Politik

Sepekan, Sulut Digoyang Aksi Unjuk Rasa

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 17 May 2017 16:48   584 kali
Foto : Aksi unjuk rasa mahasiswa di Unsrat Manado. (Ist)

MANADO (BK): Sulawesi Utara (Sulut) sedang dilanda demam unjuk rasa. Dalam sepekan, sudah beberapa unjuk rasa dan aksi damai.

 

Sejuta Lilin untuk Ahok di Jalan Pierre Tendean (Boulevard) Manado, mengawali aksi pertama, Rabu (10/5/2017) malam. Aksi ini sebagai bentuk protes hukuman dua tahun penjara yang diterima mantan Gubernur Jakarta ini.

 

Aksi yang sama kemudian menyebar di hampir seluruh wilayah di Sulut, keesokan harinya. Tercatat, Amurang, Tomohon, Langowan, Kotamobagu dan Tondano menggelar aksi damai Pasang Lilin untuk Ahok.

 

Kedatangan Fahri Hamzah di Manado juga disambut aksi besar-besaran ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat di Bandara Sam Ratulangi, Sabtu (13/5/2017). Wakil Ketua DPR RI ini dicekal karena pejabat negara ini dianggap intoleran.

 

Fahri memang mempunyai agenda kerja di Manado. Salah satunya memberi ceramah kepada mahasiswa KA KAMMI. Agenda yang seharusnya dilaksanakan di salah satu Cafe, akhirnya dipindahkan ke Kantor Gubernur Sulut.

 

Massa yang mengetahuinya kemudian menggeruduknya ke kantor yang berada di bilangan Jalan 17 Agustus hingga berujung bentrok dengan aparat kepolisian. Fahri akhirnya membatalkan beberapa agenda dan memilih kembali pulang ke Jakarta.

 

Sehari kemudian (Minggu), aksi unjuk rasa damai dilakukan di Kota Bitung. Ratusan massa berkonvoi di jalan menyuarakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati.

 

Aksi unjuk rasa kembali menggoyang Kantor Gubernur Sulut, Senin (15/5/2017). Dua kelompok massa berorasi meminta Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw mengklarifikasi kedatangan Fahri Hamzah di Manado.

 

Pada aksi ini sempat beredar isu Deklarasi Minahasa Merdeka. Namun sampai berakhirnya unjuk rasa, isu tersebut tidak terjadi.

 

Hari ini, ribuan mahasiswa juga melaksanakan aksi damai bertajuk NKRI Harga Mati. Demo hanya berlangsung sebentar di depan Kantor Pusat Unsrat Manado. Sebelumnya mahasiswa melaksanakan aksi long march mengelilingi kampus.

 

Segelintir dosen dari berbagai perguruan tinggi juga ikut berdemo di Kantor Dewan Provinsi Sulut. Mereka lalu diajak berdialog oleh Wakil Ketua Deprov, Wenny Lumentut bersama Meiva Salindeho dan Teddy Kumaat.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Politik
Politik
22 Dec 2017 / dibaca 276 kali
MANADO (BK): Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Herywn Malonda mengatakan, keterlibatan pers atau media dalam proses pengawasan Pemilu...
Politik
18 Dec 2017 / dibaca 276 kali
MANADO (BK): Ketua Bawaslu Sulawesi Utara, Herwyn J.H. Malonda melantik Soleman Hanny Kalangi sebagai anggota Panwaslu Kabupaten Minahasa...
Politik
30 Nov 2017 / dibaca 337 kali
MANADO (BK): Kepengerusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara periode 2015-2020 (Sulut) terpilih Christiany Eugenia...
Politik
25 Nov 2017 / dibaca 347 kali
MANADO (BK): Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Manado menggandeng wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengawasi...
Politik
07 Nov 2017 / dibaca 452 kali
MANADO (BK): Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar uji kelayakan dan kompetensi secara terbuka untuk para bakal calon legislatifnya...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.