Politik

Keberhasilan Pembangunan Indikator Meningkatnya Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 04 July 2018 19:50   244 kali
Joseph Pati. (foto : fb)
MANADO (BK) : Partisipasi pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Sulawesi Utara (Sulut), diperkirakan akan mengalami peningkatan. Hasil Pilkada Serentak 2018 di 6 Kabupaten dan Kota menjadi tolak ukurnya.
 
 
Tokoh Masyarakat Sulut, Joseph Pati menyebut ada beberapa indikator kenaikan partisipan pemilih pada Pemilu 2019 nanti. Diantaranya adalah keberhasilan pembangunan.
 
 
Dia mengatakan, keberhasilan pembangunan yang kini dirasakan oleh seluruh masyarakat, mengakibatkan masyarakat akan bersedia menyalurkan hak pilihnya. Kemudian sosialisasi tentang Pemilu 2019 yang harus dilakukan sebaik-baiknya oleh Partai-partai Politik peserta Pemilu.
 
 
“Sosialisasi itu dimaksudkan agar masyarakat mengerti perannya dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang,” ujarnya di Manado, Rabu (4/7/2018).
 
 
Mantan anggota DPRD Sulut 4 periode dari Partai Golkar ini mengatakan, jika dilihat dari percaturan politik saat ini, dia mengharapkan Pileg dan Pilpres akan berlangsung secara demokratis, terbuka dan bisa terlaksana dengan aman dan damai.
 
 
“Tentu setiap agenda punya kegiatan sendiri masing-masing, tapi itu sudah bisa kita ketahui dari Pilkada 2018 ini yang hampir dikatakan tidak terjadi sesuatu yang merusak citra demokrasi,” lanjut Joseph Pati.
 
 
“Oleh karena itu, saya optimis Pemilu 2019, suasana seperti itu bisa terjadi dan terpelihara dengan baik, sehingga suasana demokrasi yang kita akan hadapi akan terjadi dengan sangat baik,” pungkas eks anggota Komisi III DPR RI Periode 2004 – 2009 ini.
 
 
Senada, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulut, Ardilles Mewoh membenarkan adanya peningkatan rasio partisipan pemilih. Dimana, jumlah pemilih pada Pilkada Serentak 2015 yang hanya berkisar 70 persen, meningkat hingga di atas 80 persen pada Pilkada Serentak 2018 di 6 Kabupaten dan Kota.
 
 
“Peningkatannya cukup signifikan, bahkan di Kabupaten Bolmut, partisipasi pemilih mencapai 87 persen, jauh di atas rata-rata Nasional yang hanya 80 persen,” ujar Ardilles.
 
 
Ardilles juga menyebut, selain sosialisasi yang terus menerus dilakukan penyelenggara Pemilu, Partai Politik juga punya peran melalui sosialisasi bakal calon yang diajukan pada pemilihan.
 
 
“Juga masyarakat yang makin cerdas dan sadar untuk tetap menyalurkan hak suaranya,” imbuh Ardilles.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Politik
Politik
23 Mar 2018 / dibaca 211 kali
TATELI (BK): Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh meminta pasangan calon kepala daerah yang diusung partainya, harus berkompetisi secara fair...
Politik
22 Mar 2018 / dibaca 237 kali
JAKARTA (BK) : Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo menyatakan diri merapat ke Partai NasDem. Tokoh Golkar yang pernah...
Politik
14 Mar 2018 / dibaca 253 kali
MANADO (BK) : Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Pangemanan memutuskan untuk maju sebagai Calon anggota legislatif (Caleg). Keputusan tersebut...
Politik
26 Feb 2018 / dibaca 327 kali
MANADO (BK): Calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memiliki standarisasi Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini terungkap pada...
Politik
14 Feb 2018 / dibaca 198 kali
MANADO (BK) : Ketua KPU Sulut, Yessy Momongan mendukung Deklarasi Bawaslu Sulut yang menolak dan melawan politik uang dan politisasi SARA...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.