Politik

Saerang: DPC Selalu Ingatkan Caleg Gerindra Soal Langgar Aturan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 15 November 2013 11:43   345 kali
MANADO (BK): Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Manado Apriano Ade Saerang mengaku jika pihaknya selalu mengingatkan kepada seluruh Calon Legislatif asal Gerindra untuk tak melanggar aturan yang telah ditetapkan. Menurut Saerang, dalam setiap kesempatan rapat dengan para caleg, pihak DPC selalu menginstruksikan untuk tidak melakukan pelanggaran kampanye yang ada. "Apalagi dengan adanya Perwako, PKPU dan surat edaran KPU Manado, kami selalu ingatkan di rapat-rapat," kata Saerang. Namun, menurut Saerang selama ini dirinya belum mendapat informasi calon legislatif mana yang melakukan pelanggaran. "Tapi hingga saat ini belum ada laporan caleg gerindra lakukan pelanggaran," kata Saerang. Sekadar diinformasikan, Caleg asal Gerindra tercatat melakukan paling banyak pelanggaran. Nama-nama yang melakukan pelanggaran antara lain Denny A Pascoal, Audy Lieke, Wenny Warouw dan beberapa nama lainnya. (jusuf kalalo)
Komentar ()
Berita Politik
Politik
29 Nov 2014 / dibaca 94 kali
JAKARTA (BK):   Kondisi Partai Golkar yang terpecah belah jelang Munas IX di Bali bukan hanya merupakan pertarungan dua kubu melainkan...
Politik
26 Nov 2014 / dibaca 82 kali
JAKARTA (BK): Kubu Agung Laksono bergerak cepat. Setelah membentuk Presidium Penyelamat Partai, Agung Laksono Cs mengusai kantor DPP Partai...
Politik
26 Nov 2014 / dibaca 60 kali
JAKARTA (BK): Pernyataan Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdijatno yang meminta Polri agar tidak memberikan izin penyelenggaraan Munas Partai...
Politik
26 Nov 2014 / dibaca 143 kali
MANADO (BK): Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Pengawas (Panwas) Pemilihan Gubernur,  Wali Kota dan Bupati wilayah Sulawesi Utara, DR....
Politik
16 Nov 2014 / dibaca 283 kali
MANADO (BK):  Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Utara, Herwyn Malonda, mengatakan pendaftaran calon pengawas (panwas)...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2014 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.