Sangihe

Bupati Terima Penghargaan Indeks Kelola 2019

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Saturday, 30 November 2019 06:11   172 kali

TAHUNA (BK): Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang menjadi perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menerima penghargaan Indeks Kelola 2019, melalui penilaian Kinerja dan Efektivitas Pengelolaan APBD, pada kategori Outcome Bidang Pendidikan, oleh Kata Data Insight Center, di Djakarta Teather XXI, Kamis Malam (28/11/2019).

Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME yang menerima langsung penghargaan tersebut, menjadi salah satu narasumber pada diskusi panel. Bupmemaparkan inovasi dalam memecahkan permasalah pada sektor pendidikan di Sangihe dengan kondisi wilayah kepulauan.

"Dalam konteks mengatasi pendidikan, ada beberapa arah kebijakan yang kami lakukan untuk mengejar target pendidikan yang berkualitas. Dari sisi infrastruktur, pemerintah daerah berusaha memenuhi ruang kelas dan ruang guru yang memadai, serta jumlah guru yang signifikan," kata dia.

Lebih lanjut disampaikan, di Sangihe pernah mengalami jumlah guru yang sangat rendah, karena sebelumnya tidak ada penerimaan CPNS dari pemerintah pusat.

"Dalam dua tahun terakhir ini, karena banyak guru yang sudah pensiun, kami mengambil kebijakan dengan program Sangihe mengajar untuk wilayah sekolah di kepulauan melalui APBD. Selain tingkat kesulitan yang tinggi, ada regulasi pemerintah pusat yang perlu dievaluasi," kata dia.

Lanjutnya, seperti syarat untuk guru menerima sertifikasi harus memenuhi standar jumlah jam mengajar sesuai aturan nasional, dalam seminggu jumlah jam mengajar harus 24-26 jam.

"Untuk wilayah Sangihe dengan jarak antar pulau yang cukup jauh, tentu standar jumlah jam mengajar sangat sulit disesuaikan oleh guru. Maka dari itu kami berharap, jangan melihat Indonesia hanya Jakarta saja, namun dengan wilayah luas, sehingga harus ada kriteria untuk dipedomani dalam mengatasi problem seperti yang ada di daerah kepulauan," terang dia.

Pula disampaikannya, walaupun demikian, pemerintah daerah tidak menyerah pada keadaan, namun ada berbagai terobosan seperti aksesbilitas transportasi ke wilayah wilayah pulau dengan menyisip pembiayan dari APBD, sehingga kunjungan dari pulau ke pulau dapat terfasilitasi.

"Selain itu, kami juga punya program untuk mengurangi angka putus sekolah, dimana sekolah tidak hanya melulusakn anak didiknya, namun kepala sekolah dan gurunya harus mengantar muridnya dari SD ke SMP begitu juga ke SMA. Sehingga ini dapat mendorong perubahan pada pendidikan dan perolehan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sangihe cukup tinggi, di atas rata-rata,"tutupnya.

(fad/bk-10)  

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
12 Aug 2020 / dibaca 57 kali
TAHUNA (BK) : Babinsa Koramil 1301-08/Tabteng, Kopka F Barahama bersama warga binaan bahu-membahu melaksanakan karya bakti pengecoran tiang...
Sangihe
12 Aug 2020 / dibaca 59 kali
TAHUNA (BK) : Di tengah situasi pandemi corona, Kodim 1301/Sangihe menyediakan Fasilitas belajar secara online (Daring) kepada para siswa, di...
Sangihe
12 Aug 2020 / dibaca 45 kali
TAHUNA (BK) : Salah satu bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kesehatan masyarakat khususnya bagi ibu hamil dan balita di wilayah...
Sangihe
12 Aug 2020 / dibaca 46 kali
TAHUNA (BK) : Peran serta Babinsa dalam menjaga kebersihan sekolah di wilayah binaanya pasca pandemi corona. Anggota Babinsa Koramil...
Sangihe
12 Aug 2020 / dibaca 63 kali
TAHUNA (BK) : Komandan Kodim (Kodim) 1301/Sangihe Letkol Inf Rachmat Christanto SIP beserta Ketua Persit KCK Cabang XIII Kodim 1301 Koorcab Rem...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2020 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.