Sangihe

8 Warga Negara Pilipina Ilegal Terjaring Operasi Gabungan di Sangihe

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Thursday, 01 March 2018 00:49   171 kali
WNP. Warga Negara Pilipina yang terjaring operasi gabungan Tim EFQR Lanal Sangihe dann Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Imigrasi. (foto : dispenlanta

TAHUNA (BK): Operasi Gabungan Tim Eastern Fleeat Quick Response (EFQR) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, berhasil menangkap 8 warga negara Filipina (WNP) di perairan Kabupaten Sangihe, Rabu (28/2/2018).

 

Tim EFQR bekerjasama dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Imigrasi. Operasi gabungan ini digelar karena adanya informasi tentang keberadaan WNP ilegal yang masih berada di sekitar Tahuna, dan dipekerjakan sebagai penjaga rumpon (bagan).

 

"Kedelapan WNP ini ditangkap karena tidak mempunyai dokumen pribadi berupa ID Card, Dok PLB, Pasport maupun surat ijin tinggal dan ijin bekerja di Indonesia," ujar Kepala Dinas Penerangan Lantamal VIII, Kapten Yusuf Ali melalui rilis, Rabu (28/2/2018) malam.

 

Dijelaskan Yusuf Ali, informasi keberadaan WNP ditindaklanjuti Komandan Lanal Tahuna Kolonel Laut (P) Setiyo Widodo. Widodo kemudian memerintahkan Pasintel Lanal Tahuna Mayor Laut (P) Agung Dwi Handoko untuk melaksanakan Penyelidikan Maritim (Lidmar) keberadaan WNP ilegal tersebut.

 

"Hasil penyelidikan mengindikasikan bahwa adanya WNP ilegal yang memang bekerja di rumpon. Tim lalu mencari titik koordinat rumpon-rumpon tersebut," kata Yusuf Ali.

 

Operasi penindakan lalu dilaksanakan dengan menggunakan dua unsur milik Lanal Tahuna yakni Kapal angkatan Laut (KAL) PSH 1-8-31 yang digunakan sebagai Pusat Kendali Utama dan Sea Rider Lanal Tahuna sebagai Tim Penindak di Laut. Beberapa personil dari Lanal Tahuna dan Imigrasi Klas II Tahuna ikut dilibatkan dan dilengkapi dengan persenjataan SA VZ kaliber 7.6 mm

 

Selain Pasintel Lanal Tahuna yang memimpin operasi tersebut, yang terlibat dalam operasi itu yakni, Kasiwasdakim Imigrasi Kelas II Tahuna, Aditya, Komandan KAL Sangihe Lettu Laut (P) Sunato, Tim EFQR Lanal Tahuna dan dua orang staf Imgrasi kelas II Tahuna.

 

Operasi penindakan tersebut akhirnya membuahkan hasil. WNP yang tertangkap adalah Pranee (41) dan Marcelino (44), warga Kawas, Saranggani Prabin, Pilipina. Keduanya terjaring di rumpon milik Ibu Alfia yang beralamatkan di Nel Tidore.

 

Selanjutnya Leonard Banaba, (26) warga Ance Kawas, Saranggani Philipina yang terjaring di rumpon milik Bapak Kadir. 3 WNP kemudian ditemukan di rumpon milik Bapak Ikhsan, yakni Almario (37), warga Yorpo Saranggani, Buni Pasio (22) warga Amasan Saranggani dan Bonjeng Amasan (50) warga Kawas, Saranggani, Philipina.

 

Sedangkan di rumpon milik Bapak Kamal, ditemukan terdapat 2 WNP atas nama Elisar Belo (42), warga Alabil Kawas Saranggani, serta Mario Masamluk (44) warga Kawas Saranggani Philipina.

 

"Para WNP ini lalu dibawa dengan KAL PSH menuju Lanal Tahuna untuk dilaksanakan pemeriksaan," jelas Yusuf Ali.

 

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan sementara, 8 WNP tersebut ternyata telah berada di Tahuna dan tinggal di rumpon dengan durasi 2-15 tahun. Mereka tidak tinggal di darat karena takut dengan Tim Pora.

 

"Mereka kemudian diserahkan ke pihak Imigrasi untuk dilaksanakan proses lebih lanjut," pungkas Yusuf Ali.

 

(acha/bk-8)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 158 kali
TAHUNA (BK): Optimalisasi terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus didorong pelaksanaannya...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 160 kali
TAHUNA (BK): Topangan yang sama terhadap semua sektor memerlukan dukungan bersama guna mengelola semua sumber daya alam (SDA) di tiap wilayah...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 140 kali
TAHUNA (BK): Sejalan membangun pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Pemerintah...
Sangihe
12 Sep 2018 / dibaca 146 kali
TAHUNA (BK): Sektor pertanian dan perkebunan merupakan salah satu sektor prioritas yang penting untuk dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten...
Sangihe
11 Sep 2018 / dibaca 177 kali
TAHUNA (BK): Pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2019 untuk DPRD Sangihe pada 20 September 2018...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.