Politik

Caleg Tersangkut Kasus Hukum, KPU Tunggu Putusan Pengadilan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 22 November 2018 21:15   297 kali
Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado. (foto : acha)
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kotamobagu.
 
 
Menanggapi adanya caleg yang tersandung kasus hukum, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh pun angkat bicara. KPU tidak bisa mengambil langkah atau tindakan administratif untuk mencoret caleg tersebut dari Daftar Calon Tetap (DCT).
 
 
“KPU tetap menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (22/11/2018).
 
 
Menurut, ketika putusan pengadilan sudah inkrah dan terbukti bersalah dan kemudian ditahan untuk menjalani masa hukuman, barulah KPU menentukan sikap dengan mencoret dari daftar calon.
 
 
Apalagi katanya, jika partai yang menaunginya telah memecat, secara otomatis calon tersebut tidak memenuhi syarat lagi. Partai harus menyampaikan kepada KPU jika ada calon yang sudah diberhentikan.
 
 
“Nanti KPU akan melihat dan mencoret calon tersebut, karena salah satu syarat calon adalah menjadi anggota partai,” tandas Ardiles. "Kita coret dari daftar pemilih, tapi tidak merubah susunan nomor urut, nanti dikosongkan nomor itu,” pungkasnya.
 
 
MM tertangkap karena mengedarkan uang palsu sejumlah Rp150 ribu dengan cara membayar bahan bakar minyak (BBM) yang diisi ke mobil Avanza hitam yang dikendarainya di SPBU Tadoy Kecamatan Bolaang, Rabu (22/11/18), petang kemarin.
 
 
Petugas SPBU yang mencurigai uang yang diberikan palsu lalu meminta diganti. Tapi MM malah kabur. Petugas lalu menghubungi Polsek Bolaang dan kemudian melakukan pengejaran.
 
 
MM akhirnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Poigar. Polisi kemudian menyita uang palsu pecahan 50 ribu sebesar 500 ribu, 2 buah dompet, 2 unit handphone dan Kartu Tanda Anggota (KTA) salah satu partai peserta Pemilu 2019.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
16 Apr 2019 / dibaca 101 kali
MANADO (BK) : H-1, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyatakan telah siap menyelenggarakan  Pemilihan Umum...
Politik
15 Apr 2019 / dibaca 1427 kali
MANADO (BK): Anggota Pengarah TKD Pemenangan Jokowi-Amin Sulawesi Utara yg juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Theo L. Sambuaga...
Politik
15 Apr 2019 / dibaca 103 kali
MANADO (BK) : Sebanyak 891 personil gabungan, siap mengamankan jalannya Pemilu 2019 di Kota Manado. 529 diantaranya personil khusus yang...
Politik
14 Apr 2019 / dibaca 125 kali
MANADO (BK) : Bawaslu Sulut mengeluarkan edaran berupa Larangan di Masa Tenang. Edaran itu berlaku selama 3 hari kedepan pada masa tenang,...
Politik
11 Apr 2019 / dibaca 141 kali
MANADO (BK) : Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone mengajak seluruh legislator dan calon legislator (caleg) untuk taat aturan. Termasuk...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.