Religi

Sambuaga: SM, Katekisasi Bagian dari Tata Gereja

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 27 October 2018 18:09   358 kali
Jerry Sambuaga

MANADO (BK): “Saya tahu, kegiatan sekolah minggu (SM) dan katekisasi merupakan bagian dari tata gereja. Bukan sebuah lembaga pendidikan formal, dan berisi proses interaksi edukatif rohaniah dan imaniah yang dilakukan oleh gereja-gereja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tegasnya, kegiatan liturgia ini masuk dalam kategori pelayanan ibadah bagi anak-anak dan remaja atau taruna,” kata anggota DPR RI, Jerry Sambuaga kepada wartawan, usai pertemuan dengan pemuda Islam di Manado, Sabtu (27/10/18).

 

Legislator asal Sulawesi Utara, itu segera berjuang menggalang rekan-rekan dari berbagai latar di lingkup DPR RI untuk menghapus dua pasal di RUU Pesantren yang dinilai tidak sesuai konsep Pendidikan Keagamaan Kristen. Ia langsung bergerak cepat menyikapi keresahan umat Kristiani di Indonesia mengenai kegiatan Sekolah Minggu dan Pendidikan Katekisasi yang harus mendapat izin terlebih dulu dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama. Bahkan dengan mencantumkan syarat, minimal anak Sekolah Minggu dan Pendidikan Katekisasi 15 orang.

 

Putra mantan Menteri Tenaga Kerja RI dan Menteri  Perumahan Rakyat RI, Theo Sambuaga itu sudah menemui Ketua Komisi VIII (yang membidangi keagamaan) untuk menyampaikan keberatan mayoritas warga Kristen. “RUU tersebut sedang dalam proses pembahasan di DPR RI. Saya temui Ketua Komisi VIII agar menghilangkan dua pasal yang dimaksud,” ujarnya.

 

Dukung usul inisiatif DPR

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Agama (PA) ini  merupakan usulan inisiatif DPR. Dengan sikap positif, Jerry Sambuaga yang meraih gelar doktor ilmu politik di Universitas Indonesia, dan Master of International Affaire di sebuah universitas di Amerika Serikat (kampus yang juga tempat kuliah mantan Presiden Barack Obama, Red) itu, menyambut baik usulan inisiatif DPR soal  RUU Pesantren dan Pendidikan Agama tersebut.

 

Namun, Jerry yang kini kembali jadi calon legislatif (Caleg) nomor urut 1 Partai Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut) itu, menyorot kritis dan memberi catatan penting soal Pendidikan Sekolah Minggu dan Katekisasi pada Pasal 69 serta 70. “Dua pasal itu saya anggap tidak tepat. RUU ini tidak memahami konsep Pendidikan Keagamaan Kristen,” katanya.

 

Jerry yang juga Wakil Ketua Umum DPP Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP) dan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar itu, menyebut, memang ada pendidikan formal melalui sekolah yang dikelola oleh lembaga-lembaga gereja. Ada juga pendidikan nonformal melalui kegiatan pelayanan di gereja, yang merupakan bagian dari liturgia.

 

(cal/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Religi
Religi
23 Jul 2018 / dibaca 436 kali
AIRMADIDI (BK): Umat Paroki Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara gembira  menerima obor dan Salib Yubelium 150...
Religi
09 Jul 2018 / dibaca 551 kali
MANADO (BK) : 30 Guru Agama Katolik berkumpul dalam pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) Agama Katolik di Aula Kantor Kementerian Agama...
Religi
10 Jun 2018 / dibaca 824 kali
MANADO (BK): Nobu Bank yang merupakan salah satu kelompok usaha Lippo Group berkantor di Hotel Aryaduta Manado menggelar buka puasa bersama...
Religi
08 Jun 2018 / dibaca 638 kali
MANADO (BK): Lippo Group menggelar buka puasa bersama dengan 1.000 anak yatim di Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara, kemarin. Buka...
Religi
06 Jun 2018 / dibaca 619 kali
JAKARTA (BK): Kementerian Agama RI menggelar lomba membuat video blog (Vlog) untuk siswa madrasah tingkat nasional. Lomba ini merupakan...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.