Religi

Ini Komposisi Terbaru ‘Gerakan Cinta Damai Sulut’ Usai Evaluasi

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 02 May 2018 00:15   568 kali
(foto : ist)
MANADO (BK) : Berkiprah sejak 2016 silam, Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS) akhirnya memiliki komposisi dalam struktur kepengurusan. Kepengurusan ini terbentuk dari pertemuan sejumlah elemen lembaga dan komunitas di Malalayang, Selasa (2/5/2018).
 
 
GCDS sendiri lahir untuk memperjuangkan semangat pluralisme, serta membangun perdamaian. Setelah sukses menggelar Festival Keberagaman, elemen dari berbagai lembaga dan komunitas ini terus memperkuat jejaring serta program-program menyentuh komunitas basis.
 
 
“Kita perlu mengevaluasi apa yang sudah dilakukan selama ini, dan kemudian merangcang program – program kedepannya,” kata Jull Takaliuang, Ketua Yayasan Suara Nurani Minaesa.
 
 
Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Manado, Muhamad Yakub mengatakan, semangat yang selama ini terbangun di GCDS kemudian perlu untuk lebih dikonkritkan dengan gerakan membangun jejaring yang lebih besar. Katanya, perlu dibentuk bidang-bidang untuk membagi tugas dan peran agar kerja GCDS lebih efektif.
 
 
“Mengapa? Agar apa yang dilakukan GCDS lebih terasa dan berpengaruh di masyarakat, termasuk pemerintah,” ungkap Yakub.
 
 
Sementara dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Tomohon, Denni Pinontoan menambahkan selain pembidangan, juga harus ada koordinator umum dan perangkat lainnya yang nantinya berperan mengkoordinasikan bidang dan kerja-kerja GCDS.
 
 
Pada pertemuan dengan nuansa kekeluargaan itu kemudian disepakati Struktur Kepengurusan GCDS untuk yang pertama yaitu :
 
 
Koordinator Umum : Yoseph E Ikanubun
Wakil Koordinator : Muhammad Yakub
Sekretaris : Linda Setiawati
Wakil Sekretaris : Mardiansjah Usman
Bendahara : Tahir dan Susan Mengko
 
 
Bidang Pendidikan : Deeby Momongan dan Taufani
Bidang Litbang : Denni Pinontoan dan Asep Abdul
Bidang Pengorganisasian : Rusli Umar dan Coco Jerico
Bidang Seni dan Budaya : Taufiq Bilfaqih dan Asri Rasjid
Bidang Kampanye Media : Agustinus Hari dan Yinthze Linvia Gunde.
 
 
“Untuk pertemuan selanjutnya akan diadakan di kantor DPD Sulut, Sabtu 12 Mei 2018. Diharapkan tiap bidang menyusun program dan kalender kerja untuk dibahas dan ditetapkan bersama,” ujar Ikanubun.
 
 
Perlu diketahui, sejumlah elemen yang ikut membangun GCDS antara lain, Gerakan Pemuda Ansor, Mawale Movement, Ingage, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sanubari Sulawesi Utara. Kemudian Persekutuan Perempuan Berpendidikan Teologi di Indonesia (Peruati), Lembaga Seni Budayawan Muslimin (Lesbumi), Aliansi Jurnalis Independen (AJI),  Yayasan Suara Nurani Minaesa (YSNM), LSM Swara Parangpuan Sulut, ABI Sulut, serta lembaga daan komunitas lainnya.
 
 
(acha/bk-8)
Komentar ()
Berita Religi
Religi
24 Jul 2018 / dibaca 448 kali
AMURANG (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel), menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dilaksanakan di gedung...
Religi
23 Jul 2018 / dibaca 562 kali
AIRMADIDI (BK): Umat Paroki Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara gembira  menerima obor dan Salib Yubelium 150...
Religi
09 Jul 2018 / dibaca 647 kali
MANADO (BK) : 30 Guru Agama Katolik berkumpul dalam pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) Agama Katolik di Aula Kantor Kementerian Agama...
Religi
10 Jun 2018 / dibaca 942 kali
MANADO (BK): Nobu Bank yang merupakan salah satu kelompok usaha Lippo Group berkantor di Hotel Aryaduta Manado menggelar buka puasa bersama...
Religi
08 Jun 2018 / dibaca 704 kali
MANADO (BK): Lippo Group menggelar buka puasa bersama dengan 1.000 anak yatim di Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, kemarin. Buka...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.