Politik

Caleg Tersangkut Kasus Hukum, KPU Tunggu Putusan Pengadilan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 22 November 2018 21:15   334 kali
Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado. (foto : acha)
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kotamobagu.
 
 
Menanggapi adanya caleg yang tersandung kasus hukum, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh pun angkat bicara. KPU tidak bisa mengambil langkah atau tindakan administratif untuk mencoret caleg tersebut dari Daftar Calon Tetap (DCT).
 
 
“KPU tetap menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (22/11/2018).
 
 
Menurut, ketika putusan pengadilan sudah inkrah dan terbukti bersalah dan kemudian ditahan untuk menjalani masa hukuman, barulah KPU menentukan sikap dengan mencoret dari daftar calon.
 
 
Apalagi katanya, jika partai yang menaunginya telah memecat, secara otomatis calon tersebut tidak memenuhi syarat lagi. Partai harus menyampaikan kepada KPU jika ada calon yang sudah diberhentikan.
 
 
“Nanti KPU akan melihat dan mencoret calon tersebut, karena salah satu syarat calon adalah menjadi anggota partai,” tandas Ardiles. "Kita coret dari daftar pemilih, tapi tidak merubah susunan nomor urut, nanti dikosongkan nomor itu,” pungkasnya.
 
 
MM tertangkap karena mengedarkan uang palsu sejumlah Rp150 ribu dengan cara membayar bahan bakar minyak (BBM) yang diisi ke mobil Avanza hitam yang dikendarainya di SPBU Tadoy Kecamatan Bolaang, Rabu (22/11/18), petang kemarin.
 
 
Petugas SPBU yang mencurigai uang yang diberikan palsu lalu meminta diganti. Tapi MM malah kabur. Petugas lalu menghubungi Polsek Bolaang dan kemudian melakukan pengejaran.
 
 
MM akhirnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Poigar. Polisi kemudian menyita uang palsu pecahan 50 ribu sebesar 500 ribu, 2 buah dompet, 2 unit handphone dan Kartu Tanda Anggota (KTA) salah satu partai peserta Pemilu 2019.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
24 Apr 2019 / dibaca 853 kali
MANADO (BK): Partai Demokrat diprediksikan mempertahankan raihan 2 kursi DPRD Manado dari dapil III, Sario – Malalayang. Meskipun saat ini,...
Politik
23 Apr 2019 / dibaca 208 kali
MANADO (BK) : Masita Ali Solichin, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 27 Kelurahan...
Politik
23 Apr 2019 / dibaca 190 kali
MANADO (BK) : Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Masita Ali Solichin SE, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) setelah sering...
Politik
21 Apr 2019 / dibaca 221 kali
PEMUNGUTAN suara Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden serentak pada 17 April 2019 telah selesai diselenggarakan. Indonesia menandai babak...
Politik
18 Apr 2019 / dibaca 714 kali
MANADO (BK): Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang juga calon anggota DPR RI, Jerry Sambuaga menemui Gubernur Sulawesi Utara, Olly...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.