Politik

Peran Pers Menentukan Kualitas Legislator Terpilih

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 07 August 2018 23:55   85 kali
MANADO (BK) : Media massa dan jurnalis menjadi bagian penting terhadap hasil dari pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 nanti. Kualitas pemimpin negeri, termasuk para legislator atau wakil rakyat yang nantinya akan terpilih, menjadi bagian tanggungjawab pers.
 
 
Hal ini diungkapkan Koordinator Pendidikan Tata Kelola Pemilu Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) DR Ferry Daud Liando pada diskusi bertajuk Media dan Jurnalis Menghadapi Pemilu 2019 yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado, Selasa (7/8/2018) sore.
 
 
“Salah jika Pemilu hanya menjadi tanggungjawab penyelenggara, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ini kolektif, pers dan media juga bertanggungjawab,” ujar Liando.
 
 
Ia meminta pers untuk memahami tiga hal penting dalam perannya di Pemilu. Pertama, pers harus tahu visi besar dari Pemilu, menguasai perundang-undangan serta menjaga independensi.
 
 
“Kedaulatan ada di tangan rakyat, tapi harus ada aktor-aktor politik yang dipilih untuk menjalankan kedaulatan rakyat tersebut. Di Pemilu inilah rakyat memilih aktor tersebut, dan pers harus mengawal agar rakyat jangan sampai salah memilih aktor yang akan mereka percayakan kedaulatannya,” terang Liando.
 
 
Ia juga menyentil soal kinerja Partai Politik (Parpol) yang gagal melakukan kaderisasi dan leadership yang baik. Hingga orang-orang yang terpilih bukan yang menghidupi parpol dan demokrasi tapi menjadi tempat mencari hidup.
 
 
“Contohnya ada beberapa parpol yang membuat iklan ajakan untuk nyaleg seperti lowongan pekerjaan. Ini tanggung jawab media, apakah aktor politik yang terpilih adalah orang yang tepat, paham membuat dan melaksanakan undang-undang serta tahu berpendapat,” tandas dia.
 
 
Komisioner KPU Sulut, Salman Sahelangi dalam pemaparannya pada diskusi yang digelar dalam rangka HUT AJI ke 24 tersebut, mengangkat tema Peran Media sebagai Jembatan Partisipasi Masyarakat Menuju Pemilu Berkualitas. Media massa dan jurnalis, katanya, adalah bagian dari stakeholder yang berperan menyukseskan Pemilu.
 
 
“Jangan sampai masyarakat berpendapat bahwa siapapun yang akan dipilih tidak akan berpengaruh bagi dirinya. Atau masyarakat lainnya hanya mengacu pada serangan fajar untuk memilih,” terang dia.
 
 
Sementara Ahli Pers Dewan Pers (DP), Yoseph Ikanubun mengatakan kondisi media di Sulut terpengaruh pada kepentingan politik dan penguasa. Apalagi kode etik menurut DP hanya 11 pasal.
 
 
“Kode etik kami di AJI berjumlah 21 dengan 54 kode perilaku yang menjadi panduan bagi anggota menjalankan tugas jurnalistiknya,” beber mantan Ketua AJI Manado dua periode tersebut.
 
 
Anggota Majelis Etik AJI Manado itu juga berharap pers, khususnya anggota AJI tetap berada di rel yang benar dalam melaksanakan tugas jurnalistik.
 
 
Sementara itu, Komisioner Komisi Informasi Propinsi (KIP) Sulut, Raymond Pasla juga menyatakan bahwa yang harus dikedepankan oleh jurnalis dalam menjalankan tugasnya di momen Pemilu adalah intergritas. Integritas itu harus berasal dari diri sendiri.
 
 
“Aturan, kode etik dan kode perilaku itu tidak akan cukup tanpa intergritas dari masing-masing jurnalis. Karena dulu ada begitu banyak wartawan yang idealis tapi sekarang sudah jadi industrialis,” tukasnya yang juga mantan Ketua AJI Manado itu.
 
 
Ia juga menambahkan AJI Manado bertanggungjawab menyebarkan idealisme yang ada di AJI untuk para jurnalis di daerah ini. “AJI Manado harus mampu menelorkan jurnalis-jurnalis yang memiliki idealisme dan intergritas,” kunci Pasla.
 
 
Ketua AJI Manado, Yinthze Lynvia Gunde menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber yang berbagi masukan-masukan, ilmu, saran dan kritik bagi para anggota AJI dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis.
 
 
“Ini tentu sangat bermanfaat bagi anggota-anggota AJI dan para jurnalis yang ikut dalam diskusi ini,” kata Lynvia yang didampingi Sekretaris AJI Manado,Fernando Lumowa.
 
 
Turut hadir dalam acara diskusi yang berlangsung sekitar 3 jam lebih itu, Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda, para jurnalis dari berbagai media massa dan pers mahasiswa Unsrat serta Politeknik.
 
 
(acha/bk-8)
 
Komentar ()
Berita Politik
Politik
05 Jul 2018 / dibaca 386 kali
MANADO (BK) : Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan fraksi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Selain...
Politik
04 Jul 2018 / dibaca 237 kali
MANADO (BK) : Meski dilarang dalam Undang-undang Pemilu, Politik SARA, uang dan isu Hoaks masih menjadi persoalan yang kemungkinan akan...
Politik
04 Jul 2018 / dibaca 279 kali
MANADO (BK) : Partisipasi pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Sulawesi Utara (Sulut),...
Politik
29 Jun 2018 / dibaca 473 kali
MENJELANG pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Utara, volume kerja dari Ketua Badan...
Politik
25 Jun 2018 / dibaca 223 kali
MANADO (BK) : Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Rapat Kerja (Raker) terkait persiapan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Sulawesi Utara,...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.