Politik

KPU Temukan Nama Calon Meninggal Dunia pada Draf APK Partai Peserta Pemilu 2019

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 22 November 2018 21:13   199 kali
Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado. (foto : ist)
MANADO (BK) : KPU Sulut menemukan 2 partai peserta Pemilu 2019, masih mencantumkan nama calon yang telah dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT) pada design Alat Peraga Kampanye (APK). Sejumlah kesalahan penulisan juga masih terjadi.
 
 
Hal itu terungkap pada Rapat Pleno Terbuka Penyampaian Desain dan Materi APK Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (22/11/2018).
 
 
Partai Gerindra masih mencantumkan nama Almarhum Frangky Kowaas, korban gempa bumi Palu, dalam APK yang akan dicetak KPU. Begitu juga dengan Partai Hanura dengan mencantumkan nama Dely Mamonto SE yang sudah dilantik sebagai Sangadi di salah satu desa di Kabupaten Bolmong.
 
 
“Saya mengharapkan design itu dirobah, ada baiknya dikosongkan saja nomor urut mereka,” ujar Yessy Momongan, anggota Komisioner KPU Sulut.
 
 
Komisioner lainnya, Salman Saelangi juga meminta partai untuk segera melakukan perbaikan tulisan yang kurang dan salah. “Kalau bisa hari ini juga, biar cepat dicetak APK-nya,” tegasnya.
 
 
Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh mengatakan, ada ketentuan dalam PKPU tentang pembuatan APK. “Ada yang difasilitasi oleh KPU dan ada juga yang dibuat oleh masing-masing partai peserta pemilu,” ujar Ardiles.
 
 
Rapat pleno ini katanya untuk memastikan apakah desain dan materi APK yang dibuat oleh peserta Pemilu itu sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. Rapat juga dilakukan terbuka, supaya diawasi Bawaslu serta disaksikan seluruh partai peserta pemilu.
 
 
“Kita harus memastikan dalam APK tidak ada tulisan atau unsur-unsur yang memprovokasi, terkait Suku, Agama dan Ras. Juga kita pastikan APK nantinya harus ditempatkan pada titik yang telah ditentukan KPU,” terang Ardiles.
 
 
Nantinya juga, lanjut Ardiles, APK yang diproduksi oleh peserta pemilu harus diverifikasi apakah ada temuan pelanggaran. Jika memang ada, KPU akan menunggu rekomendasi untuk melakukan penertiban. “Tentunya dengan berkoordinasi dengan Bawaslu Sulut dan jajarannya,” pungkasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
20 Oct 2018 / dibaca 1428 kali
JAKARTA  (BK):  “Suka tidak suka, senang tidak senang kita harus akui kondisi kebangsaan kita saat ini berjalan mundur....
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 344 kali
MANADO (BK): Tingginya harga tarif retribusi parkir di Pasar Bersehati Manado, didengungkan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam...
Politik
11 Oct 2018 / dibaca 273 kali
MANADO (BK): Penetapan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib yang dibahas Panitia Khusus (Pansus) yang diketuai Benny Parasan, akhirnya disetujui...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 243 kali
MANADO (BK) : Partai Demokrat Sulut diyakini akan tetap solid, pasca hengkangnya Ketua DPD, Vecky Lumentut ke Partai Nasional Demokrat...
Politik
08 Oct 2018 / dibaca 331 kali
MANADO (BK) : Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Vecky Lumentut memilih menyeberang ke Partai Nasdem. Perpindahan itu ternyata tidak diikuti...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.