Sangihe

Bupati Pimpin Raker OPD

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Wednesday, 07 November 2018 21:11   125 kali

TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME memimpin rapat kerja (raker) bersama jajaran yakni seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, di ruang serbaguna rumah jabatan bupati, Rabu (7/11/2018) pagi tadi.

 

Turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, Asisten I Drs Dirgahayu Mandiangan, Asisten II Ben Pilat ST MSi, Asisten III Dra Olga Makasidamo, para kepala OPD, para camat, staf ahli dan staf khusus. 

 

Raker dipandu Wabup Helmud Hontong SE dengan memberikan kesempatan bagi para peserta baik Kepala OPD dan camat-camat untuk menyampaikan realisasi program kerja masing-masing. "Diberi kesempatan bagi Kepala OPD terkait dan camat menyampaikan laporan. Mencakup target dan realisasi program, sekitar 3 menit," kata Wabup. 

 

Giliran pertama yakni Camat Tahuna, dengan menyampaikan target dan realisasi kerja, termasuk mengecek keretakan pantai berpasir di kawasan sentra kuliner sepanjang 50 meter akibat gempa bumi, serta sejumlah kegiatan lainnya.  Kedua, Camat Tabukan Utara (Tabut) yang melaporkan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik atau masyarakat, realisasi dana desa, pajak bumi dan bangunan. 

 

Ketiga, Camat Nusa Tabukan (Nustab) juga menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, ketersediaan listrik,  serta masih membutuhkan tenaga guru SMA dan SD, serta aparatur pemerintah kecamatan agar perlu mess di Nusa Tabukan. 

 

Kemudian OPD, yakni Badan Keuangan yang dipimpin Kepala Badan Keuangan setempat Femmy Montang SEAk MSi, melaporkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai 11 milyar atau sekitar 99,61 persen, juga pajak dan retribusi. Termasuk belanja dengan realisasi 70 persen. Pula memperhatikan fungsi dana sosial, dana desa, dana hibah. "Dana Alokasi Khusus (DAK) yakni pencairan tahap ketiga, sudah tiga OPD, masih menunggu OPD lain, agar bisa kirim dana tersebut. Untuk dana desa tunggu tiga kampung tahap kedua, yaknibnahepese, lehupu," kata dia. 

 

Pula ditambahkannya, untuk persiapan penjabaran dari Dinas Pendidikan dengan memastikan pencairannya. Untuk APBD 2019, tunggu pembahasan penjadwalan, alokasi APBN dan sesuaikan mekanisme yang ada. "Secara teknis, ada perbedaan data realisasi pajak beda dengan badan keuangan. Telah turun lapangan dan memastikan kendala yang dihadapi.Hal-hal teknis OPD, kalau ada permasalahan agar bisa diklarifikasi, mungkin beda pemahaman, agar diselesaikan dengan komunikasi," tutupnya. 

 

Selanjutnya Dinas Kesehatan (Dinkes) yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan setempat dr Joppy Thungari MKep, menyampaikan program nasional yang dilaksanakan di antaranya Imunisasi Campak dan Rubella bagi anak usia 9 bulan hingga 15 tahun, mencapai target yakni capaiannya 95,22 persen. Mencapai target nasional 95 persen. 
 

"Juga program bebas rabies tahun 2020, koodinasi dengan dinas pertanian. Program bebas pasung, agar tidak ada lagi dengan gangguan jiwa berat, ada tiga kasus, agar dirujuk ke RSJ Manado," kata dia. 

 

Pula dilaporkan mengenai angka kematian bayi, kematian ibu hamil, gizi buruk, pencegahan penyakit HIV AIDS, penyakit demam berdarah. Juga disampaikan tentang kebutuhan dokter yang sudah terisi semua di tiap puskesmas, program stop BABS, Jamkesda, BPJS, dan berbagai kegiatan lainnya. 

 

Kemudian Dinas Pendidikan setempat oleh Kepala Dinas Pendidikan Drs Djoli Mandak, juga menyampaikan realisasi anggaran, untuk belanja tidak langsung 70 persen, pula ada rehab SD, pembangunan rumah dinas, rehab SMP, perpustakaan dan laboratorium SMP.  "Juga tunjangan guru, profesi, sertifikasi. Sertifikasi triwulan I dan III, harus ada SK baru dari kementrian. Karena ada berkas belum lengkap, dana tahap III karena belum ditransfer dari pusat. Dana reguler mengalami kenaikan. Pula ada PAUD, ada guru sudah pensiun, serta kenaikan TKD," kata dia. 

 

Kepala Dinas Pertanian, Matilda Lumeling, menyampaikan laporan realisasi keseluruhan: 75,96 persen. Pula memacu embung di kampung Biru dari DAK di pertanian. Suntikan rabies tiap 3 bulan oleh teman-teman vaksinator vaksinasi di kampung-kampung, penyediaannya dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan pemerintah daerah (Pemda), serta ada kasus rabies sudah ditangani. "Selain itu, disediakan bibit jagung hibrida dari pemerintah pusat, bantuan pupuk urea, serta ada pendampingan oleh Babinsa dan penyuluh. Pula akibat gempa bumi, kerusakan gedung tanaman pangan yakni merupakan bangunan tua. Untuk bidang peternakan dan perkebunan sudah selesai," jelas dia.

 

Selanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan oleh Kepala Dinas, Ernest Unas SPi MSi, melaporkan tentang dana alokasi khusus (DAK) reguler dan dana alokasi umum (DAU), sesuai tahapannya serta ada yang sudah 100 persen. "Bantuan bagi kelompok nelayan, dan tinggal dana administrasi pemantauan. Pengadaan jaring apung pengadaan mesin katinting, pembangunan perahu pamo, hengline, dan mesin tempel," tandasnya. Usai penyampaian laporan tiap OPD, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama. 

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menyampaikan, tiap OPD tentunya sangat menunjang pelayanan publik dan pertumbuhan sektor ekonomi, yakni terkait dengan evaluasi dan pelaksanaannya pembangunan ke depannya. "Evaluasi triwulan III, sudah disampaikan. Tentunya diharapkan realisasi program, 15 Des 2018 agar bisa 100 persen, dan bisa menyampaikan ke pusat secara bersama-sama, bukan hanya masing-masing OPD," kata Bupati.

 

Lebih lanjut disampaikannya, terhadap laporan kerja, agar bisa mengubah pemikiran ke depan, tim keuangan tetapkan anggaran tiap OPD tentunybada aturan. Dan yahun depan sesuaikan plafon anggaran, ada prioritas program bersentuha langsung dengan pelayanan publik atau pemerintahan, dan bukan perjalanan dinas, pula tiap OPD bisa mengkaji usulan program yang ada. 

 

"Berharap agar semua OPD bekerja sungguh-sungguh untuk mencapai kinerja secara bersama-sama. Kebijakan pemerintah daerah menyesuaikan program kita, supaya target kita jelas, visi dan misi kita bersama. Rapat kerja yang kita laksanakan hari ini terhadap kemana program kerja kita di tahun 2019. Sangat berterima kasih bagi teman-teman OPD yang dicapai terbaik, bidang ekonomi bersentuhan denhan masyarakat agar kita tingkatkan dan terus didukung bersama. Berharap teman-teman camat di tahun 2019 akan ada dana kekurahan, lakukan pengawasan, tak perlu SPJ dan ini tugas pokok," kata Bupati.

 

Lebih lanjut disampaikannya, 2019 akan ada ketamabahan satu OPD yakni Badan Pengelolaah Perbatasan, dan Wakil Bupati telah mengikuti paripurna di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). "Agar rapat kerja ini dapat dilaksanakan. Ini perintah, kalau tidak dilaksanakan, maka tidak mau, dan bisa diganti orang lain. Tahun depan, kerja yang kita hadapi tentunya besar," tutup Bupati.

 

(fad/bk-1)

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
10 Nov 2018 / dibaca 180 kali
TAHUNA (BK): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tahuna akan memasang penampung air bersih di Rumah Sakit Daerah (RSD) Liun Kendage Tahuna....
Sangihe
09 Nov 2018 / dibaca 199 kali
TAHUNA (BK):  Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, mengatakan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disiplin...
Sangihe
08 Nov 2018 / dibaca 176 kali
TAHUNA (BK): Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menegaskan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sering keluar...
Sangihe
08 Nov 2018 / dibaca 196 kali
TAHUNA (BK): Komisi Perlindungan Anak (KPA) Republik Indonesia (RI) melaksanakan Sosialisasi Perlindungan Anak dan pelantikan Pengurus KPA...
Sangihe
08 Nov 2018 / dibaca 203 kali
TAHUNA (BK): Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia (RI)...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.