Religi

Pdt Rumopa; "Membangun Kota Butuh Dasar-Cegah DBD Cari Sumbernya"

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 11 January 2019 12:16   127 kali
Pdt. Lucky Irwan Rumopa, M.Th.
2 Raja-raja 2:19-22.
 
Elisa Menyehatkan Air di Yerikho
 
Berkatalah penduduk kota itu kepada Elisa: "Cobalah lihat! Letaknya kota ini baik, seperti tuanku lihat, tetapi airnya tidak baik dan di negeri ini sering ada keguguran bayi."
Jawabnya: "Ambillah sebuah pinggan baru bagiku dan taruhlah garam ke dalamnya." Maka mereka membawa pinggan itu kepadanya.
Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi." 
Demikianlah air itu menjadi sehat sampai hari ini sesuai dengan firman yang telah disampaikan Elisa.
 
Fenomena dan realitas demam berdarah di Kota kita tercinta dapat dilihat dari demam berdarah itu sendiri, dampak demam berdarah, tetapi yang lebih penting adalah apa penyebabnya. Dalam perspektif Alkitab berbicara tentang Elisa menyehatkan air di kota Jericho. Jadi, ada sebuah peristiwa pada waktu itu orang banyak datang orang banyak datang berbondong-bondong mengeluh kepada Elisa. Kenapa harus mengeluh kepada Elisa? Supaya disahkan oleh pimpinan agama karena dia penentu kebijakan kota. Kota Yerikho adalah kota yang strategis dan indah alamnya. Potensi kota Yerikho sangat luar biasa. Sehingga menjadi ikon kota pariwisata dunia.
 
Elisa melihat kota Yerikho sebagai anugerah Tuhan yang hebat tetapi kondisi saat itu banyak terjadi kematian atau keguguran bayi karena air yang tidak baik sehingga banyak orang mengeluh kepada Elisa dengan harapan ada jalan keluar terhadap kondisi kota Yerikho. Indah alamnya ternyata tidak menjamin kesehatan.
Elisa dengan dengan sangat yakin memberi jalan keluar terhadap masalah Kota Yerikho. Menyiapkan linggan baru dan menaruh garam di dalam linggan kemudian melemparkannya ke sumber air yaitu mata air. Maka, sehatlah air itu. Air yang sehat mengakibatkan tidak ada lagi keguguran bayi di Kota Yerikho.
 
Di Kota Manado. Kota yang indah dan memiliki potensi alam bahkan sumber daya manusia yang baik. Terjadi saling hormat dan menghargai semua lapisan masyarakat walaupun kondisi majemuk dari segi agama, suku, dan ras tetapi justru menjadi Ikon kerukunan hidup beragama di dunia. Secara nasional baru-baru ini Kota Manado dinobatkan sebagai Kota cerdas se-Indonesia dengan kategori Kota Sedang. Ini semua karena masyarakat Manado menganut semboyan "Si tou timou tumou tou", "torang samua basudara", dan "torang samua ciptaan Tuhan".
 
Namum sayang kondisi dan fenomena kota Manado akhir-akhir ini dilanda dengan penyakit demam berdarah yang mengakibatkan kematian. Sumber masalahnya adalah air yang tidak baik. Nyamuk bukan sumber masalah, air yang tidak baik sumbernya. Oleh karena itu, fogging sebagai bentuk teknologi yang hebat dan berkelanjutan dapat saja dilakukan untuk memberantas nyamuk tetapi perlu ada penanganan untuk menyelesaikan akar persoalan dari demam berdarah yaitu solusi terhadap air yang kotor.
 
Air kota Yerikho disehatkan dengan linggan (seperti muc) baru ditaruh garam dan dilemparkan ke sumber air. Linggan bukan hanya sekedar muc tetapi sebuah gambaran suatu wadah, lembaga, atau organinasi, orang, dan atau sekelompok orang yang baru. Linggan baru menggambarkan tentang sesuatu yang baru. Pikiran baru. Garam adalah gambaran kemurnian juga melukiskan karakternya bagaimana dengan Kota Manado?
 
Persoalan air dan akibat dari masalah air di Kota Yerikho dan di Kota Manado hampir sama. Sama-sama soal air dan akibatnya adalah kematian. Cara menyelesaikan masalah harusnya mencari titik atau sumber masalahnya. Mencari akar dan dasar masalah. Jalan keluar didapat dari jalan masuk yaitu dasar.
 
Layaknya bermain kartu remi. Sekalipun memiliki kartu As dan kartu Joker tetapi tidak memiliki "dasar" maka tidak akan mungkin memenangkan permainan. Sekalipun memiliki kekuatan finansial, memiliki kekuasaan tetapi tidak memiliki dasar yang kuat yaitu dasar ilmu dan iman, maka pasti tidak akan pernah memenangkan pertandingan kehidupan.
 
Salam Kasih Persaudaraan....i'm Lucky
 
Komentar ()
Berita Religi
Religi
23 Jul 2018 / dibaca 429 kali
AIRMADIDI (BK): Umat Paroki Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara gembira  menerima obor dan Salib Yubelium 150...
Religi
09 Jul 2018 / dibaca 541 kali
MANADO (BK) : 30 Guru Agama Katolik berkumpul dalam pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) Agama Katolik di Aula Kantor Kementerian Agama...
Religi
10 Jun 2018 / dibaca 816 kali
MANADO (BK): Nobu Bank yang merupakan salah satu kelompok usaha Lippo Group berkantor di Hotel Aryaduta Manado menggelar buka puasa bersama...
Religi
08 Jun 2018 / dibaca 631 kali
MANADO (BK): Lippo Group menggelar buka puasa bersama dengan 1.000 anak yatim di Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, kemarin. Buka...
Religi
06 Jun 2018 / dibaca 607 kali
JAKARTA (BK): Kementerian Agama RI menggelar lomba membuat video blog (Vlog) untuk siswa madrasah tingkat nasional. Lomba ini merupakan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.