Sangihe

19 Tenkes Pusat Tiba di Sangihe

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 08 May 2019 06:32   71 kali

TAHUNA (BK): Sebanyak 19 Tenaga Kesehatan (Tenkes) yang ditugaskan untuk program nasional yakni 'Nusantara Sehat' tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (6/5/2019).

 

Mereka yang berasal dari Aceh, Pekanbaru Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Jawa, Ambon, akan bertugas di Kabupaten Sangihe selama dua tahun ke depan.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sangihe, dr Jopy Tunghari, saat mendampingi para Tenkes berkunjung ke lingkungan Sekertariat Daerah (Setda) mengatakan, kedatangan mereka merupakan satu kebanggaan karena pemerintah pusat memberi perhatian penuh kepada Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

"Ini adalah Program Nasional yang sudah kita terima sejak tiga tahun lalu. Dan sumber pembiayaannya dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Jadi tidak ada pengeluaran dari daerah. Sedangkan untuk penempatan sesuai usulan daerah," kata dia. 
 

Lebih lanjut dijelaskannya, para Tenkes Program Nusantara Sehat, besok ditempatkan di tiap-tiap puskesmas kampung yang masih kekurangan tenaga kesehatan. Di antaranya, Kampung Salurang, Manalu, Lapango dan puskesmas lainnya. 

 

"Ini sangat membantu. Karena mereka sangat menjawab kebutuhan kita di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang kekurangan tenaga ahli Gizi, Bidan, Apoteker, farmasi, Kesehatan Masyarakat, Analisis Laboratorium, dan kita telah menerima tenaga yang siap kerja," ungkapnya. 
 

Sementara, salah satu Tenkes, Elvy asal Pekanbaru Riau, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat sejak tiba di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

"Sangat luar biasa saat tiba di Sangihe karena disuguhi dengan pemandangan yang indah, dan keramahan dari masyarakat Sangihe. Tentu disamping itu, kami akan bekerja dengan sebaik mungkin, karena ini merupakan kepercayan negara yang sudah diberkian kepada kami," ucap gadis tenaga ahli gizi.
 

Lanjut Elvy, ke depannya selama dua tahun berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, harapan kami bisa berkolaborasi di berbagai lintas sektor, lintas program, sehingga segalah masalah kesehatan dapat ditangani.

 

"Menurut informasi yang kami dapat bahwa terjadi beberapa kasus gizi buruk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tentu secara pribadi, saya akan berusaha menjadi agen of change (agen perubahan) khususnya di bidang gizi," ujarnya.

 

(fad/bk-1)

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
16 May 2019 / dibaca 70 kali
TAHUNA (BK): Pasca terjadinya bencana alam longsor akibat hujan deras pekan lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...
Sangihe
16 May 2019 / dibaca 54 kali
TAHUNA (BK): Dinas Perindustrian Perdagangan (Perindag) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe monitoring pasar terkait dengan...
Sangihe
16 May 2019 / dibaca 81 kali
TAHUNA (BK): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe melaksanakan rapat bersama persiapan dalam rangka dua tahun kepemimpinan Bupati...
Sangihe
15 May 2019 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK): Pencairan dana desa tahap pertama terkendala di peraturan bupati (perbup). Padahal sudah memasuki bulan kelima di tahun 2019,...
Sangihe
15 May 2019 / dibaca 77 kali
TAHUNA (BK): Kepala Cabang Dinas  Pendidikan (Kacabdin) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Drs Max...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.