Politik

Gereja Ikut Andil Rusaknya Politisi Kristen

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 20 October 2018 07:55   1498 kali
Viktus Murin

JAKARTA  (BK):  “Suka tidak suka, senang tidak senang kita harus akui kondisi kebangsaan kita saat ini berjalan mundur. Masing-masing kelompok mengejar kepentingan sendiri dilatari aroma politik SARA,” kata mantan Sekjen Presidium GMNI sekaligus penggagas diskusi, Viktus Murin di kawasan Matraman Jakarta Timur, Kamis (18/10/2018).

 

Pemaparan diskusi diawali tokoh Katolik Awam, Herman YL Wutun. Dia mengatakan orang Kristen harus bisa memposisikan diri di berbagai profesi sehingga dapat diterima dengan baik. "Lakukan kebenaran dan kebaikan agar orang tahu kita baik, sehingga kita dapat di terima. Tidak ada lagi pembakaran dan mempersulit pembangunan gereja, karena mereka tahu baik," ujar Ketua Umum Induk KUD itu.

 

Menyangkut SARA, ia mengatakan, hal itu bukan barang baru. SARA tumbuh di berbagai tempat dan situasi. Contohnya dalam pilkades ada persoalan suku. SARA membesar karena di politisasi elit politik politik.

 

Sementara itu, mantan Ketua Umum PP PMKRI, Cyrillus Kerong mengakui menjadi politisi harus kuat. "Kalau tidak kuat jangan masuk. Kita juga harus punya konsep. Jangan pernah lupa hadirkan Tuhan. Politik itu kuat dalam iman, lentur dalam cara," tandas politisi Kristiani itu.

 

Hal lain diungkapkan Acsen Gumelar. Bagi dia, kadang penyebab masalah adalah kasih hanya terlihat di dalam gereja, tapi tidak diluar ketika bermasyarakat. "Bagi seorang Kristen jabatan adalah pelayanan. Makin tinggi jabatan makin besar anda melayani, menebar kasih," papar Katekis Katolik itu. Sorotan keras datang dari Pdt Berton Silaban, STh,Teolog dan penyuluh agama Kristen. Berton secara keras mengatakan gereja perlu pertobatan. Di musim Pemilu Legislatif, banyak gereja ramai-ramai mengundang Caleg dengan harapan mendapat sumbangan.Lagu dari situ muncul puja-puji. Gereja ikut memberi andil rusaknya moral politisi kristen.

 

"Gereja juga sering berlindung dalam kekuasaan karena minder berlebihan," tandasnya. Narasumber lainnya Mikael Mali menyoroti soal politik anggaran di DPR yang sering tidak mendapat perhatian politisi kristen.

 

(don/bk-1)

Komentar ()
Berita Politik
Politik
17 Apr 2019 / dibaca 147 kali
MANADO (BK): Puluhan warga Kelurahan Singkil Satu Kecamatan Singkil Kota Manado, terpaksa mengurungkan niatnya untuk menyalurkan hak pilihnya...
Politik
17 Apr 2019 / dibaca 139 kali
MANADO (BK) : Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), M Roskanedi memberi dukungan penuh kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU)...
Politik
17 Apr 2019 / dibaca 157 kali
MANADO (BK) : KPU Sulut menyiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumah Sakit (RS) Ratumbuysang Manado untuk melayani hak pilih...
Politik
16 Apr 2019 / dibaca 133 kali
MANADO (BK) : H-1, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menyatakan telah siap menyelenggarakan  Pemilihan Umum...
Politik
15 Apr 2019 / dibaca 1459 kali
MANADO (BK): Anggota Pengarah TKD Pemenangan Jokowi-Amin Sulawesi Utara yg juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Theo L. Sambuaga...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.