Politik

HMI Manado Tetap Jaga Independensi di Pemilu 2019

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 30 October 2018 21:40   351 kali
MANADO (BK) : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado tetap akan menjaga independensinya pada Pemilu 2019. Hal ini menepis anggapan bahwa banyak alumni HMI yang masuk dalam lembaga-lembaga politik dan pemerintahan.
 
 
Seperti dikatakan ketuanya, Iman Karim. Iman menyebut HMI Cabang Manado tidak berafiliasi dengan pemerintah karena menganggap pemerintah harus menaungi semua aspirasi dari organisasi-organisasi yang ada.
 
 
“Mungkin ini poin klarifikasinya. Tidak ada afiliasi ataupun tidak ada perbedaan yang hanya berat ke HMI saja. Pemerintah harus ‘check and balance’ dengan organisasi lain,” ujarnya saat bersua dengan beritakawanua.com di Cafe Warong Kobong, Jl. Pomorow Manado, Selasa (30/10/2018).
 
 
Menurut mahasiswa Pasca Sarjana jurusan Pemerintahan Daerah di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, HMI masih tetap mempertahankan sifat independen dan tidak memihak kepada siapapun. Tafsiran ini lanjutnya, sudah tercantum dalam Anggaran Dasar (AD) HMI pada Pasal 6 yaitu HMI bersifat independen.
 
 
“Sifat independen itu membuat kami cenderung pada kebenaran. Jadi independensi ini cenderung pada kebenaran,” katanya.
 
 
Meskipun lanjutnya, seperti dalam tafsiran independen organisatoris dan etik, dipersilahkan kepada kader-kader HMI untuk objektif, bebas dan merdeka. Artinya, kalau pun dalam momentum politik, itu diberikan kemerdekaan kepada setiap kader untuk menentukan pilihannya.
 
 
“Tetapi bukan berarti harus terlibat langsung dalam proses-proses penyelenggaraan ataupun dalam proses Pemilu yang ada,” tegas mantan Plt Ketua Senat Fakultas Hukum Unsrat di tahun 2015 lalu.
 
 
Ketua HMI Cabang Manado, Iman Karim. (dok : istimewa)
 
 
 
Iman kemudian mengatakan, HMI terus berusaha hadir untuk memberikan sumbangsih terhadap negara dalam ruang-ruang yang tidak dibatasi dengan persoalan. Apalagi saat ini, isu-isu yang sering dimainkan adalah politik identitas.
 
 
Dia menyesalkan politik identitas yang hingga hari ini sering dimunculkan, karena berdampak pada masyarakat hingga mengganggu kestabilan negara. “Karena itu HMI disini juga hadir untuk menstabilkan persoalan negara,” tandasnya.
 
 
Mengenai adanya kader-kader HMI yang terlibat politik praktis, menurutnya, perlu dipertegas kembali dengan pemberian pemecatan secara organisatoris,serta sanksi yang jelas. Dan hingga saat ini, terus menekan kadernya untuk tidak terlibat dalam politik praktis.
 
 
“Kalaupun sifatnya dalam proses penyelenggaraan kayak membantu peran-peran dari Bawaslu dan KPU, itu kita masih bisa. Tetapi kalau untuk terjun langsung ke partai politik, ke caleg dan juga tim-tim dari capres-cawapres, itu diluar daripada instruksi himpunan dan akan diberikan sanksi,” jelas Iman.
 
 
“Pada intinya, hari ini HMI tetap independen dan mendukung Pemilu yang damai tanpa perbedaan suku, agama dan ras. Saya pikir, sudah menjadi tugas dari HMI untuk menjaga toleransi yang ada di Kota Manado sampai Pemilu 2019 berlangsung aman dan sukses,” pungkasnya.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Politik
Politik
01 Jan 2019 / dibaca 171 kali
MANADO (BK) : Bawaslu Provinsi Sulut dan Kabupaten/Kota, siap melakukan pengawasan langsung terhadap proses penyampaian dan kepatuhan peserta...
Politik
21 Dec 2018 / dibaca 229 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) RI menunggu sikap Ketua Partai Hanura Oesman Sapta Odang ( OSO ) hingga hari ini berakhir...
Politik
06 Dec 2018 / dibaca 235 kali
  LIPUTAN KHUSUS     MANADO (BK) : Memasuki masa reses ketiga, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...
Politik
26 Nov 2018 / dibaca 295 kali
MANADO (BK) : DPRD Manado dan Pemerintah Kota Manado menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)...
Politik
22 Nov 2018 / dibaca 255 kali
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.