Politik

Caleg Tersangkut Kasus Hukum, KPU Tunggu Putusan Pengadilan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 22 November 2018 21:15   204 kali
Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado. (foto : acha)
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kotamobagu.
 
 
Menanggapi adanya caleg yang tersandung kasus hukum, Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh pun angkat bicara. KPU tidak bisa mengambil langkah atau tindakan administratif untuk mencoret caleg tersebut dari Daftar Calon Tetap (DCT).
 
 
“KPU tetap menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ujarnya di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (22/11/2018).
 
 
Menurut, ketika putusan pengadilan sudah inkrah dan terbukti bersalah dan kemudian ditahan untuk menjalani masa hukuman, barulah KPU menentukan sikap dengan mencoret dari daftar calon.
 
 
Apalagi katanya, jika partai yang menaunginya telah memecat, secara otomatis calon tersebut tidak memenuhi syarat lagi. Partai harus menyampaikan kepada KPU jika ada calon yang sudah diberhentikan.
 
 
“Nanti KPU akan melihat dan mencoret calon tersebut, karena salah satu syarat calon adalah menjadi anggota partai,” tandas Ardiles. "Kita coret dari daftar pemilih, tapi tidak merubah susunan nomor urut, nanti dikosongkan nomor itu,” pungkasnya.
 
 
MM tertangkap karena mengedarkan uang palsu sejumlah Rp150 ribu dengan cara membayar bahan bakar minyak (BBM) yang diisi ke mobil Avanza hitam yang dikendarainya di SPBU Tadoy Kecamatan Bolaang, Rabu (22/11/18), petang kemarin.
 
 
Petugas SPBU yang mencurigai uang yang diberikan palsu lalu meminta diganti. Tapi MM malah kabur. Petugas lalu menghubungi Polsek Bolaang dan kemudian melakukan pengejaran.
 
 
MM akhirnya berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Poigar. Polisi kemudian menyita uang palsu pecahan 50 ribu sebesar 500 ribu, 2 buah dompet, 2 unit handphone dan Kartu Tanda Anggota (KTA) salah satu partai peserta Pemilu 2019.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
20 Oct 2018 / dibaca 1431 kali
JAKARTA  (BK):  “Suka tidak suka, senang tidak senang kita harus akui kondisi kebangsaan kita saat ini berjalan mundur....
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 346 kali
MANADO (BK): Tingginya harga tarif retribusi parkir di Pasar Bersehati Manado, didengungkan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam...
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 276 kali
MANADO (BK): Penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib yang dibahas Panitia Khusus (Pansus) yang diketuai Benny Parasan, akhirnya disetujui...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 245 kali
MANADO (BK) : Partai Demokrat Sulut diyakini akan tetap solid, pasca hengkangnya Ketua DPD, Vecky Lumentut ke Partai Nasional Demokrat...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 337 kali
MANADO (BK) : Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Vecky Lumentut memilih menyeberang ke Partai Nasdem. Perpindahan itu ternyata tidak diikuti...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.