Pendidikan

Universitas Terbuka Manado Gelar Seminar Bangun Desa

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 21 December 2016 11:03   577 kali
Penyerahan cenderamata untuk pembicara pada seminar di UT Manado. (foto : acha)

MANADO (BK): Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak Jauh (UT-UPBJJ) Manado kembali menggelar seminar untuk mahasiswanya. Seminar dengan tema, Dari Desa Kita Bangun Sulawesi Utara ini diadakan di Aula UT Manado, Jl. Raya Manado - Tomohon, Kelurahan Winangun Kecamatan Malalayang, Selasa (20/12/2016).

 

Seminar menghadirkan pembicara yakni Akademisi Fakultas Hukum Unsrat Manado DR Corneles Tangkere SH MH, Kepala Sub Bidang Aparatur Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Sulut, Hairil Mokoginta, ST MSi, didampingi Kepala Sub Bidang Penguatan Aparatur Desa dan Kelurahan Ibu Heidy Iroth. Sedangkan moderator adalah Ketua UT-UPBJJ Manado, Ir Mulyadi MSi.

 

Hairil, dihadapan mahasiswa menjelaskan bagaimana kesiapan aparatur desa dalam pengelolaan keuangan desa (APBDes) untuk mewujudkan sosok desa yang mandiri dan berdaya saing tinggi seperti tercantum dalam sub tema seminar.

 

Menurutnya, secara garis besar kebijakan yang diambil pemerintah untuk memback-up penyaluran dana desa adalah dengan mengangkat Kepala Desa berpendidikan minimal SMP dan perangkatnya adalah SMA. Mengapa demikian?

 

"Perangkat desa seperti Sekretaris, Bendahara ini yang nantinya akan bertindak sebagai pengelola baik itu pembukuan atau keuangan, sedangkan Kepala Desa biasanya orang yang berpengaruh di desa itu meski tidak berpendidikan tinggi," ucapnya.

 

Untuk bisa mengelola keuangan desa, katanya, Kementerian Dalam Negeri (Depdagri), menyekolahkan perangkat desa, serta memberikan pendamping di setiap desa yang akan membimbing cara pengelolaan keuangan agar tidak menyimpang dalam pemakaiannya.

 

"Minimal mereka mengetahui pembukuan dasar atau cara pembuatan draf keuangan sederhana. Pendamping juga dibekali untuk bisa membuat Sistem Informasi Desa (SID), dimana setiap informasi desa dipublikasikan kepada warga desa itu sendiri," terang alumnus Teknik Sipil Unsrat Manado.

 

Dijelaskan, dana desa sendiri terdiri dari 3 peruntukan yaitu untuk pembangunan desa seperti pembuatan MCK, pelabuhan jeti di desa pesisir dan lainnya. Juga ada pemberdayaan desa dengan contoh pengadaan bibit petani dan jala untuk kelompok nelayan. Sedangkan yang ketiga adalah pembinaan kemasyarakatan seperti Karang Taruna, pendirian Lembaga Adat dan organisasi masyarakat lainnya.

 

Lanjut Hairil, mengenai dana desa yang tidak habis dipakai, ada aturan apabila yang belum mencapai 30 persen serapannya, bisa dipotong pada tahun berikut. Tapi uang itu tidak dikembalikan lagi ke negara.

 

"Contohnya jika yang tidak terpakai itu sebesar Rp100 juta, maka uang tetap di rekening desa dan nantinya akan dipakai pada RKP tahun berikutnya," pungkasnya.

 

Sementara itu, Corneles Tangkere mengedepankan mahasiswa UT yang umumnya tinggal di desa, untuk tidak malu kembali dan membangun desanya. Katanya, mahasiswa harus digerakkan, bangun semangat dan motivasi, serta disadarkan kembali eksistensi dia sebagai bagian dari masyarakat desa dengan sistem Mapalus.

 

"Mereka harus bisa menjadi pelopor dan penggerak. Walaupun ada perbedaan dalam konteks kedaerahan tapi filosofi Mapalus itu berasal dari desa," katanya.

 

Dosen tetap Fakultas Hukum Unsrat ini menjelaskan banyak orang yang menganggap mapalus di desa hanyalah sebagai kerja secara bergantian. Padahal, intinya adalah untuk kesejahteraan bersama seperti dalam slogan Sitou Timou Tumou Tou.

 

"Jadi tanggungjawab kita semua untuk mengembalikan konsep dan jati diri itu ke desa karena itu adalah hakikat kehidupan manusia atau masyarakat desa," tandasnya.

 

Mahasiswa sempat diingatkan akan desanya dengan menyanyikan lagu Desaku ciptaan Ibu Sud. Seminar lalu diakhiri dengan pemberian cenderamata kepada ketiga pembicara yang diserahkan langsung Ketua UT-UPBJJ Manado, Ir Mulyadi MSi.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
21 Dec 2016 / dibaca 578 kali
MANADO (BK): Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak Jauh (UT-UPBJJ) Manado kembali menggelar seminar untuk mahasiswanya. Seminar...
Pendidikan
10 Dec 2016 / dibaca 784 kali
MANADO (BK) : Setiap hasil karya pasti akan mendapat kritikan. Hal itu diungkapkan Weddy C. Pongoh, novelis muda asal Kelurahan Tondangouw...
Pendidikan
24 Nov 2016 / dibaca 404 kali
KAWALAT (BK): Univeritas Sari Putra Indonesia Tomohon (Unsrit) mewisuda 195 mahasiswa melalui Rapat Senat Luar Biasa Terbuka yang dipimpin...
Pendidikan
18 Nov 2016 / dibaca 502 kali
MANADO (BK): Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) menyelenggarakan upacara wisuda ke-8 tahun 2016 kepada 217 mahasiswa di Manado...
Pendidikan
23 Oct 2016 / dibaca 468 kali
JEPANG (BK): Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi akan melakukan kunjungan ke Negara Jepang selama seminggu pada Sabtu 22/10 malam...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2017 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.