Politik

Tapada: AJP masih Bermasalah di Internal Golkar

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Tuesday, 20 August 2019 11:27   765 kali
Adrian Tapada

MANADO (BK): Wakil Ketua Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara, Adrian Tapada mengatakan, sejak awal sudah diingatkan pencalonan Adrian Joppie Paruntu (AJP) sebagai calon anggota legislative (caleg) DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Utara bermasalah.

 

Namun karena ibunya Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, AJP dipaksa masuk caleg untuk DPR RI. Pencalonan AJP boleh dikata menyalahi atau tabrak aturan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar. Ia menjelaskan, caleg Golkar untuk DPR RI minimal lima tahun harus menjadi pengurus Golkar dan menimal menempuh jalur pendidikan Strata 1. “Hal tersebut merupakan kriteria yang tidak dimiliki AJP sebagai caleg DPR RI. Tapi hal itu terkesan dipaksakan PG Sulut di Pileg kemarin. Saya menilai banyak caleg-caleg yang lain diperlakukan tidak fair oleh Ketua DPD 1 Golkar Sulut, Christiany E. Paruntu,” tegas Adrian Tapada dalam sebuah rilisnya, kemarin.

 

Rangkap Jabatan

Adrian Tapada juga menegaskan, Christiany E. Paruntu (CEP) telah menyalahi aturan dengan rangkap jabatan ketua. Bupati perempuan itu rangkap jabatan Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut dan Ketua DPD II Partai Golkar Minahasa Selatan (Minsel). Walaupun DPD II Golkar Minsel sudah ada Ketua Pelaksana Tugas (Plt), sesuai AD/ART Golkar maksimal enam bulan harus dilaksanakan Musda atau pengangkatan ketua definitive. Tapi sekarang masih belum ada.

 

Manajemen Partai Golkar di bawah Ketua CEP dinilai amburadul. Perolehan suara Golkar sewaktu Pileg anjlok. Adrian menduga penyebabnya Golkar tidak solid dan hanya mementingkan kepentingan pribadi untuk menyukseskan sanak saudara dan tidak mementingkan kejayaan partai.

 

“Pada Pemilu 2014 sewaktu dipimpin Stevanus Vreeke Runtu (SVR) Golkar dapat 9 kursi di DPRD Sulut. Sedangkan Pemilu 2019, Golkar yang diketuai CEP hanya dapat 7 kursi di DPRD Sulut. Karena CEP ditengarai hanya pentingkan kepentingan pribadinya bukan partai lagi,” jelas dia.

 

(bk-1)

 

 

Komentar ()
Berita Politik
Politik
08 May 2019 / dibaca 297 kali
MANADO (BK) : Respon positif terus mengalir dari sejumlah saksi pada pelaksanaan Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Hasil Pemilu 2019...
Politik
07 May 2019 / dibaca 170 kali
MANADO (BK) : Pleno penghitungan suara Pemilu 2019 masih sementara berlangsung. Namun proses rekapitulasi yang berlangsung di Sintesa...
Politik
06 May 2019 / dibaca 267 kali
MANADO (BK): Sejumlah saksi parpol mengapresiasi jalannya Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)...
Politik
01 May 2019 / dibaca 150 kali
MANADO (BK) : Dewan Perwakilan Rakyat Dewan (DPRD) Kota Manado melaksanakan Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang Pertama tahun 2019 dan...
Politik
27 Apr 2019 / dibaca 233 kali
MANADO (BK): Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara, Ardiles Mewoh mengatakan, KPU kabupaten/kota akan menggelar Pemungutan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.