Politik

Hindari Isu SARA di Pilpres 2019, Aparat dan Masyarakat Diminta Bersinergi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 July 2018 21:00   213 kali
(gambar : istimewa)
MANADO (BK) : Meski dilarang dalam Undang-undang Pemilu, Politik SARA, uang dan isu Hoaks masih menjadi persoalan yang kemungkinan akan digunakan pada Pemilu 2019.
 
 
“Memang tak bisa dipungkiri, di setiap Pemilu pasti akan ada kampanye hitam,” ujar Joseph Pati, Tokoh Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) kepada beritakawanua.com, Rabu (4/7/2018).
 
 
Bahaya isu SARA dalam pemilu, katanya, memiliki efek jangka panjang yang bisa menimbulkan perbedaan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu peran pihak keamanan, dalam hal ini Polri dan TNI harus bisa mencermati secara jeli tentang ruang-ruang yang dipakai untuk penyebaran kampanye hitam tersebut.
 
 
“Oleh karena itu harus bisa dideteksi dari awal sehingga tidak berkembang, bahkan kalau bisa dieliminir sampai benar-benar tidak ada,” kata Pati.
 
 
Menurut mantan anggota Komisi III DPR RI periode 2004 – 2009 ini, situasi sekarang ini sangat memungkinkan terjadinya penyebaran kampanye hitam jelang Pileg dan Pilpres 2019. Media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram serta lainnya, sangat terbuka dan tidak dibatasi oleh ruang.
 
 
“Keterbukaan inilah yang perlu ditingkatkan pengawasan dan pengendaliannya. Di sinilah akan terlihat peran aparat keamanan yang sebenarnya,” tandas Pati.
 
 
Masyarakat juga dimintanya untuk turut bersinergi dengan aparat keamanan. Dia menghimbau masyarakat harus bisa melihat secara kolektif dan objektif informasi yang diterima. “Tentunya lebih penting harus mawas diri,” sambungnya.
 
 
Mengenai Provinsi Sulut dijadikan tolak ukur Pemilu berlangsung aman dan damai, pentolan Partai Golkar yang mengenyam 4 periode sebagai anggota DPRD Sulut ini menyebut dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung di 6 Kabupaten dan Kota.
 
 
“Saya rasa tidak akan terjadi hal-hal yang mencolok. Riak-riak kecil pasti ada, tapi yang mengganggu stabilitas tentu tidak akan terjadi,” tegasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
25 Apr 2018 / dibaca 230 kali
MANADO (BK): Mantan Rektor Universitas Negeri Manado, Philoteus Kuerah, ikut meramaikan bursa calon anggota DPD RI. Kuerah mendatangi KPU...
Politik
25 Apr 2018 / dibaca 199 kali
MANADO (BK) : Pegiat lingkungan dan HAM, Jull Takaliuang mendatangi KPU Sulut untuk mendaftar calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Rabu...
Politik
24 Apr 2018 / dibaca 160 kali
MANADO (BK): Stevanus BAN Liow kembali mendaftar untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Calon petahana ini mendatangi KPU...
Politik
09 Apr 2018 / dibaca 712 kali
MANADO (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia akan memanggil sekaligus memeriksa tim seleksi (timsel) anggota Komisi Pemilihan...
Politik
23 Mar 2018 / dibaca 221 kali
TATELI (BK): Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh meminta pasangan calon kepala daerah yang diusung partainya, harus berkompetisi secara fair...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.