Pendidikan

Unsrat Klaim Ada Kesalahan Saat BPK Tetapkan Total TGR yang Capai 10 Milliar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 19 March 2018 12:50   273 kali
MANADO (BK): Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Dr Ronny Maramis menyebutkan jika Tunjangan Ganti Rugi (TGR) sebesar Rp10 milliar yang terjadi hanya persoalan administrasi yang terjadi di seluruh kampus di Indonesia pasca terbitnya Peraturan Menteri.
 
Dikatakan Maramis, TGR tersebut hanyalah kelebihan bayar yang dilakukan pihak rektorat dengan dasar yang jelas, tetapi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan tahun 2015.
 
"Ini persoalan seluruh kampus di Indonesia bukan hanya Unsrat saja. Bahkan yang paling dekat itu Unhas Makassar lebih besar mencapai Rp25 milliar TGR nya," kata Maramis.
 
Maramis juga mengatakan pihaknya tengah mengupayakan peninjauan ulang total TGR, mengingat ada beberapa kesalahan yang terjadi dalam penentuan jumlah tersebut.
 
“Saya jelaskan, ada persoalan ternyata, seluruh SK kepanitiaan di Unsrat dianggap diberikan honor semua, padahal itu tidak. Kami pihak rektorat sudah melakukan koordinasi ulang untuk merubah hal tersebut karena ini tersangkut angka yang tidak sesuai,” kata Maramis.
 
Menurut Maramis, walaupun tengah mengupayakan revisi terkait angka, pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh dosen dan staf yang namanya tercantum dalam daftar TGR untuk melakukan pembayaran walaupun secara angsur.
 
“Nanti kalau memang ada kesalahan angka TGR dan itu sudah terbayar lunas, pasti akan dikembalikan kembali pada dosen dan staf itu. Tapi, hingga saat ini tentu kami tetap melakukan upaya untuk menyampaikan kebenaran di BPK,” kata Maramis.
 
Maramis juga menyayangkan beberapa dosen dan staf yang memilih ke KPK dan melaporkan hal yang tidak benar, yakni mengaku jika mereka tidak menerima honor padahal itu jelas diberikan dengan cara di transfer.
 
“Kan di Unsrat sekarang itu semuanya sistem non tunai atau dibayar langsung ke rekening. Jadi, ada bukti rekeningnya, sehingga saat di check, itu semua sesuai. Jadi, tidak mendasar pengakuan dan laporan para dosen dan staf itu,” tutur Maramis kembali.
 
(jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Pendidikan
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 196 kali
MANADO (BK) : Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) adalah satu-satunya lembaga yang sebenarnya diberikan untuk memberikan perlindungan...
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 226 kali
MANADO (BK) : Masalah perlindungan saksi dan korban dalam proses peradilan pidana, merupakan salah satu permasalahan yang menjadi perhatian...
Pendidikan
14 Aug 2018 / dibaca 12 kali
MANADO (BK): Ada yang berbeda pada gelaran kegiatan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Manado di IT Center Manado. Acara yang...
Pendidikan
11 Aug 2018 / dibaca 193 kali
MANADO (BK) : 165 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar malam kenangan di Puncak De’ Corlano, Kecamatan...
Pendidikan
08 Aug 2018 / dibaca 171 kali
MANADO (BK) : Ketua KPK, Agus Rahardjo menyambangi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Rabu (8/8/2018) pagi. Kedatangan pucuk pimpinan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.