Politik

KPU Tunggu Surat Undur Diri OSO Malam Ini

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 21 December 2018 17:36   133 kali

JAKARTA (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menunggu sikap Ketua Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) hingga hari ini berakhir yakni pukul 23.59 WIB untuk menyerahkan salinan surat pengunduran diri dari partainya, jika tetap ingin menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu 2019.

 

"Masih ditunggu sampai beberapa jam ke depan," ujar Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat siang (21/12/2018).

 

Pramono yakin OSO bisa menyikapi secara bijak atas surat keputusan KPU yang telah dikirim pada 8 Desember 2018. Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari tiga putusan lembaga pengadilan terkait pencalegan OSO, yakni putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

 

Di dalam surat tersebut, KPU menyampaikan OSO harus mengundurkan diri dari kepengurusan partai Hanura jika namanya ingin dimasukan ke dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD Pemilu 2019.

 

Pramono mengatakan hanya dua pilihan bagi OSO yakni legawa menerima keputusan KPU tersebut dengan memilih mundur dari parpol lalu menjadi caleg atau tetap menjadi ketua umum Partai Hanura namun tidak menjadi caleg.

 

"Kami masih berprasangka baik bahwa Pak OSO bisa memberi contoh sikap kenegarawanan, bagaimana kita berpolitik harus berdasarkan landasan hukum yang benar, konstitusi yang tegak lurus," ujar Pramono.

 

Pramono mengatakan pihaknya harus segera menyelesaikan proses validasi surat suara. Tahapan selanjutnya terkait surat suara juga cukup panjang. Berdasarkan jadwal yang telah disusun KPU, kata Pramono, surat suara akan dicetak pada 2 Januari 2019. Karena itu KPU memberi batas waktu terkait pencalonan OSO, sehingga tidak menggangu tahapan.

 

"Kami harap (tahapan) tidak mundur lagi, pertaruhannya bisa lebih berat," ujarnya. Pramono membantah pihaknya tidak mengenyampingkan putusan PTUN dan MA. Menurutnya, dengan memberikan waktu bagi OSO hingga hari ini KPU berusaha mengakomodasi tanpa mengesampingkan seluruh putusan pengadilan baik MK, MA, maupun PTUN.

 

"Ini bagian dari kompromi kami atas putusan pengadilan," ujarnya.

 

(cnn/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Politik
Politik
28 Sep 2018 / dibaca 429 kali
JAKARTA (BK): Akhirnya alasan kepindahan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara, G.S.Vicky Lumentut (GSVL) ke Partai Nasdem dijawab...
Politik
28 Sep 2018 / dibaca 485 kali
MANADO (BK): Usai ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif peserta pemilu 2019, Ketua Partai Demokrat...
Politik
26 Sep 2018 / dibaca 263 kali
MANADO (BK) : Gesekan antar pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi - Ma’ruf serta Prabowo - Sandi, membuat suhu...
Politik
26 Sep 2018 / dibaca 4825 kali
MANADO (BK) : Deklarasi #2019GantiPresiden sempat dilontarkan anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Taha, beberapa waktu lalu. Politisi Partai...
Politik
26 Sep 2018 / dibaca 235 kali
MANADO (BK) : Pemilu adalah cara untuk menyeleksi kepemimpinan negara ini. Demikian dikatakan Syarifudin Saafa, Ketua DPW Partai Keadilan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.