Sangihe

Diduga Korupsi, Tiga Legislator Sangihe Dilaporkan ke Kejari

Oleh : Redaksi, beritakawanua.com
Friday, 25 May 2018 20:46   477 kali

TAHUNA (BK): Usai menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Sangihe, peserta aksi yang berasal dari masyarakat di beberapa kecamatan melaporkan hal tersebut ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Jumat (25/5/2018). Mereka melaporkan tiga anggota dewan yang disebut-sebut diduga melakukan tindak korupsi yang merugikan negara, antara lain RPM, NDM dan AT. 

 

Dalam orasi salah satu peserta aksi, Robinson Saul menyampaikan kasus yang ditengarai melibatkan NDM terkesan terulur prosesnya. "Kasus pengadaan laptop, printer, kamera digital yang diduga melibatkan NDM kemarin kami croscek kepihak kepolisian dan mereka mengatakan itu sudah ada di rana inspektorat. Namun ketika kami croscek ke inspektorat, jawaban pihak inspektorat kembali mengatakan itu sementara di kepolisian. Lalu masalah ini sudah terdiam dua bulan. Tolong diperhatikan pak, jangan didiamkan. Tolong diproses terus," kata Saul.

 

Sementara peserta aksi juga menyerahkan data kepada Kajari mengenai kasus pengadaan kolam renang di Kolongan Beha. Ditengarai melibatkan anggota dewan AT, menurut Saul, pembuatan kolam renang itu tidak ada dalam Renja.

 

"Pembuatan kolam renang tidak ada dalam renja , lalu kenapa bisa diadakan? Kenapa bisa ada? Terus yang kami dengar  tanah pembuatan kolam itu masih ada dalam Agunan Bank," ucap dia.

 

Ia juga menyampaikan terkait kasus pengadaan Soundsystem yang menurut dia menyebut nama RPM. "Kasus soundsystem, dalam fakta persidangan menyebutkan nama bapak RPM kenapa tidak ada tindak lanjut dari kejaksaan. Sehingga terkesan paul makagansa bebas saja," tambah dia.

 

Sementara itu aspirasi aksi massa tersebut disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe Muhhamad Irwan Datuinding SH mengungkapkan, pihak kejaksaan dan kepolisian tidak akan tumpang tindih dalam memberantas korupsi di Sangihe. Mereka berkomitmen akan segera menyelesaiakan setiap laporan yang masuk berdasarian aturan-aturan hukum yang berlaku.
 

 

"Seperti disebutkan tadi terkait saudara RPM, dalam fakta persidangan untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka itu minimal ada dua alat bukti. Namun demikian kami tidak akan tumpang tindih dalam melakukan pemberantasan korupsi di Kabupaten Kepulauan sangihe dan kami akan buktikan masalah ini," kata dia

 

Sementara itu, mengenai masalah kolam renang, Datuinding mengatakan data laporan resmi itupun baru diterima hari ini oleh masyarakat peserta aksi. "Terkait dengan masalah kolam renang, saya selama ini sudah mendengar masalah itu. Tapi saya tidak pernah mendengar laporan secara resmi. Kalau saudara-saudara punya data lapor kepada kami. Dan ini baru kami terima laporan itu. Kemudian terkait masalah Laptop dan lain sebagainya yang disebut tadi, laporan mengenai masalah ini telah dilaporkan kepada Polres sangihe juga kejaksaan, dan sementara ini telah dilakukan penyelidikan. Saya meminta kepada saudara-saudara sekalian untuk sabar, karena untuk mengungkap kasus korupsi tidak semuda membalikan telapak tangan. Percayakanlah dan yakinlah kami pihak kejaksaan dan kepolisian berkomitmen akan mengungkap kasus korupsi, tidak peduli siapapun dia," tegas Datuinding.

 

Setelah mendengar penjelasan Kajari, massa peserta aksi membubarkan dirinya dengan tertib dan meninggalian harapan bahwa masalah dugaan korupsi tersebut dapat secepatnya bisa diselesaikan.

 

(fad/bk-1)  

 

 

Komentar ()
Berita Sangihe
Sangihe
13 Aug 2018 / dibaca 116 kali
TAHUNA (BK): Memiliki wilayah yang luas dan beragam potensi turut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk mengembangkannya secara maksimal,...
Sangihe
13 Aug 2018 / dibaca 118 kali
TAHUNA (BK): Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Seminar Deteksi Dini pada Penyakit Jantung, di pendopo rumah...
Sangihe
11 Aug 2018 / dibaca 174 kali
TAHUNA (BK): Sebanyak 13 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Kepulauan Sangihe tiba di Pelabuhan Laut Manado, Jumat (10/8/2018). Sebelum itu...
Sangihe
11 Aug 2018 / dibaca 169 kali
TAHUNA (BK): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Open Tournamen Catur sejak Selasa ...
Sangihe
10 Aug 2018 / dibaca 194 kali
TAHUNA (BK): Green House bantuan Bank Indonesia (BI) untuk petani di Kecamatan Tahuna Barat diresmikan penggunaannya oleh Deputi Kepala...
Profil Perusahaan | © 2011 - 2018 BeritaKawanua.com - Terdepan Mengabarkan Fakta.