar dari Univeristas yang disampaikan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) diminta untuk menghubungi Dekan Fakultas atau ke Rektorat sambil menunjukkan kartu pengenal yang membuktikan bahwa mahasiswa tersebut berasaldari Universitas Tadulako.
 
"UNIMA akan membantu korban bencana Palu dalam hal ini para mahasiswa khususnya dari universitas yang terkena bencana untuk diterima dan melanjutkan studi kuliah dalam bentuk program sit in di Universitas Negeri Manado" ungkap Rektor Runtuwene di ruang kerja rektorat Universitas Negeri Manado di Tondano pada Selasa 2 Oktober 2018.
 
"Kita semua akan membantu korban bencana Palu dan sekitar apalagi banyak Mahasiswa dan keluarga mahasiswa UNIMA yang berasal dari Palu dan sekitar. UNIMA akan membantu mahasiswa korban bencana dan akan diberikan beasiswa UNIMA" tambah Runtuwene.
 
(mfw/bk-11)
 
 
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 354 kali
MANADO (BK): Anak-anak merupakan generasi muda bangsa yang harus dijaga. Untuk itu, perlu ada gerakan cepat dan tepat untuk memproteksi...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 414 kali
BANGKOK (BK): Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Utara, Jerry Sambuaga akan menjadi pembicara pada seminar internasional...
Pendidikan
14 Nov 2018 / dibaca 390 kali
MANADO (BK): Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, September 2018 lalu, mengaplikasikan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi...
Pendidikan
11 Nov 2018 / dibaca 398 kali
TONDANO (BK) : Universitas Negeri Manado (Unima) terus tingkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dosen yang juga sebagai peneliti.  ...
Pendidikan
05 Nov 2018 / dibaca 273 kali
MANADO (BK) : Pernyataan menarik disampaikan oleh Budiyono, Ketua Perhimpunan Tenaga Ahli Lingkungan Indonesia (P-TALI) mengenai pembahasan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.