Sangihe

Bupati Jabes Gaghana Me'Daseng di Bukide

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 30 August 2019 21:15   167 kali

TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME melaksanakan Me'Daseng di Pulau Bukide, gedung gereja GMIST Sioj Enggohe, Enggeho Kampung Bukide, Kecamatan Kepulauan Nusa Tabukan (Nustab), Jumat (30/8/2019).

 

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny Dra Ririswati Gaghana Katamsi, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny Rahel Hontong Sasamu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kapitalaung, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

 

Sebelum dimulai, penampilan dari grup masamper Enggeho Kampung Bukide, sekitar pukul 10.03 Wita.

 

Selanjutnya pembentukan pelantikan Komolang Menahimata Rimpulaeng atau Dewan Adat Kecamatan Kepulauan Nusa Tabukan periode 2019-2022, oleh Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME.

 

Kemudian laporan dari Camat Kepulauan Nusa Tabukan, Marwan Nikiulu SSos MSi, yakni sebagai umat yang percaya mempersembahkan pujian syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agenda sangat penting Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, pelaksanaan kunjungan kerja Me'Daseng. 

 

"Atas nama pemerintah kecamatan Nusa Tabukan, mengucapkan selamat datang,  di wanua bukide. Kondisi geografis, luas wilayah 14,73 kilometer persegi, 2 gugus pulau yakni Pulau Nusa terdiri dari 3 kampung, dan Pulau Bukide terdiri dari 2 kampung. Jumlah penduduk 3.181 jiwa dan 944 KK," kata dia. 

 

Lanjutnya, di wilayah Kecamatan Kepulauan Nusa Tabukan terdapat 3 orang tanpa warga negara. Pula ada kerusakan talud sepanjang 100 meter akibat gelombang angin selatan dan timur. SD 8 unit, SMP 3 unit, SMA 1 unit, Puskesmas 1 unit.

 

Beberapa pembangunan, program PTSL dari Badan Pertanahan yakni penyediaan serrifikat, pembuatan sarana jalan sementara dalam pekerjaan. 

 

"PBB 79 persen, bulan depan akan diselesaikan bulan depan. Potensi, ada pulau tak berpenghuni, tersimpan potensial, sumber daya alam (SDA) yakni pantai Kasaraeng, ada kegiatan konservasi laut, Pulau Poa ada diving," ucapnya. 

 

Dijelaskan, untuk listrik menyala pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi, mesin listrik perlu diganti baru, sementara listrik di Bukide Timur yang diresmikan Jenderal Moeldoko sudah pemasangan instalasi ke rumah penduduk. 

 

"Belum ada aspal antar kampung, hanya menggunakan transportasi laut belum kendaraan darat, sarana prasarana perikanan, belum difungsikan coolstorage. Belum ada pusat perbelanjaan di Nusa Tabukan," tandasnya. 

 

Pula dijelaskan, pelaksanaan Me'Daseng selama dua hari, pun OPD telah melaksanakan beberapa kegiatan. Di antaranya sosialisasi penyebarluasan informasi oleh BPBD, penyebaran hama dan muntaber Dinas Kesehatan, perlindungan terhadap anak dari Badan Perlundungan Anak, pelayanan administrasi kependukukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sosialiasi no rice oleh Dinas Ketahanan Pangan, pelayanan kesehatan dan bakti sosial dan stop buang air besar sembarangan (BABS) dari RSD Liun Kendage Tahuna, pengolahan ikan oleh Dinas Disperindag, pengelolaan perijinan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP). 

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME mengatakan, bersyukur hari ini, pelaksanaan Me'Daseng di Nusa Tabukan, bersyukur kehadiran Tuhan, hari ini, teduh, karena Tuhan.

 

“Kita boleh lewat dari Peta, di kapal hanya menyaksikan banyak ikan yang nampak di permukaan laut. Banyak ikan, tanda heran ikan banyak, sampai pantai Enggohe. Karena ada acara Me'Daseng, banyak iko medaseng,  hingga blum sempat tangkap ikan,” papar dia. 

 

"Program Me'Daseng, semenjak hari senin, sudah ada kegiatan, mendahului berbagai sektor, sosilaisi kesehatan, kependudukan, dan lainnya. Berhadapan dengan kelompok yang besar. Kita bersyukur Me'Daseng pendekatan pelayanan kepada masyarakat, hari ini puncak dialog program pemerintah. Ada Danlanal Tahuna, ada Kejari, ada kepolisian, ada pertanahan, Bank SulutGo (BSG), Imigrasi," kata dia. 

 

Ia berharap hal-hal pelayanan publik mengenai pemerintah daerah diselesaikan di kegiatan tersebut. Teman-teman OPD mengklarifikasi kalau ada yang kurang, sejauh mana mengetahui pelayanan kepada masyarakat.

 

"Ada potensi, ada dugong atau duyung, objek wisata yang harus dijaga, dugong atau duyung menjadi sebuah tontonan menarik. Bukide timur, bisa siapkan homstay di Bukide Timur, wisata duyung. Menjaga pantai Kasaraeng di Pulau Bukide, juga ada mahasiswa dari UGM agar bisa siapkan sanitasi," tukasnya. 

 

Pula ditambahkannya, sebantar ada dialog, mari terbuka, jangan simpan hal-hal kurang berkenan, lebih baik enjoy, lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi, kasih lebih baik ditampilkan. "Me'Daseng tak hanya kunjungan, tanpa ada nilai. Namun bermanfaat," tambahnya. 

 

(fad/bk-10)

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
16 Sep 2019 / dibaca 68 kali
TAHUNA (BK)- Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME  menerima penghargaan  Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2019 dari...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 69 kali
TAHUNA (BK): Tak hanya menampilkan berbagai potensi daerah, namun juga iven tahunan Festival Pesona Sangihe (FPS) Tahun 2019 juga...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 91 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME memimpin Rapat Kerja (Raker) Bersama organisasi perangkat daerah (OPD), Jumat...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 276 kali
TAHUNA (BK): Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe harus berbangga karena bahan baku uang kertas, ternyata menggunakan bahan dasar asli tanah...
Sangihe
14 Sep 2019 / dibaca 132 kali
TAHUNA (BK): Cuaca ekstrim kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan sekitarnya, yakni angin kencang dan gelombang laut yang...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2019 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.