Profil

Bripka Tri Purba, Bhabinkamtibmas yang Rela Pulang Malam untuk Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 21 November 2020 00:10   102 kali
Sosialisasi protokol kesehatan oleh Bripka Tri Purba kepada tukang ojek pengkolan di salah satu desa binaannya. (foto: koleksi pribadi)
 
 
 
 
MANADO (BK) : Menjadi seorang Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), tidaklah semudah seperti yang dibayangkan. Pengetahuan di bidang kemasyarakatan sangatlah diperlukan.
 
 
Akan banyak waktu digunakan oleh seorang Bhabinkamtibmas untuk menjalankan fungsinya sebagai polisi masyarakat di Desa atau Kelurahan.
 
 
Diantaranya melaksankan kunjungan atau menyambangi masyarakat untuk mendengarkan keluhan warga tentang permasalahan Kamtibmas dan kemudian memberikan penjelasan, penyelesaian keluhan, bahkan memelihara hubungan silaturahmi/persaudaraan.
 
 
Adalah Bripka Tri Purba, anggota Polsek Pineleng, Polresta Manado. Ia banyak merelakan waktunya kepada masyarakat karena menjadi seorang Bhabinkamtibmas.
 
 
Tak tanggung-tanggung, dia menjadi Bhabinkamtibmas di lima desa yang berada di Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Kelima desa tersebut adalah Desa Koha Induk, Desa Koha Timur, Desa Koha Barat, Desa Koha Selatan dan Desa Agotey.
 
 
Perlu diketahui, meski berada di Kabupaten Minahasa, tapi Kecamatan Mandolang masuk dalam wilayah hukum Polresta Manado. Satu kecamatan lain yang juga masuk wilayah hukum Polresta Manado adalah Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
 
 
Dimasa pandemi Covid-19, tugasnya pun semakin berat. Karena sebagai garda terdepan pencegahan penyebaran virus corona, ia harus melakukan sosialisasi mengenai kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
 
 
 
 
Bripka Tri Purba saat melaksanakan komunikasi sosial dengan warga untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Covid-19. (foto: koleksi pribadi)
 
 
Saat Polda Sulut mengkampanyekan Gerakan Sejuta Masker pada akhir September 2020 lalu, ia membagikan masker gratis kepada warga binaannya. Ia pun rela berjalan kaki karena beberapa rumah yang tidak bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor.
 
 
“Saat membagikan masker, saya mengajak warga untuk dapat melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Bripka Tri Purba.
 
 
Temui Banyak Kendala
 
 
Ayah dari Dhea dan Henok Purba ini selalu menyempatkan diri untuk bisa hadir pada pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan seperti kedukaan, ibadah pemakaman, pernikahan, HUT dan acara syukuran lainnya. Ia pun harus membagi waktunya agar lima desa binaannya bisa terlayani.
 
 
“Di saat-saat seperti itulah, saya bisa menyampaikan dan mengajak masyarakat untuk tidak lupa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
 
 
Memang banyak kendala yang selalu dihadapinya, karena wilayah desa binaannya yang berada di perbukitan. Ia pun harus mempersiapkan diri sejak pagi untuk bisa menjangkau setiap kegiatan di lima desa tersebut. Ketika kembali ke rumah, kadang sudah malam.
 
 
 
 
 
Selalu menyempatkan singgah ke warung-warung untuk mengingatkan kepada pemilik warung agar tetap menggunakan masker saat melayani pembeli. (foto: koleksi pribadi)
 
 
 
Untuk itu, setiap jadwal pertemuan yang ada di desa binaannya selalu dicatat di handphonenya dan diberi pengingat. Apalagi jadwal pertemuan yang diadakan di Balai Pertemuan Umum (BPU), karena bisa mengumpul warga yang rata-rata bekerja sebagai petani.
 
 
“Itulah kenapa saya terkadang pulang malam, karena biasanya pertemuan diadakan malam hari untuk menunggu warga pulang dari bertani,” tuturnya.
 
 
Sementara itu, kesempatan patroli juga digunakannya untuk menyempatkan bertatap muka sekaligus melaksanakan dialogis dengan masyarakat. Warung-warung disinggahinya. Begitu juga dengan Pangkalan Ojek karena merupakan tempat berkumpul warga.
 
 
Tujuannya, untuk memberikan edukasi mengenai bahaya virus corona dan bagaimana mencegah untuk tidak terjangkit. Caranya dengan menerapkan pola 3M yaitu Mencuci tangan sesering mungkin di air yang mengalir, Menggunakan masker dan Menjaga jarak.
 
 
“Hanya dengan cara itulah yang paling ampuh untuk menghindarkan dari Covid-19. Apalagi hingga saat ini belum ada obat untuk menangkal virus ini,” ungkap Bripka Purba.
 
 
Melayani lima desa memang terasa berat dan melelahkan. Tapi dia menyebut itulah tugas seorang Bhayangkara Polri. “Tugas sudah diamanatkan kepada saya, dan saya akan berupaya melaksanakannya dengan baik,” tutupnya.
 
 
Kapolsek Pineleng Iptu Gian Wiyatma mengatakan, pelaksanaan sosialisasi protokol kesehatan yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas di wilayahnya memang menjadi program Kapolresta Manado.
 
 
“Programnya adalah Bhabinkamtibmas Peduli Covid-19, diharapkan seluruh bhabinkamtibmas, dapat berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat dan mendukung pencegahan Covid-19,” tandasnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Profil
Profil
21 Jan 2019 / dibaca 782 kali
JAKARTA (BK): Pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ginanjar, meninggal hari ini, Ahad, 20 Januari 2019. Almarhum yang juga wartawan...
Profil
19 Jan 2019 / dibaca 958 kali
JAKARTA (BK): Selain soal pernikahan, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) juga diisukan bakal pindah agama mengikuti keyakinan calon...
Profil
02 Jan 2019 / dibaca 1528 kali
MANADO (BK): Anggota DPR RI, Jerry Sambuaga menggelar open house tahun baru, di Jalan Pomorow Kota Manado, Selasa (1/1/2019).  ...
Profil
23 Dec 2018 / dibaca 762 kali
MANADO (BK):  Anggota DPR RI, Djenri Keitjem melakukan reses menemui konstituen di Kota Manado, Minggu (23/12/2018).  ...
Profil
16 Oct 2018 / dibaca 1498 kali
MANADO (BK) : Nuansa bahasa Jepang hadir di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano, Kabupaten Minahasa sejak...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.