Politik

Pingkan Reses tanpa Pemerintah, Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pedagang

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 08 March 2019 15:44   94 kali
MANADO (BK) : Peran sebagai wakil rakyat benar-benar ditunjukkan oleh Theresia Pingkan Nuah. Anggota DPRD Kota Manado ini tetap menjalankan reses pertamanya di tahun 2019 tanpa dihadiri pemerintah terkait.
 
 
Pingkan melaksanakan reses di kompleks jalan paving, Kelurahan Pakowa Lingkungan I Kecamatan Wanea, Kamis (7/3/2019) malam. Pemerintah yang diundangnya seperti Dinas PUPR, Dinas Sosial, PLN, PT Air dan Camat Wanea, tidak hadir.
 
 
“Seperti Camat, sudah saya konfirmasi sejak siang katanya akan datang dengan lurah, tapi hingga sekarang tidak muncul. Tapi tidak apa-apa, saya tetap akan mengawal aspirasi masyarakat melalui reses ini,” ungkap Pingkan.
 
 
Dari resesnya ini, berbagai macam permasalahan diungkapkan masyarakat. Tapi yang paling banyak dikeluhkan adalah persoalan bea atau tarif berjualan di pasar yang naik hingga 100 persen. Kebetulan Srikandi PDIP ini memilih reses di lokasi permukiman pedagang pasar.
 
 
Seperti diungkapkan oleh Yopi, salah seorang pedagang yang mengeluhkan retribusi ditarik 2 kali, pagi dan malam. Tidak berjualan pun tetap ditagih oleh petugas.
 
 
“Biasanya kami hanya membayar Rp20 ribu sehari, tapi kini sudah jadi Rp40 ribu, pagi dan malam. Kami juga tetap membayar biarpun sedang tidak berjualan,” keluh Yopi.
 
 
Pingkan pun menjawab kenaikan retribusi pasar memang sudah di-Perda-kan oleh Pemerintah Kota Manado beberapa waktu lalu. Meski pun begitu, tarif retribusi tidak harus ditagih semena-mena oleh petugas PD Pasar. Dia menduga adanya pungutan liar yang dilakukan oleh petugas.
 
 
“Terkait bea dan tarif retribusi ini, saya akan memanggil Direksi PD Pasar untuk hearing,” tukasnya.
 
 
Sementara keluhan mengenai adanya beberapa titik lampu penerangan jalan yang telah padam, srikandi PDIP ini meminta masyarakat untuk menghubungi PLN setempat. “Tapi kalau memang tidak ditindaklanjuti, saya yang akan komunikasikan sendiri ke PLN agar mereka bisa memperbaiki instalasi listriknya,” tegas Pingkan.
 
 
Mengenai masyarakat yang belum memiliki KIS dan BPJS atau yang menyangkut dengan masalah kesehatan masyarakat yang belum mencakup seluruh warga Kota Manado, diapun mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan pendataan, agar masyarakat bisa tercover dengan program pemerintah itu.
 
 
"Saya akan meminta pemerintah untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat dan kemudian laporan itu yang nantinya akan diberikan kepada Dinas Sosial intuk ditindaklanjuti," tandasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
22 Nov 2018 / dibaca 244 kali
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa...
Politik
22 Nov 2018 / dibaca 248 kali
MANADO (BK) : KPU Sulut menemukan 2 partai peserta Pemilu 2019, masih mencantumkan nama calon yang telah dicoret dari Daftar Calon Tetap...
Politik
14 Nov 2018 / dibaca 144 kali
MANADO (BK) : Steven Rende SH MH resmi menggantikan Micahel Tandirerung AP MSi sebagai Sekretaris DPRD Manado. Meski berstatus Pelaksana...
Politik
01 Nov 2018 / dibaca 324 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah melantik lima orang tim seleksi untuk KPU Kabupaten Talaud, di Jakarta, Rabu...
Politik
30 Oct 2018 / dibaca 346 kali
MANADO (BK) : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado tetap akan menjaga independensinya pada Pemilu 2019. Hal ini menepis anggapan bahwa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.