Religi

Sambuaga: SM, Katekisasi Bagian dari Tata Gereja

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 27 October 2018 18:09   229 kali
Jerry Sambuaga

MANADO (BK): “Saya tahu, kegiatan sekolah minggu (SM) dan katekisasi merupakan bagian dari tata gereja. Bukan sebuah lembaga pendidikan formal, dan berisi proses interaksi edukatif rohaniah dan imaniah yang dilakukan oleh gereja-gereja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tegasnya, kegiatan liturgia ini masuk dalam kategori pelayanan ibadah bagi anak-anak dan remaja atau taruna,” kata anggota DPR RI, Jerry Sambuaga kepada wartawan, usai pertemuan dengan pemuda Islam di Manado, Sabtu (27/10/18).

 

Legislator asal Sulawesi Utara, itu segera berjuang menggalang rekan-rekan dari berbagai latar di lingkup DPR RI untuk menghapus dua pasal di RUU Pesantren yang dinilai tidak sesuai konsep Pendidikan Keagamaan Kristen. Ia langsung bergerak cepat menyikapi keresahan umat Kristiani di Indonesia mengenai kegiatan Sekolah Minggu dan Pendidikan Katekisasi yang harus mendapat izin terlebih dulu dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama. Bahkan dengan mencantumkan syarat, minimal anak Sekolah Minggu dan Pendidikan Katekisasi 15 orang.

 

Putra mantan Menteri Tenaga Kerja RI dan Menteri  Perumahan Rakyat RI, Theo Sambuaga itu sudah menemui Ketua Komisi VIII (yang membidangi keagamaan) untuk menyampaikan keberatan mayoritas warga Kristen. “RUU tersebut sedang dalam proses pembahasan di DPR RI. Saya temui Ketua Komisi VIII agar menghilangkan dua pasal yang dimaksud,” ujarnya.

 

Dukung usul inisiatif DPR

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Agama (PA) ini  merupakan usulan inisiatif DPR. Dengan sikap positif, Jerry Sambuaga yang meraih gelar doktor ilmu politik di Universitas Indonesia, dan Master of International Affaire di sebuah universitas di Amerika Serikat (kampus yang juga tempat kuliah mantan Presiden Barack Obama, Red) itu, menyambut baik usulan inisiatif DPR soal  RUU Pesantren dan Pendidikan Agama tersebut.

 

Namun, Jerry yang kini kembali jadi calon legislatif (Caleg) nomor urut 1 Partai Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut) itu, menyorot kritis dan memberi catatan penting soal Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi pada Pasal 69 serta 70. “Dua pasal itu saya anggap tidak tepat. RUU ini tidak memahami konsep Pendidikan Keagamaan Kristen,” katanya.

 

Jerry yang juga Wakil Ketua Umum DPP Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP) dan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar itu, menyebut, memang ada pendidikan formal melalui sekolah yang dikelola oleh lembaga-lembaga gereja. Ada juga pendidikan nonformal melalui kegiatan pelayanan di gereja, yang merupakan bagian dari liturgia.

 

(cal/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Religi
Religi
03 Apr 2018 / dibaca 268 kali
MANADO (BK): Kompetisi Vokal Grup (VG) Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA berlangsung sukses. Kegiatan yang digelar, Minggu (1/4) kemarin, di...
Religi
01 Apr 2018 / dibaca 290 kali
MOKUPA (BK): Dalam rangka merayakan kemenangan dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus (Paskah), Jemaat GMIM Genesaret mengadakan berbagai...
Religi
31 Mar 2018 / dibaca 161 kali
PASKAH merupakan perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen, yakni merayakan hari kebangkitan  Yesus . Paskah biasanya...
Religi
31 Mar 2018 / dibaca 277 kali
KALAWAT (BK): Ibadah perjamuan kudus di perayaan Jumat Agung berlangsung juga di Jemaat GMIM Genesaret, Watutumou Permai, Kecamatan Kalawat,...
Religi
11 Mar 2018 / dibaca 231 kali
MANADO (BK): Pengurus Gereja Abigael Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Manado periode 2018 resmi dilantik, Minggu (11/3/2018). Pelantikan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.