Politik

Gerindra Sulut Sebut Putusan Sengketa Pilpres di MK adalah Mandat Rakyat

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 27 June 2019 18:02   6452 kali
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulut, Melky Suawah. (foto : acha)
MANADO (BK) : Sidang putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), hanya dalam hitungan jam saja. Namun Partai Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan kubu Capres-Cawapres nomor urut 02, nantinya akan menerima hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
 
 
“Apapun itu hasilnya,” ujar Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulut, Melky Suawah saat ditemui di Kantor DPD Partai Gerindra Sulut, Jalan Santo Yoseph Manado, Kamis (27/6/2019).
 
 
Menurut Suawah, hasil keputusan MK tersebut tidak berdiri sendiri, karena melalui proses persidangan yang diikuti secara terbuka oleh seluruh rakyat Indonesia.
 
 
Jadi, katanya, misalkan keputusan itu memenangkan Capres-Cawapres yang diusung partainya, tentu hasil tersebut akan disambut gembira. “Karena hasil itu yang memang kita harapkan,” tandas Suawah.
 
 
Tapi lanjutnya, kalau pun putusan MK tidak memenangkan Prabowo-Sandi, juga akan diterima. Karena hasil itu adalah bagian dari demokrasi, dimana demokrasi harus ada yang menang dan ada yang kalah.
 
 
“Yang menang kita syukuri sebagai mandat rakyat. Yang kalah, ya kita anggap ini adalah bagian yang musti kita terima, kita akan terima,” sebut Suawah.
 
 
Memang, salah satu materi yang disengketakan kubu Capres-Cawapres nomor urut 02 adalah menolak hasil pleno KPU RI yang memenangkan Capres-Cawapres nomor urut 01. Namun partainya akan taat dengan hasil putusan MK nanti karena putusan tersebut bersifat final.
 
 
“Sudah tidak ada langkah hukum lainnya yang bisa kita tempuh, itu yang paling terakhir. Secara otomatif harus diakui,” terang caleg DPRD Sulut dapil Manado ini.
 
 
Sebagai pimpinan partai di tingkat Provinsi, dia menghimbau kepada keluarga besar Partai Gerindra, pendukung Prabowo-Sandy dan seluruh masyarakat Sulut untuk menjaga persatuan, persaudaraan antara sesama anak bangsa.
 
 
Katanya, jangan menjadikan ajang Pemilu atau ajang pesta demokrasi ini untuk memisahkan satu dengan yang lain. “Justru setelah Pemilu, setelah berdemokrasi, kita melanjutkan hidup bersama keluarga, tetangga, masyarakat dan lain-lain,” tambahnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
07 Dec 2019 / dibaca 294 kali
MANADO (BK) : Legislator Jeane Laluyan melaksanakan reses pertamanya sebagai anggota DPRD Kota Manado di lantai 5 itCenter, Kelurahan Wenang...
Politik
07 Dec 2019 / dibaca 240 kali
MANADO (BK) : Meski berada di pusat atau tengah-tengah Kota Manado, daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Wenang dan Wanea bukanlah tanpa...
Politik
06 Dec 2019 / dibaca 263 kali
MANADO (BK) : Anggota DPRD Kota Manado, Jurani Rurubua mempublikasikan dana reses yang digunakannya saat pelaksanaan reses yang dilaksanakan...
Politik
06 Dec 2019 / dibaca 282 kali
MANADO (BK) : Reses anggota DPRD Manado, Jurani Rurubua, mengungkap fakta. Sebanyak 12 anak kurang mampu ternyata disekolahkan oleh...
Politik
06 Dec 2019 / dibaca 207 kali
MANADO (BK) : Srikandi PDIP, Rosalita Manday mengungkap, semenjak menjadi anggota DPRD Kota Manado, dirinya sempat mengalami vertigo....
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.