Politik

Reses Lily Binti, DBD dan Infrastruktur jadi Aspirasi Masyarakat Tingkulu

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 07 March 2019 09:12   52 kali
Ketua Komisi III DPRD Kota Manado, Lily Binti saat menggelar reses di Kelurahan Tingkulu Kecamatan Wanea. (foto : acha)
MANADO (BK) : Infrastruktur masih menjadi langganan utama keluhan masyarakat. Hal itu terungkap pada reses Ketua Komisi III DPRD Kota Manado, Lily Binti di Kelurahan Tingkulu Lingkungan II Kecamatan Wanea, Rabu (6/3/2019).
 
 
Hardiyanto misalnya yang mengeluhkan jalan yang menghubungkan Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, tepatnya dekat terowongan Ringroad yang penuh berlobang. “Akses jalan itu sering terjadi kecelakaan karena jalannya berlobang, jika tidak diperbaiki akan lebih banyak lagi korban di jalan itu,” keluhnya.
 
 
Tokoh masyarakat Tingkulu, Bapak Rompas, meminta adanya peran wakil rakyat untuk memperhatikan penerangan jalan yang berada di lingkungannya. Masyarakat sempat berswadaya dan mendapatkan 8 tiang listrik, tapi 2 titik lampu dalam keadaan padam.
 
 
Dia juga meminta agar tarif pembayaran listriknya dibebani kepada pemerintah, karena sebelumnya untuk pembayarannya dibebani kepada warga yang tepat berada dekat tiang yang dipasang.
 
 
“Memang memberatkan sekali, seharusnya warga mendapatkan penerangan jalan, karena Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 10 %, ikut dimasukkan pada saat membayar tagihan listrik,” tandas Rompas.
 
 
Sebagai ibu rumah tangga, Deybie dan Adeline Moningka lebih mengemukakan permasalahan kesehatan. Keduanya mempertanyakan penyakit demam berdarah yang telah dirasakan 4 warga serta program kartu sehat dari pemerintah Kota Manado.
 
 
“Karena sudah ada korban demam berdarah disini, ada baiknya pemerintah memfogging wilayah Tingkulu ini,” kata Adeline.
 
 
“Jika pemerintah tidak bisa mengcover seluruh warga dalam program kesehatan seperti BPJS, apakah lebih baik jika yang dicover lebih dulu adalah warga lanjut usia (lansia). Mereka yang lebih pantas, karena dari sisi usia sudah tidak produktif atau tidak lagi bekerja,” sambung Deybie.
 
 
Menanggapi keluhan-keluhan masyarakat itu, srikandi Partai Golkar ini berjanji akan mengawalnya melalui lembaga yang menaunginya. “Kami sudah mencatat semua keluhan warga untuk dibawa dalam pembahasandi DPRD Manado,” ungkap Binti.
 
 
Keluhan-keluhan itu, lanjutnya, akan dikoordinasikan dengan dinas terkait, seperti perbaikan jalan oleh Dinas PUPR, kemudian program kesehatan gratis oleh Dinas Sosial, BPJS dan Dinas Kesehatan.
 
 
“Akan saya koordinasikan, tentunya melalui tahapan-tahapan yang berlaku. Misalnya pendataan dari kelurahan hingga dinaikkan ke tingkat yang lebih tinggi agar ditindaklanjuti,” pungkas Lily Binti.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
22 Nov 2018 / dibaca 244 kali
MANADO (BK) : MM, calon legislatif (caleg) Kabupaten Sangihe pada Pemilihan Legislatif 2019, tertangkap mengedarkan uang palsu. Warga Desa...
Politik
22 Nov 2018 / dibaca 248 kali
MANADO (BK) : KPU Sulut menemukan 2 partai peserta Pemilu 2019, masih mencantumkan nama calon yang telah dicoret dari Daftar Calon Tetap...
Politik
14 Nov 2018 / dibaca 144 kali
MANADO (BK) : Steven Rende SH MH resmi menggantikan Micahel Tandirerung AP MSi sebagai Sekretaris DPRD Manado. Meski berstatus Pelaksana...
Politik
01 Nov 2018 / dibaca 324 kali
JAKARTA (BK): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah melantik lima orang tim seleksi untuk KPU Kabupaten Talaud, di Jakarta, Rabu...
Politik
30 Oct 2018 / dibaca 346 kali
MANADO (BK) : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado tetap akan menjaga independensinya pada Pemilu 2019. Hal ini menepis anggapan bahwa...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.