Politik

Hanura-PAN Linglung, Buka Pendaftaran Tapi Akhirnya Gabung Koalisi Gerindra

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Monday, 08 June 2015 06:45   550 kali
MANADO (BK): Sejumlah kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan Hanura di Sulawesi Utara mengaku kecewa dengan sikap yang diambil oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kota Manado 2 partai tersebut, yang memilih bergabung dengan koalisi Gerindra untuk Pemilihan Walikota Manado.
 
Para kader dan simpatisan ini menganggap, pengurus DPC Manado telah linglung, sehingga bergabung dalam koalisi yang dideklarasikan di Hotel Aston Manado pekan lalu bersama dengan Gerindra, Golkar, PKPI dan PKS tersebut.
 
"Kenapa kami kader dan simpatisan PAN bilang kalau para pengurus DPC linglung, karena masuknya PAN dalam koalisi tersebut, membuat partai ini terlihat seperti main-main dalam Pilkada. Pasalnya, kan PAN sudah buka pendaftaran sendiri sejak bulan kemarin," kata beberapa kader PAN yang menghubungi beritakawanua.com, Minggu 7 Juni 2015 malam.
 
Para kader yang meminta namanya untuk tak dipublish dulu, menyebutkan mereka kecewa karena sudah pasti PAN akan dianggap melecehkan para calon kepala daerah yang sudah mendaftar di partai tersebut.
 
"Kami terus terang kecewa, mengingat yang mendaftar di PAN bukan hanya kader seperti pak Ayub Ali tapi ada pihak luar seperti Syarifuddin Saafa dan Esther Lambey. Tapi kenapa tampil full team mendukung koalisi Gerindra," kata para kader ini.
 
Sayangnya Ketua DPD PAN Kota Manado Boby Daud masih belum bisa dikonfirmasi mengenai bergabungnya PAN dalam koalisi, padahal mereka telah membuka pendaftaran bakal calon terlebih dahulu.
 
Sama halnya dengan di tubuh Hanura. Kader merasa jika manuver yang dilakukan untuk bergabung dengan koalisi Gerindra, sebagai bentuk pelecehan partai yang memiliki 4 kursi di DPRD Manado yang telah membuka pendaftaran sendiri.
 
"Secara trah juga, Hanura kan dari awal itu berbeda dengan Gerindra. Mulai dari Koalisi di pusat hingga pada pelaksanaan koalisi di DPRD Manado lalu. Tapi kenapa justru menjadi bayang-bayang sekarang. Entah apa yang dipikirkan pengurus partai ini," kata beberapa kader yang mengaku akan terus mempertanyakan mengenai koalisi tersebut hingga ke tingkat DPP.
 
Sementara, Ketua Hanura Manado Revani Parasan menyebutkan jika dirinya belum bisa memberikan komentar lebih mengenai hal tersebut, mengingat ada pimpinan lebih tinggi yakni DPD Sulawesi Utara yang lebih berhak menjelaskan mengenai koalisi bersama dengan Gerindra tersebut.
 
"Kita lihat perkembangannya bagaimana," kata Revani singkat.
 
(tim beritakawanua)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
14 May 2019 / dibaca 257 kali
Komisioner KPU dan Bawaslu Sulut pada rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu nasional digelar Komisi Pemilihan...
Politik
09 May 2019 / dibaca 2068 kali
MANADO (BK): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara melalui Divisi Hukum, Data dan Informasi Supriyadi Pangellu SH,...
Politik
08 May 2019 / dibaca 267 kali
MANADO (BK) : Apresiasi terhadap kinerja KPU Sulut terus bertambah. Alasannya, tahapan Pemilu berjalan aman dan lancar, dimulai dari...
Politik
08 May 2019 / dibaca 205 kali
MANADO (BK) : KPU menggelar pleno penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Hotel Sintesa Peninsula Manado,...
Politik
08 May 2019 / dibaca 257 kali
MANADO (BK) : Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Sulawesi Utara (Sulut), Mochtar Parapaga menilai pemilu di Sulut...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.